Gosip Artis dan Selebriti

Efek Rumah Kaca Ternyata Religius Juga

In Penyanyi on September 4, 2008 at 1:25 pm

Efek Rumah Kaca, ini nama band indie dari Kota Bandung yang antara lain membawakan lagu ”Cinta Melulu”. Lagu itu disebut-sebut sebagai kritik mereka terhadap umumnya lirik lagu pop yang dianggap mendayu-dayu.

Apa tak ingin membuat lirik lagu religius?

”Kami sudah cukup religius. Sebenarnya, apa pun yang membawa perubahan menuju sesuatu yang lebih baik bisa disebut religius,” ujar vokalis dan pemain gitar Efek Rumah Kaca, Cholil, seusai acara peluncuran seri terbaru produk ponsel di Bandung, akhir pekan lalu.

Mereka, misalnya, menulis lagu ”Di Udara” yang bercerita tentang kematian seorang aktivis hak asasi manusia.

”Lewat lagu itu kami ingin menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap perjuangan seseorang, seperti almarhum,” kata Cholil tentang Munir, aktivis yang telah tiada.

Pada album kedua nanti, Efek Rumah Kaca menulis lagu ”Mosi Tidak Percaya”. Kali ini mereka bercerita tentang yang terhormat anggota DPR yang menerima suap. Lagu baru lainnya adalah ”Hujan Jangan Marah” yang bercerita tentang bencana alam.

”Lagu ini seperti doa kepada Tuhan agar jangan ada lagi bencana di Indonesia,” kata Adrian, pemain bas Efek Rumah Kaca.

”Jadi, kami adalah band religius juga kan?” imbuh Akbar, pemain drum band ini.

  1. Maaf, efek rumah kaca berasal dari Jakarta. Bukan Bandung, kalo ga percaya buka myspacenya. http://www.myspace.com/efekrumahkaca

    thanks

All comments are screened for appropriateness. Commenting is a privilege, not a right. Good comments will be cherished, bad comments will be deleted.