Puteri Indonesia 2001 Angelina Sondakh mulai 25 Agustus 2008 akan tinggal di hutan Kalimantan. Tidak selamanya, hanya dua minggu. Kedatangannya ke sana untuk mencari ”putri” atau princess yang tidak kalah mencuri perhatian. Siapa princess itu? Tidak lain orangutan yang bernama Princess.
Angie akan menjalani syuting pembuatan film dokumenter tentang Princess, orangutan yang sukses menyesuaikan diri kembali dengan habitat aslinya di hutan Kalimantan. Banyak orangutan dewasa dibunuh pemburu. Anak-anaknya lalu diselundupkan ke luar hutan dan dijual secara ilegal. Salah satunya Princess.
Bagi Angie yang sejak tahun 2006 didaulat menjadi Duta Besar Orangutan oleh Orangutan Republik Education Initiative, penyelamatan orangutan berarti besar. Tidak hanya berarti menjaga orangutan dari kepunahan, tetapi secara luas juga melestarikan hutan yang menyediakan sumber air bagi kehidupan manusia.
Angie sebenarnya mengaku sedang sibuk mempersiapkan diri untuk penjaringan calon anggota legislatif tahun 2009. Namun, demi Princess ia rela meninggalkan hiruk-pikuk Jakarta.
”Sekalian untuk penyeimbangan. Pusing di politik terus yang penuh pertaruhan kekuasaan. Jadi, senanglah mau masuk hutan. Siapa tahu bisa menemukan energi yang baru,” katanya seusai menghadiri acara di Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu