Gosip Artis dan Selebriti

Aksi Seru Panic At The Disco

In Penyanyi on Agustus 15, 2008 at 6:31 pm

Diangkatnya tanda seru di belakang kata panic untuk nama band asal Las Vegas, AS, Panic at The Disco (PATD) memunculkan pertanyaan buat penggemarnya. ”Kami sama sekali enggak menyangka kalau hal ini (tanda seru) menjadi pembicaraan,” jawab PATD lewat e-mail-nya, Kamis (14/8).

Grup yang diboyong JAVA Musikindo manggung di Tennis Indoor, Jakarta, pada 17 Agustus 2008 ini menjelaskan, pencabutan tanda seru sudah lama dipikirkan. Namun, buat mereka, hal itu bukanlah sesuatu yang penting.

”Karena terpikir kami lakukan begitu saja (menghilangkan tanda seru mulai Januari 2008),” tulis personel PATD, Brendon Urie (vokal), Ryan Ross (gitaris), Jon Walker (bas), dan Spencer Smith (drum). Jadilah penulisan nama PATD lebih praktis. Judul lagu-lagu yang panjang di album pertama, A Fever You Can’t Sweat Out (2005), juga jadi lebih pendek. ”Soalnya, pas kita bikin album kedua, Pretty Odd (2008), rasanya pengin serba ringkas, selain sebab enggak enak membaca judul-judul panjang di daftar lagu,” tulis pelantun lagu ”I Write Sins Not Tragedies” ini.

Dalam aksinya di Jakarta nanti, PATD tak menampilkan aksi teatrikal bertema sirkus. Alasannya, terlalu mahal bila PATD memboyong pula properti panggungnya. ”Kami ingin konsentrasi pada musik,” tulisnya.

All comments are screened for appropriateness. Commenting is a privilege, not a right. Good comments will be cherished, bad comments will be deleted.