Sungguh Mengecewakan Ternyata Kematian Putri Diana Murni Kecelakaan


Pengadilan London, Senin (31/3), menegaskan, tidak ada komplotan yang melibatkan agen rahasia dan keluarga Kerajaan Inggris dalam peristiwa tewasnya Putri Diana dan pacarnya, Dodi Al Fayed, tahun 1997. Mohamed Al Fayed, ayah Dodi, menggugat adanya konspirasi yang menghendaki kematian Putri Diana dan Dodi.

Hakim Scott Baker, yang memimpin sidang pengadilan ini, menegaskan, tidak terdapat bukti bahwa Pangeran Philip—suami Ratu Eizabeth II—agen intelijen rahasia (SIS), atau sebuah badan pemerintahan lainnya melakukan sesuatu dengan kematian Diana dan Dodi dalam sebuah kecelakaan mobil di Paris, Perancis, tahun 1997.

Baker kepada juri pengadilan mengatakan, mereka punya opsi untuk memutuskan apakah Diana dan (Dodi) Fayed meninggal karena kecelakaan atau pembunuhan tidak berencana berkenaan dengan ulah para paparazi (para pemburu foto) yang mengejar kendaraan Diana dan Dodi yang dikemudikan Henri Paul. Juri juga bisa membuka tuduhan baru apabila mereka tak jelas dengan penyebab kematian.

”Tidak ada bukti bahwa Duke of Edinburgh (Pangeran Philip) memerintahkan pembunuhan Putri Diana. Juga tak ada bukti bahwa SIS atau organisasi pemerintahan lainnya terlibat,” ujar hakim Baker.

Namun, Baker menegaskan, apa yang dikatakan ini bukan sebuah opsi bagi juri untuk memutuskan bahwa Philip atau siapa pun berada di balik kecelakaan mobil pada 31 Agustus 1997 di Paris, yang berakhir dengan kematian Putri Diana, Dodi Fayed, dan Henri Paul.

Al Fayed menolak

Al Fayed, ayah Dodi, namun menampik pernyataan Baker. ”Sangat menyedihkan,” ujar Al Fayed di pengadilan. ”Jelas sangat memihak,” ujarnya.

Kepolisian Perancis dan Inggris mengemukakan, musibah mobil yang menabrak tiang pada sebuah terowongan di Paris itu merupakan sebuah kecelakaan. Henri Paul mabuk dan memacu cepat mobil yang ditumpangi Dodi dan Putri Diana karena dikejar para paparazi.

Al Fayed sejak lama mengklaim bahwa putranya dan Putri Diana tewas dibunuh oleh sebuah komplotan yang diatur oleh dinas intelijen rahasia Inggris (SIS). Dalang utama di balik semua ini adalah Pangeran Philip. Dia kembali mengungkapkan semua tuduhannya itu saat memberikan kesaksian di pengadilan ini.

Pernyataan Scott Baker ini merupakan awal dari babak akhir di pengadilan khusus yang dimulai 2 Oktober 2007. Perlu beberapa hari bagi dewan juri untuk memberikan keputusan akhir atas kasus kematian Putri Diana dan Dodi Fayed ini.

Selama pengadilan, ditampilkan lebih dari 240 saksi, termasuk teman-teman dekat Putri Diana, sekretaris pribadi Pangeran Philip, mantan Kepala SIS, dan Paul Burrell, mantan kepala rumah tangga Putri Diana.

Al Fayed sempat mengajukan permintaan kepada hakim untuk mengajukan Pangeran Philip sebagai saksi ataupun memberikan pertanyaan tertulis. Semua ini ditolak pengadilan tinggi.

Terungkap bahwa Putri Diana mengungkapkan ketakutan mati dalam kecelakaan mobil. Dia juga takut mati dalam kecelakaan helikopter atau pesawat terbang. Juga terungkap di pengadilan, Putri Diana takut kepada Pangeran Philip, ayah mertuanya.

Biaya pengadilan atas kematian Putri Diana ini cukup menelan biaya. Sampai Februari, biaya mencapai 2,9 juta poundsterling atau sekitar Rp 53,9 miliar.

2 responses to “Sungguh Mengecewakan Ternyata Kematian Putri Diana Murni Kecelakaan

  1. Betul betul betul..

    Ckckck..sungguh tragis

  2. Betul betul betul..

    Kecelakaan lady diana murni rencana tuhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s