Model dan Puteri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata (24), merasa beruntung bisa ikut bermain dalam film terbaru sutradara Garin Nugroho. Film musikal Generasi Biru itu menceritakan perjalanan hidup kelompok musik Slank, dan Nadine harus banyak menari di situ.
“Sewaktu jadi Puteri Indonesia dan persiapan Miss Universe dulu, aku sudah belajar tari-tarian, seperti waltz, tango, salsa, cha-cha, sampai jaipong. Tetapi, baru sekarang belajar tari kontemporer,” kata Nadine di Jakarta, Sabtu (19/7).
Guru tari Nadine adalah koreografer dan penari profesional Eko Supriyanto. Hari Sabtu kemarin, meski sedang tidak shooting, Nadine dan Kaka (vokalis Slank) tetap semangat berlatih menari di studio milik Garin di Depok, Jawa Barat. ”Beda banget sama tari-tarian sebelumnya. Yang diajari Mas Eko gerakannya smooth banget, bahkan ada beberapa gerakan tari tradisional yang diajarkan,” ujar bintang film kelahiran Hannover, Jerman, 8 Mei 1984, ini.
Dalam film itu, Nadine tidak memainkan satu karakter tetap. Karakternya disesuaikan dengan lagu-lagu Slank yang menjadi tema di setiap adegan film tanpa dialog ini. ”Di lagu Orkes Sakit Hati, aku jadi orang yang sakit hati. Di lagu Balikin, aku jadi perempuan yang lagi sakau. Sangat menantang!” tandas calon sarjana ilmu periklanan dari London School of Public Relations ini.