Sejak datang dari Jakarta, Kamis (13/3), dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini cuma latihan pada Jumat. ”Karena itu gue minta diajarin privat oleh penata tarinya, Mbak Hermien. Latihannya di kamar hotel hi-hi-hi.”
Dr Hermien Kusmayati adalah Pembantu Rektor I ISI Yogyakarta. Ia menjadi penata tari ”Bedhaya Sri Kawurian”, sekaligus salah satu dari tujuh penari bedaya pada hari ulang tahun ke-72 Paku Alam IX itu.
”Sesudah menari, semuanya seperti lepas, gue enggak merasa lebih deg-degan dibandingkan shooting film,” ujarnya.
Tentu saja Nungki tak kesulitan menarikan bedaya karena dalam kelompok Padnesrawa pimpinan Retno Maruti, ia nyaris selalu mendapat bagian untuk menarikan bedaya.
”Beratnya, karena bedaya menuntut kita hening,” tukasnya. Kunci bedaya itu hening dan berserah, tambah Nungki.