Monthly Archives: Maret 2014

Pelawak Jojon Meninggal Dunia

Dunia hiburan Indonesia kehilangan salah satu pelawak terbaiknya. Djuhri Masdjan atau yang lebih dikenal sebagai Jojon meninggal dunia Kamis (6/3/2014) pagi ini. Menurut informasi, Jojon menghembuskan napas terakhirnya pagi ini pukul 6.10 WIB. Ia meninggal karena serangan jantung.

“Telah meninggal pelawak H Djodjon jam 6.10 pagi karena serangan jantung di RS Ramsey Premier Jatinegara,” demikian pesan singkat yang diterima, Kamis (6/3/2014). Saat dikonfirmasi kabar ini, pihak rumah sakit juga telah membenarkan. “Iya benar, meninggalnya jam 6 pagi tadi,” ujar pihak RS Ramsey Premier Jatinegara. Rencananya, jenazah Jojon akan dibawa ke rumah duka yang berada di Sentul City, Bogor sekitar pukul 11.00 WIB.

Pelawak senior Jojon meninggal dunia di RS Premier Jatinegara. Keluarga berencana akan membawa jojon terlebih dahulu ke rumah duka di Sentul, Bogor. “Almarhum nanti dibawa ke rumah duka,” kata istri Jojon, Henny dengan suara pelan saat dihubungi melalui telepon, Kamis (6/3/2014).

Pelawak yang khas dengan kumis dan celana yang dipakai hingga perut ini, meninggal di RS Premier Jatinegara sekitar pukul 06.10 WIB. Jojon meninggal karena serangan jantung. Saat dihubungi telepon tak banyak kata yang diucapkan oleh Henny. Setelah dimandikan di rumah sakit, almarhum akan dibawa ke rumah duka di Jalan Puri Pangeran No. 3 Imperial Golf Estate, Sentul City, Bogor.

Jojon yang memiliki nama asli Djuhri Masdjan lahir di Karawang pada 5 Juni 1947.

Pelawak Jojon menghembuskan napas terakhirnya pagi ini, Kamis (6/3/2014). Kesehatan Jojon memang telah menurun drastis sejak beberapa hari lalu. Karena kesehatannya kian menurun, pihak keluarga membawa Jojon ke Rumah Sakit Premier Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan yang intensif pada Selasa (4/3/2014) dini hari.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sukendar selaku humas Rumah Sakit Premier saat dihubungi, Kamis (6/3/2014). “Jojon sudah masuk rumah sakit tanggal tanggal 4 Maret pukul 00.30 WIB,” ujar Sukendar. Jojon yang memiliki nama asli Djuhri Masdjan meninggal di usianya yang ke-66. Almarhum lahir di Karawang pada 5 Juni 1947.

Pelawak Jojon meninggal dunia. Pria bernama asli Djuhri Masdjan itu tak hanya lihai dalam melawak. Ia juga dikenal sebagai aktor yang telah membintangi beberapa judul film dan sinetron. Pria berdarah Sunda ini terakhir terlibat dalam sinetron ‘Emak Ijah Pengen ke Mekkah’ yang tayang di SCTV. Berbeda dengan pelawak di usia senja lainnya, Jojon terbukti masih bisa terus eksis di panggung hiburan.

Merangkum perjalanan pelawak yang identik dengan kumis kotaknya itu dari berbagai sumber. Jojon lahir di Karawang, 5 Juni 1947. Ia mengawali karier lewat grup lawak Jayakarta bersama Hasanuddin atau U’u, Suprapto atau Esther, dan Cahyono. Grup lawak ini sangat eksis selama tahun 1970-an hingga 1980-an. Pada 1990-an, satu per satu anggotanya hengkang, masing-masing memutuskan untuk bersolo karier.

Sejak awal kemunculannya, Jojon punya ciri khas. Yakni kumis kecil di bawah hidung ala Charlie Chaplin atau Adolf Hitler, potongan rambut dibelah tengan yang licin, celana dengan pinggang tinggi dan suspender yang menahan celananya yang menggantung selutut.

Tak hanya melawak, Jojon juga pernah mengeluarkan album lagu pop Sunda berjudul ‘Pamali’. Setelah itu, Jojon pun eksis lewat beberapa judul film. Debutnya diawali dengan film bertajuk ‘Tiga Dara Mencari Cinta’ pada 1980.

Pada 2011, ‘Badai di Ujung Negeri’ menjadi film terakhir bagi Jojon. Ia beradu akting dengan aktor dan aktris muda seperti Arifin Putra dan Astrid Tiar.

Total film yang dibintanginya ada sembilan: Tiga Dara Mencari Cinta (1980), Okey Boss (1981), Apa Ini Apa Itu (1981), Barang Antik (1983), Vina Bilang Cinta (2005), Setannya Kok Beneran? (2008), Doa Yang Mengancam (2008), Mau Dong Ah (2009), Badai di Ujung Negeri (2011)

Jojon meninggal dunia karena serangan jantung pada 6 Maret 2014. Ia akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Pedes, Bogor. Dalam sebuah wawancara Cahyono teman Jojon di Jayakarta Grup yang juga tetangga rumah mengatakan, Jojon adalah lulusan Pondok Pesantren Wanaraja. Jojonlah yang pertama kali mengajari Cahyono. Cahyono memang diketahui menjadi mualaf berkat bimbingan Jojon.

Daftar Lengkap Pemenang Piala Oscar Academy Award 2014

Ajang Academy Award ke-86 resmi berakhir. Acara yang digelar di Dolby Theatre, Minggu, 2 Maret 2014, atau Senin, 3 Maret 2014, waktu Indonesia, pun menghasilkan sejarah baru dalam penyelenggaraannya. Sejarah itu terjadi setelah film 12 Years A Slave meraih predikat sebagai Film Terbaik dalam Oscar 2014. Sejarah tercipta karena film bertema perbudakan di Amerika Serikat itu merupakan film garapan sutradara berkulit hitam pertama yang jadi film terbaik. Adalah Steve McQueen yang berhasil menorehkan tinta emas dalam industri perfilman dunia tersebut. Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, film dengan budget relatif kecil itu berhasil mengalahkan film favorit lainnya seperti American Hustle, Gravity, atau The Wolf of Wallstreet.

12 Years A Slave meraih tiga Oscar untuk Film Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik dan Skenario Adaptasi Terbaik.

Kemenangan itu juga terasa kian manis karena penyelenggaraan Oscar kali ini disebut-sebut sebagai yang terbaik sepanjang sejarah. Hal itu terjadi karena deretan film yang masuk nominasi film terbaik diakui yang terbaik selama 86 tahun penyelengaraan Academy Award. “Film-film yang masuk nominasi terbaik kali ini adalah susunan yang terbaik selama lebih dari satu dekade,” kata Presiden dari Academy of Motion Picture Arts and Sciences, Charles Boone Isaac.

Meski 12 Years A Slave meraih film terbaik, penghargaan terbanyak diraup film Gravity. Film yang disutradarai Alfonso Cuaron ini memboyong tujuh piala dari sepuluh nominasi yang mereka dapatkan. Penghargaan itu: Sinematografi Terbaik, Efek Visual Terbaik, Editing Film Terbaik, Editing Musik Terbaik, Tata Suara Terbaik, Musik Terbaik dan Sutradara Terbaik. Untuk aktor, Matthew McConaughey berhasil menyabet predikat Aktor Pemeran Utama Terbaik dalam film Dallas Buyers Club. Lewat perannya sebagai pengidap AIDS, dia berhasil berhasil mengalahkan nama tenar lainnya seperti Leonardo DiCaprio dan Christian Bale.

Untuk kategori aktris, Cate Blancett seperti terpilih sebagai Pemeran Utama Terbaik seperti yang sudah diprediksi sebelumnya. Perannya dalam Blue Jasmine membuat dia berhasil mengalahkan aktris senior lainnya seperi Sandra Bullock, Merryl Streep, atau Judi Dench.

Berikut daftar peraih piala emas Oscar 2014.
Best Picture
“12 Years a Slave”

Best Actor
Matthew McConaughey dalam film “Dallas Buyers Club”

Best Actress
Cate Blanchett dalam film “Blue Jasmine”

Best Supporting Actor
Jared Leto, dalam film “Dallas Buyers Club”

Best Supporting Actress
Lupita Nyong’o, “12 Years a Slave”

Best Director
Alfonso Cuarón dalam film “Gravity”

Best Animated Feature Film
“Frozen”

Best Foreign Film
“The Great Beauty”

Best Original Screenplay
Spike Jonze dalam film “Her”

Best Adapted Screenplay
John Ridley dalam film “12 Years a Slave”

Best Original Score
“Gravity”

Best Original Song
Let It Go dalam film “Frozen”

Best Cinematography
“Gravity”

Best Costume Design
“The Great Gatsby”

Best Documentary Feature
”20 Feet From Stardom”

Best Documentary Short Subject
“The Lady in Number 6”

Best Film Editing
“Gravity”

Best Makeup and Hairstyling
“Dallas Buyers Club”

Best Production Design
“ The Great Gatsby”

Best Animated Short Film
“Mr. Hublot”

Best Live-Action Short Film
“Helium”

Best Sound Editing
“Gravity”

Best Sound Mixing
“Gravity”

Best Visual Effects
“Gravity”

Film Gravity untuk sementara berhasil memborong tujuh piala Oscar ke-86. Dalam acara yang digelar di Dolby Theatre, Minggu, 2 Maret 2014, atau Senin, 3 Maret 2014, waktu Indonesia, mereka memboyong tujuh piala dari sepuluh nominasi yang mereka dapatkan. Tujuh penghargaan yang berhasil mereka sabet untuk sementara ini adalah Sinematografi Terbaik, Efek Visual Terbaik, Editing Film Terbaik, Editing Musik Terbaik, Tata Suara Terbaik, Musik Terbaik dan Sutradara Terbaik. Namun, mereka masih bersaing dengan film lain untuk meraih gelar paling bergengsi, yakni Film Terbaik.

Film garapan sutradara Alfonso Cuaron itu sebelumnya memang sudah diprediksi bakal meraih banyak piala dalam penghargaan tahun ini. Film yang bercerita astronot yang tersesat di luar angkasa begitu mengundang decak kagum karena keindahan visual yang ditampilkan. Mereka pun diprediksi merajai aspek teknis untuk bagian proses produksi dalam Oscar 2014 ini. Oscar kali ini juga mengharumkan nama Jared Leto dan Lupita Nyong’o yang masing-masing meraih piala emas di kategori Aktor dan Aktris Pemeran Pendukung Terbaik. Keduanya pun mengalahkan duet ‘American Hustle’ yang juga tampil mempesona dalam berakting, yakni Bradley Cooper dan Jennifer Lawrence.

Keberhasilan Jared Leto dalam memerankan sosok transgender dalam film ‘Dallas Buyers Club’ pun ikut mengharumkan nama Adruitha Lee dan Robin Mathews. Keduanya berhak mendapat penghargaan dalam kategori Tata Rias dan Tata Rambut Terbaik. Saat menerima piala, keduanya pun membocorkan bahwa harus merias para artis dengan anggaran terbatas. “Kami tidak punya banyak pilihan dengan anggaran US$ 250, dan sekarang saya akan tidur bersama piala ini,” kata Lee.

sedangkan film kartun ‘Frozen’ berhasil menggondol piala untuk kategori Film Animasi Terbaik. Kemenangan itu pun disambut suka cita oleh produsernya, Peter Del Vecho. “Kami terkejut dan sangat senang bahwa film ini mampu menyentuh hati orang di seluruh dunia,” katanya. Saat ini, ajang paling bergensi insan perfilman dunia masih berlangsung. Acara yang dipandu oleh komedian Ellen DeGeneres itu masih menyimpan sejumlah nominasi utama, yakni Skenario Terbaik, Aktor dan Aktris Pemeran Utama Terbaik, Sutradara Terbaik, serta film terbaik.

Film Frozen memenangi kategori Best Animated Feature Film pada ajang Piala Oscar 2014 yang berlangsung di Dolby Theater, Hollywood, Senin, 3 Maret 2014. “Kami bangga bisa menjadi bagian film ini, dan terima kasih untuk Walt Disney,” kata perwakilan tim produksi saat membacakan pidato kemenangan di atas panggung. Film animasi ini menyisihkan The Croods, Despicable Me 2, Ernest & Celestine, dan The Wind Rises. Film Frozen telah mencetak rekor sejak debut di box office dalam Golden Globe, Bafta Awards, hingga Annie Awards. Dengan pendapatan yang telah mencapai US$ 1 miliar, film arahan sutradara Chris Buck dan Jennifer Lee ini juga mencatat rekor sebagai film Disney terlaris sepanjang masa setelah The Lion King.

Adapun kategori Best Animated Short Film dimenangi film Mr Hubolt. Sedangkan kategori Best Visual Effects dimenangi film Gravity. Dan kategori Best Costume Design dan Best Makeup diraih oleh film The Great Gatsby. Catherine Martin, desainer film The Great Gatsby, membacakan pidato kemenangannya. “Terima kasih pada suamiku. Dia yang membuat semuanya memungkinkan untuk terjadi,” ujar Catherine. Untuk kategori Makeup and Hairstyling dimenangi oleh film The Dallas Buyers Club.Film dokumenter tentang pembantaian massal di Indonesia karya sutradara Inggris, Joshua Oppenheimer, The Act of Killing atau Jagal, gagal meraih Oscar 2014 setelah dikalahkan oleh film 20 Feet from Stardom.

Selain mengalahkan The Act of Killing, 20 Feet from Stardom juga mengalahkan tiga film lainnya, yakni Cutie and the Boxer, Dirty Wars, dan The Square. Dibandingkan dengan The Act of Killing yang penuh penindasan dan teror, 20 Feet from Stardom lebih lembut dan penuh mimpi. Film ini mengisakan tentang perjalanan hidup, karier, dan cita-cita penyanyi pengiring dari para penyanyi terkenal di era 1960-an sampai saat ini, seperti Ray Charles, Tom Jones, David Bowie, Mick Jagger, Sting, Elton John, Michael Jackson, Stevie Wonder, dan Bruce Springsteen.

Di lain pihak, Jagal memang telah menjadi pembicaraan di kalangan pembuat film. Banyak pengamat film yang mendukung bila The Act of Killing akan memenangkan Piala Oscar. Film ini menceritakan tentang pembantaian massal di Indonesia saat konflik politik tahun 60-an yang terjadi antara militer dan sipil.