Category Archives: Penyanyi

Video Mesum PNS Bandung

Rinada adalah pemeran wanita dalam foto mesum dengan seragam dinas PNS Pemkot Bandung. Lantas bagaimana cara mantan istri Andika ‘The Titans’ itu bisa mengenakan seragam PNS? “Emang lagi ada event di Pemkot Bandung. Pulang nyanyi dan pakai seragam (PNS),” kata kuasa hukum Rinada, Yadi Kurnia saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (30/8/2014).

Saat ditanya bagaimana foto itu tersebar, Yadi mengungkapkan Rinada tidak tahu foto tersebut bisa beredar luas. Namun dia menduga mantan suami Rinada berinisial Y yang menyebarkan foto tersebut. “Kita masih melakukan konsultasi dengan pihak kepolisian seperti apa. Laporan juga belum dilayangkan, tapi dugaan seperti itu (mantan suami yang menyebarkan),” pungkas Yadi. Pengunggah foto mesum wanita berseragam PNS Kota Bandung itu merupakan adalah Sigit Priambodo berusia 24 tahun. Dia ditangkap di rumahnya di Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kepada polisi, Sigit mengaku mencari penghasilan dengan memanfaatkan situs porno. Pekerjaan ini dilakoninya karena menganggur setelah lulus dari salah satu perguruan tinggi ternama di Yogyakarta. “Ya, karena pelaku menganggur dan tidak memiliki pekerjaan setelah lulus kuliah,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Nugroho Arianto saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat 29 Agustus 2014.

Nugroho menjelaskan dari hasil pemeriksaan, pelaku sudah menjalankan aksinya dalam beberapa tahun terakhir. “Dari pengakuannya sudah mulai main-main di dunia maya sejak kuliah ya beberapa tahun kemarin,” ujar Nugroho. Atas aksinya, Sigit ditargetkan akan dijerat UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Teka-teki siapa wanita berseragam dinas pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam foto mesum terjawab. Foto tersebut adalah Rinada, mantan istri Andika band ‘The Titans’.

Hal tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum Rinada, Yadi Kurnia saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (30/8/2014). “Ya betul (itu Rinada). Kami ke sini (Polrestabes Bandung) untuk mengklarifikasi kasus ini,” kata Yadi Kurnia. Yadi mengatakan, kliennya tersebut akan melaporkan beberapa orang terkait kasus ini. “Pertama yang mengunggah (tersangka Sigit Priambodo) dan beberapa orang lainnya atas pencemaran nama baik,” tandas Yadi.

Pengunggah foto mesum wanita berseragam PNS Kota Bandung itu merupakan pria berinisial S berusia 24 tahun. Dia ditangkap di rumahnya di Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kepada polisi, S mengaku mencari penghasilan dengan memanfaatkan situs porno. Pekerjaan ini dilakoninya karena menganggur setelah lulus dari salah satu perguruan tinggi ternama di Yogyakarta. “Ya, karena pelaku menganggur dan tidak memiliki pekerjaan setelah lulus kuliah,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Nugroho Arianto saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat 29 Agustus 2014.

Nugroho menjelaskan dari hasil pemeriksaan, pelaku sudah menjalankan aksinya dalam beberapa tahun terakhir. “Dari pengakuannya sudah mulai main-main di dunia maya sejak kuliah ya beberapa tahun kemarin,” ujar dia. Atas aksinya, pelaku ditargetkan akan dijerat UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Foto mesum wanita berseragam PNS Bandung itu pertama kali diunggah dalam sebuah situs http://www.melisaonline.com pada 13 Agustus 2013. Terdapat 18 foto syur seorang wanita dan juga seorang pria misterius.

Video panas wanita berseragam PNS Bandung berikut foto mesum wanita berseragam PNS Bandung jadi kontroversi di Bandung. R, 33, wanita dalam foto tersebut Senin (1/9/2014) sore mendatangi Polrestabes BAndung. R mengakui dia merupakan mantan istri Andika The Titans. Andika sebelumnya pernah tercatat personel Peter Pan. R membuat heboh jagad maya lantaran foto mesumnya dengan seorang pria menggunakan seragam PNS Pemkot Bandung.

Sebagaimana laporan Detikcom, R datang sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (1/9/2014). Berbusana serba hitam dan memakai kaca mata hitam, musisi asal Bandung tersebut ditemani seorang perempuan dan sejumlah pengacara. Kedatangan R mengejutkan belasan wartawan yang berada di halaman Satreskrim Polrestabes Bandung. Awalnya awak media sedang wawancara Sigit Priambodo, 24, tersangka pengunggah foto-foto tersebut.

Belum tuntas sesi wawancara dengan Sigit, wartawan langsung bubar lantaran melihat R melintas menuju pintu masuk Satreskrim Polrestabes Bandung. Perempuan berambut panjang tersebut masuk ke salah satu ruangan. “Dia (R) inisiatif datang sendiri. Padahal besok kami menyiapkan surat panggilan kepadanya,” ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Nugroho Arianto. Nugroho mengapresiasi kedatangan R yang sempat mengaku trauma dan depresi akibat foto syurnya beredar luas di internet. “Berarti dia punya itikad baik untuk mau menjalani pemeriksaan,” kata Nugroho.

R yang merupakan mantan istri Andhika The Titans yang dulu personel Peterpan ini, dipastikan bukan PNS Kota Bandung.Sambil berurai air mata, R mengaku dirinya adalah perempuan di skandal foto mesum PNS Pemkot Bandung.“Iya itu memang saya, tapi itu saya hanyalah korban dari sang pelaku yang ingin menjatuhkan saya,” ujarnya sambil menangis seperti dilansir dari Selebrita, Trans 7, Senin (1/9/2014).

“Saya juga kaget dan saya nggak mau lihat video itu sampai sekarang. Pokoknya saya sangat marah dan saya akan menggelar jumpa pers atas masalah ini,” lanjutnya.R juga mengungkapkan dirinya bukan PNS. Ia menggunakan seragam PNS untuk keperluan manggung.“Itu tematikan setelah saya mengisi sebuah acara. Saya habis nyanyi saat itu,” tuturnya yang siang itu nampak mengenakan baju serba hitam.Saat ini, kasus foto mesum PNS Pemkot Bandung tengah ditangani pihak kepolisian setempat. Pelaku penyebar foto itu juga telah ditahan.

Sementara, terkait kasus ini, Andika enggan berkomentar. Lewat akun Twitter pribadinya, ia tak mau dikait-kaitkan dengan kasus yang menimpa mantan istrinya itu.“Buat temen2 media, saya cuma mau bilang saya ga tau apa2. Tolong jgn hubungi saya dan anak saya soal itu. Silahkan hubungi orgnya lgsg. Thx,” tulis Andika.

SP (24), tersangka pengunggah sekaligus pemilik laman yang memampangkan potongan video ‘PNS Pemkot Bandung’ melayangkan permohonan maaf kepada Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK), dan seluruh warga Kota Bandung. Kuasa hukum SP, Yopi Gunawan, mengatakan, surat yang ditulis tangan oleh Sigit dibuat di sela-sela pemeriksaan tersangka oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung.

“Surat ini ditulis tangan pada Jumat 29 Agustus 2014 dan ditujukan kepada Bapak Wali Kota Bandung dan umumnya seluruh warga Kota Bandung,” ucap Yopi. Dalam surat tersebut, Sigit memohon maaf atas kelakuannya yang telah mengunggah potongan video mesum ‘PNS Pemkot Bandung’‎. Sigit mengakui, jika potongan video tersebut didapatnya dari forum lain.

“Saya hanya iseng ikut memposting foto tersebut dan tidak menyangka akan membuat heboh dan meresahkan masyarakat. Tidak ada maksud lain dari tindakan tersebut,” tulis Sigit. Diakhir surat, Sigit mengaku sangat meny‎esali perbuatannya dan telah menghapus laman web miliknya. “Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,” tutup Sigit. Sementara itu, dalam proses pemeriksaan oleh polisi, SP akan didampingi oleh 20 pengacara. “Selama pemeriksaan dia kooperatif dan ‎mengakui semuanya. Sekarang kondisinya sehat, dan orangtuanya sudah kami hubungi. Rencananya dalam waktu dekat akan ke sini (Bandung),” tuturnya

Setelah menjalani pemeriksaan selama lima jam, wanita pemeran dalam video mesum ‘PNS Pemkot Bandung’, R (33), langsung meninggalkan Mapolrestabes Bandung tanpa ada keterangan. Kuasa hukum R, Yadi Kurnia, mengungkapkan, saat ini kliennya masih shok dengan kasus yang mucul belakangan ini. “Sekarang masih shock. Belum siap,” tutur Yadi, Senin (1/9/2014).

Bahkan, kata dia, saat menjalani pemeriksaan kliennya tersebut sempat menangis dihadapan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung. Menurutnya, moment mengharukan tersebut terjadi saat dirinya bercerita kepada penyidik yang juga seorang wanita mengenai kondisinya saat ini.

“Ya menangis karena menyesal. Dia (R) merasa dipermalukan sebagai korban,” katanya. Yadi memastikan, jika kliennya telah siap maka dalam waktu dekat akan menggelar konferensi pers.“Rencanaya konferensi pers akan di Bandung. Pokoknya secepatnya,” jelasnya. Selain membeberkan kronologi sebenarnya, dalam konferensi persnya R yang diketahui sebagai mantan istri dari Andika ‘The Titan’ itu juga akan mengungkapkan permohonan maafnya secara langsung kepada pihak Pemkot Bandung.

Kuasa hukum Rinada, Yadi Kurnia membenarkan foto mesum wanita yang beredar di dunia maya adalah kliennya. Yadi menyebutkan foto dari cuplikan video yang diambil pada tahun 2012 itu adalah Rinada bersama mantan suaminya, Y. “Saat itu statusnya masih suami istri (tahun 2012 saat video ini direkam). Namun klien saya sudah pisah tahun 2013,” kata Yadi saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2014).

Meski video tersebut hanya untuk konsumsi pribadi, Yadi menyebutkan kliennya tidak mengetahui adegan intim dengan suami tersebut direkam. “Klien saya hanya tahu di situ ada handycam. Tapi yang jelas itu bukan konsumsi publik,” jelas Yadi. Yadi pun menegaskan dalam kasus ini kliennya hanya korban dari oknum yang tidak bertanggung jawab. “Klien saya hanya korban,” pungkas dia. Foto mesum wanita berseragam PNS Bandung itu pertama kali diunggah dalam sebuah situs http://www.melisaonline.com pada 13 Agustus 2013. Terdapat 18 foto syur seorang wanita dan juga seorang pria misterius.

Pengunggah foto mesum wanita berseragam PNS Kota Bandung itu merupakan pria berinisial S berusia 24 tahun. Dia ditangkap di rumahnya di Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Dari penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, ternyata pengunggah tahu apa yang diperbuatnya melanggar hukum. “Dia tahu hukum dan salah. Pelaku sudah mengakui,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat 29 Agustus 2014.

S merupakan sarjana hukum salah satu universitas ternama di Yogyakarta dan baru menyelesaikan studi pendidikannya pada tahun 2012 lalu.

Tempat Karaoke Syahrini Di Segel Karena Jual Minuman Keras Tanpa Izin

Penyanyi Syahrini sudah mengetahui tempat karaoke miliknya yang berada di City Mall Tangerang disegel oleh Pemerintah Kota Tangerang. Namun perempuan itu belum bersedia memberi tanggapan atas penyegelan itu. “Mbak Syahrini belum mau komentar apa-apa,” kata Ita, sekretaris Syahrini, Kamis, 28 Agustus 2014. Menurut Ita, usaha karaoke itu bukan ditangani langsung oleh bosnya. “Itu yang mengurus manajer Syahrini langsung, Rendy,” ujarnya.

Sebuah tempat karaoke yang diduga milik Syahrini disegel Pemerintah Kota Tangerang. Penyegelan itu dilakukan karena tempat hiburan yang berada di lantai 1 City Mall Tangerang itu tidak memiliki izin dan menjual minuman keras.

Tempat karaoke yang diberi nama Princes Syahrini itu baru dibuka dua pekan lalu. Tarifnya Rp 65 ribu-300 ribu per jam. “Selain tidak punya izin, tempat ini juga melanggar berbagai perda,” tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Mumung Nurwana.

Peraturan yang dilanggar itu antara lain Perda Kota Tangerang Nomor 7 Tahun 2005 tentang Larangan Peredaran dan Penjualan Minuman Keras. Selain itu, tempat karaoke Princes Syahrini juga melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 17 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

Menurut Mumung, saat tempat itu digerebek, ditemukan ratusan minuman kerasa berbagai merek. “Jumlahnya sebanyak 830 botol,” katanya. Selain itu, petugas juga mendapati ada yang melakukan berbuatan asusila di ruang karaoke. “Mengedarkan minuman keras termasuk pelanggaran berat,” kata Mumung. Dengan pelanggaran itu, dia memastikan tempat karaoke Princes Syahrini tidak akan pernah bisa beroperasi di Kota Tangerang.

Berdasarkan pengamatan Tempo, garis kuning polisi dipasang di pintu masuk tempat karaoke tersebut. Papan segel warna merah terpampang jelas di daun pintu utama. Dari luar, terlihat ruang tunggu karaoke yang banyak ditempeli poster bergambar Syahrini dengan berbagai gaya.

Justin Beiber Chatting Dengan Malala Muslim Peraih Nobel Perdamaian Pertama Dari Afganistan

Setelah belakangan muncul dengan kabar pertengkaran dengan aktor Orlando Bloom, hal positif datang dari penyanyi muda Justin Bieber. Melalui akun Twitter, Justin mengungkapkan dia berkesempatan mengobrol melalui Face Time dengan remaja asal Pakistan peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai.

Justin mengumumkan pada lebih dari 53 juta followersnya di Twitter dan lebih dari 19,5 juta followers di Instagram soal aktivitasnya chatting online dengan Malala. Dia mengunggah foto Malala saat Face Time dengannya. “Just got to FaceTime with Malala Yousafzai,” begitu tulis pelantun ‘Baby’ itu pada caption foto yang diunggahnya pada Kamis (7/8/2014).

Dalam tweetnya Justin juga menuliskan betapa dia sangat terkesan dengan cerita dari Malala. Penyanyi 20 tahun itu mengaku tidak sabar untuk bertemu langsung dengan remaja yang dikenal sebagai aktivis HAM, pejuang pendidikan untuk wanita di Pakistan tersebut.

“Aku tidak sabar untuk bertemu langsung dengannya dan membicarakan bagaimana aku bisa membantunya dan @malalafund,” tulis Justin. Malala sendiri tidak menuliskan apapun di situs jejaring sosialnya soal aktivitasnya mengobrol dengan Justin via dunia maya. Hanya saja pada tahun lalu saat diwawancara CNN, remaja 17 tahun itu mengakui bahwa dirinya adalah fans dari mantan kekasih Selena Gomez tersebut.

Nama Malala menarik perhatian dunia ketika menjadi korban penembakan Taliban hingga jatuh koma. Dia ditembak dikepala di bus sekolahnya oleh seorang militan Taliban pada Oktober 2012 lalu. Serangan tersebut menjadi pemberitaan media internasional karena Malala ditembak dikepala sebagai hukuman atas karena bersekolah dan belajar sehingga dianggap Taliban berperan dalam mengkampanyekan pendidikan untuk anak-anak perempuan di negaranya.

Atas perannya memperjuangkan pendidikan itu Malala pun meraih Nobel Perdamaian Anak-anak. Penghargaan tersebut diterimanya pada 6 September 2013.

Ahmad Dhani Ungkap Hubungan Mulan Dengan Pendiri DI/TII Kartosoewirjo

Cerita tentang Imam Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, tak pernah selesai. Musisi Ahmad Dhani juga mengungkapkan soal kedekatan kakeknya dengan pimpinan Negara Islam ini.
“Kakek saya dulu seorang TNI yang dekat dengan Kartosoewirjo, Islamnya garis keras,” ujar Dhani kepada merdeka.com beberapa waktu lalu.

Dhani menambahkan pakde bapaknya adalah salah satu orang kepercayaan Kartosoewirjo. “Kalau Pakde nya bapak saya, itu adalah tangan kanannya Kartosoewirjo,” ujar Dhani.

Cerita lain adalah soal istri Dhani, Mulan. Mulan yang lahir dengan nama Raden Terry Tantri Wulansari dikabarkan masih memiliki hubungan kerabat dengan Sekarmadji Maridjan (SM) Kartosoewirjo. Kabar bahwa Mulan masih memiliki hubungan dengan tokoh ulama karismatik yang memproklamirkan Negara Islam Indonesia (NII) juga dibenarkan Dhani.

“Mulan memang ada hubungan kerabat dengan Kartosoewirjo. Tetapi saya ngga tahu garisnya seperti apa, yang saya tahu memang ada hubungannya,” ujar Dhani.

Sekarmadji Maridjan Kartosoewirdjo memproklamirkan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) 12 Syawal 1368 Hijriah atau 7 Agustus 1949 di Desa Cisampah, Kecamatan Ciawiligar, Tasikmalaya, Jawa Barat. Hari ini tepat 65 tahun peristiwa bersejarah tersebut.

Cerai Dengan Ben Kasyafani, Marshanda Lepas Jilbab

Kabar mengejutkan datang dari artis jelita Marshanda. Setelah sempat mengunggah video berjudul The Unspoken – Episode #1 – You Used Me yang berisi tentang curahan hatinya kepada Ben pada tanggal 20 Juni 2014, kini ia kembali mempublikasikan video curahan hatinya kepada Tuhan yang berjudul The Unspoken – Episode #2 – Letter to God by Marshanda. Namun, dalam video yang diunggah pada 21 Juli 2014 ini, ia menanggalkan hijabnya.

Dalam video yang berdurasi 3 menit 21 detik ini, Marshanda yang saat ini sedang menjalani proses perceraian dengan Ben Kasyafani mencurahkan isi hatinya yang ia tujukan kepada Tuhan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya bisa hidup bahagia dari semua cobaan yang ia hadapi. Dalam video tersebut terlihat Marshanda tampil mengenakan dress berwarna pastel tanpa lengan dan hijab yang biasa ia kenakan.

Rambut panjangnya yang berwarna pirang pun ia biarkan terurai di bahunya. Dari pantauan, video tersebut diambil dengan latar belakang pemandangan alam pegunungan, hutan, dan kawah. Setelah diunggah pada 21 Juli 2014, hingga detik ini video tersebut telah dilihat oleh 4.249 pengunjung laman YouTube. Dari yang terlihat pada kolom komentar, hampir seluruhnya mempertanyakan kenapa Marshanda melepas kerudungnya. Cibiran negatif datang kepada artis kelahiran 10 Agustus 1989 ini. Hingga berita ini diturunkan, pihak Marshanda belum memberikan keterangan resmi perihal penampilan artis ini dalam video tersebut.

Di tengah proses perceraiannya dengan Ben Kasyafani, kabar mengejutkan datang dari artis muda Marshanda. Pada 21 Juli 2014, ia mempublikasikan video curahan hatinya kepada Tuhan yang berjudul The Unspoken – Episode #2 – Letter to God by Marshanda. Dalam video tersebut, Marshanda terlihat menanggalkan hijabnya.

Saat ditemui di Pengadian Agama Jakarta Pusat, Selasa, 22 Juli 2014, Ben pun memberikan keterangan terkait dengan video tersebut sebelum dirinya menjalani sidang lanjutan perceraiannya dengan Marshanda. “Ya, saya tahu kabar terbaru dari Caca (Marshanda). Saya tidak kaget, dan sudah menduganya. Jujur, saya sedih melihatnya. Tapi, ya, sudahlah,” ujar Ben.

Dalam kasus ini, Ben pun sangat menyayangkan perilaku Marshanda. “Aku juga bingung mau memberikan tanggapan apa. Aku, sih, kasihan sama anak. Kalau lihat dia itu, aku suka sedih. Tapi sekarang aku berusaha untuk normal-normal saja,” ayah dari Sienna Ameerah Kasyafani ini menjelaskan. Dalam kasus ini, Ben pun mengaku memperoleh banyak pembelajaran untuk dirinya. Dari kasus ini, ia belajar bagaimana cara menahan emosi dan mengontrol amarah.

Harga dan Syarat Pembelian Tiket Konser One Direction

Grup penyanyi pria asal Inggris-Irlandia, One Direction, bakal menggelar konser ‘One Direction on The Road Again tour 2015′, di Gelora Bung Karno, Jakarta, 25 Maret 2015.Tiket konser ini dijual mulai 31 Mei 2014 mendatang di Kota Kasablanka. Brand Manager Ismaya Group, Yudha Perdana mengatakan pembelian tiket akan dibuat senyaman mungkin. Berikut sejumlah peraturan yang dibuat Ismaya Live untuk pembelian tiket konser One Direction.

  1. Satu orang bisa membeli sampai dengan maksimal lima tiket.
  2. Penonton yang berusia di bawah 16 tahun harus didampingi orang dewasa.
  3. Satu orang dewasa (usia 17 tahun ke atas) bisa mendampingi hingga (maksimal) dua anak.
  4. Penonton yang berusia di bawah 12 tahun dan didampingi oleh orang dewasa hanya diperbolehkan di kelas tribun.
  5. Penonton yang berusia 12 tahun sampai dengan di bawah 16 tahun dan didampingi oleh orang dewasa atau berusia di atas 16 tahun diizinkan untuk masuk ke kelas Festival.
  6. Batasan usia yang dimaksud adalah usia pada hari pertunjukkan.

Untuk harga tiket konser, akan dijual mulai harga Rp500.000 untuk tiket kelas Tribun 2. Sedangkan untuk kelas lainnya seperti Tribun 1 dan 3 dibanderol dengan harga Rp750.000. Kelas Festival E dan F seharga Rp1 juta, Festival C dan D seharga Rp1,2 juta. Festival A dan B dihargai Rp1,4 juta. Terdapat juga tiket VIP yang dijual dengan harga Rp 1,7 juta. Dan juga terdapat tiket ‘hot seat’ seharga Rp2.750.000, dan pembelinya bisa mendapatkan official merchandise dari One Direction.

Untuk mempermudah pembelian, para fans 1D juga diharapkan membawa tanda pengenal berupa KTP atau Kartu Pelajar. “Tidak usah takut kehabisan, kami tidak menentukan jumlah kuota tiket, hanya ditentukan sampai jam 9 malam. Semua sistem penjualan tiket sudah dipersiapkan, ada sistem nomer, dan yang bisa masuk hanya yang membeli tiket, dan kita akan buat senyaman mungkin,” jelas Yudha.

Ismaya LIVE selaku promotor konser One Direction On The Road Again 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, 25 Maret 2015 mendatang, menyampaikan enam peraturan yang diterapkan. “Pertama, setiap satu orang maksimal membeli lima tiket,” kata Brand Manager Ismaya LIVE, Yudha Perdana, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 21 Mei 2014. Kedua, setiap penonton yang berusia 16 tahun ke bawah harus ditemani orang dewasa yang usianya di atas 17 tahun.

Ketiga, setiap satu orang dewasa hanya bisa menemani maksimal dua orang penonton anak-anak. Keempat, bagi para penonton yang berusia di bawah 12 tahun hanya diperbolehkan untuk menyaksikan dari Kelas Tribun. Kemudian kelima, bagi para penonton berusia 12-16 tahun sudah diperbolehkan untuk menyaksikan dari Kelas Festival. “Keenam, semua aturan tersebut berlaku dengan menghitung usia masing-masing penonton pada hari pelaksanaan konser,” ujarnya.

Yudha mengatakan bahwa peraturan tersebut sudah menjadi standar operasi yang diterapkan manajemen One Direction di setiap pertunjukan mereka di seluruh dunia. Ia juga mengakui ada kerumitan yang dihadapi atas peraturan tersebut, meski menyadari bahwa itu adalah bentuk perhatian manajemen One Direction terhadap keselamatan para penonton.

“Segmen One Directioners itu cukup luas, dari segala umur ada, sehingga wajar kalau mereka memerhatikan keselamatan para penikmat pertunjukan,” ujar Yudha. “Semoga kesan rumitnya hanya di awal saja, dan ke depannya betul-betul terjaga urusan keselamatan para penonton,”katanya. Sebagai informasi, selain berkonser di Indonesia, boyband asal Inggris itu dalam rangkaian turnya juga dijadwalkan mengunjungi enam negara Asia lain, termasuk Singapura pada 11 Maret 2015.

rup penyanyi pria asal Inggris, One Direction, dipastikan akan menyapa para penggemarnya di Indonesia, dalam rangakaian ‘One Direction on The Road Again tour 2015′, di Gelora Bung Karno, Jakarta, 25 Maret 2015. “Nantinya, penjualan tiket akan dimulai pada 31 Mei 2014 di Kota Kasablanka secara offline,” ujar Yudha Perdana, Brand Manager Ismaya Live, saat ditemui di Kawasan Gatot Subroto, Jakarta, 21 Mei 2014.

Grup yang beranggotakan Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles dan Louis Tomlinson ini nantinya akan datang ke Indonesia setelah datang ke Singapura pada 11 Maret 2015. Pihak promotor Ismaya dan pihak dari Sony Music juga telah memastikan bahwa konser grup yang terkenal dengan sebutan 1D nanti akan terselenggara dengan sangat meriah. Diungkapkan bahwa nantinya 1D akan membawa crew sebanyak 90 personil dengan 50 orang penari yang akan memeriahkan panggung konser.

Untuk harga tiketnya, akan dijual dari harga Rp 500.000 hingga Rp 2.750.000. Dan untuk pembeli tiket seharga Rp 2.750.000, juga berkesempatan mendapatkan official merchandise nya. Di Asia, 1D juga akan datang ke 6 negara termasuk ke Indonesia. Pihak Ismaya juga mengungkapkan, bahwa penjualan tiket di Kasablanka pada 31 Mei 2014 nanti akan dipastikan berlangsung aman dan nyaman. “Tidak usah takut kehabisan, kita tidak menentukan jumlah kuota tiket, hanya ditentukan sampai jam 9 malam. Semua sistem penjualan tiket sudah dipersiapkan, ada sistem nomer, dan yang bisa masuk hanya yang membeli tiket, dan kita akan buat senyaman mungkin,” jelas Yudha.

Tiket Konser Taylor Swift Yang Dibeli Di Sevel Tidak Sah Untuk Dipakai Alias Hangus

Pembeli tiket silver dan bronze di 10 outlet 7-Eleven (Sevel) untuk konser Taylor Swift tampaknya harus menelan kekecewaan. Mereka tak bisa menyaksikan pertunjukan penyanyi asal Amerika Serikat itu karena ada masalah teknis. Dengan adanya masalah teknis itu, menjadikan PT Digital Makmur Sejahtera (DMS), selaku pengelola Sevelin Kiosk, tak bisa penuhi pesanan tiket dua kategori tersebut. Pasalnya, pembelian dua jenis tiket itu ternyata tidak terkonfirmasi dalam data PT Lams, selaku ticketing partner konser Taylor Swift.

PT DMS lantas terpaksa melakukan pembatalan. Pihaknya pun menyampaikan penyesalan sedalam-dalamnya, melalui jumpa pers, Senin, (19/5/2014), di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Head of Corporate Communications PT DMS, Emil Iskandar meminta maaf. “Kami memahami kekecewaan penggemar yang telah susah payah datang ke kiosk milik PT DMS untuk membeli tiket Taylor Swift. Kekecewaan itu tidak bisa diukur dengan uang,” sesalnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, PT DMS akan mengembalikan (refund) sepenuhnya uang yang dikeluarkan tuk pembelian tiket tersebut. “Kami akan mengembalikan sepenuhnya uang pemesanan dan kami akan memberikan kompensasi berupa cindera mata eksklusif dan terbatas sebagai ungkapan simpati kami yang mendalam kepada pelanggan,” ucapnya. Sebelumnya, kiosk milik PT Digital Makmur Sejahtera (DMS) di jaringan ritel 7-Sevel di Jakarta menerima pemesanan tiket pertunjukan Taylor Swift The Red Tour Concert 2014. Data yang tercatat, ada 449 tiket silver dan 619 tiket bronze yang telah dibeli oleh 600 orang di kiosk 7-Eleven pada 24-26 Maret 2014.

ANDA penggemar Taylor Swift dan sudah membeli tiket di Sevelin Kiosk yang dikelola jaringan ritel 7-Eleven untuk menyaksikan konser “Taylor Swift The Red Tour Concert 2014″ yang akan berlangsung di Jakarta, 4 Juni 2014?
Tentu Anda kecewa, karena transaksi pemesanan tiket kategori bronze dan silver melalui jaringan ritel 7-Eleven secara resmi dibatalkan.

Apa yang harus dilakukan?
PT Digital Makmur Sejahtera (DMS), sebagai pengelola Sevelin Kiosk, dalam siaran pers yang diterima redaksi Bintang Online menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas pembatalan transaksi di gerainya. DMS selaku ticketing partner berjanji akan akan mengembalikan secara penuh dana pemesanan tiket serta memberikan kompensasi atas pembatalan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan. Head of Corporate Communications PT DMS Emil Iskandar mengatakan, kiosk milik DMS di jaringan ritel 7-Eleven di Jakarta menerima pemesanan tiket pertunjukan Taylor Swift The Red Tour Concert 2014. Namun, adanya permasalahan teknis menjadikan DMS pada akhirnya tidak dapat memenuhi pesanan tiket kategori bronze dan silver sehingga terpaksa melakukan pembatalan.

“Kami memahami kekecewaan para penggemar yang telah bersusah payah datang ke kiosk milik PT DMS untuk membeli tiket Taylor Swift. Kekecewaan tersebut mungkin tidak bisa diukur dengan uang. Namun, sebagai bentuk tangung jawab dan itikad baik, kami akan mengembalikan sepenuhnya uang pemesanan serta memberikan kompensasi berupa paket cinderamata eksklusif dan terbatas sebagai ungkapan simpati kami yang sangat mendalam kepada para pelanggan,” ujar Emil Iskandar.

Untuk mempermudah proses pengembalian dana (refund), PT DMS akan segera mengirimkan surat elektronik yang berisi pemberitahuan mengenai pembatalan serta mekanisme refund kepada para pemesan tiket sesuai data yang melakukan transaksi pembelian tiket Taylor Swift di kiosk PT DMS. Selanjutnya, pelanggan cukup membalas surat elektronik tersebut dengan mengisi data diri dan nomor pemesanan dalam formulir refund.

PT DMS juga akan megirimkan pesan singkat (SMS) untuk mengingatkan kembali pelanggan mengenai pemberitahuan refund. Untuk membantu pelanggan mendapatkan informasi yang lebih jelas, PT DMS menyediakan layanan call center di nomor 085885234469, 085885234470, 085885234471, 085885234472, 085885234473.

PT. Digital Makmur Sejahtera (DMS) yang mengelola Sevelin Kiosk selaku tiketing partner penjualan tiket konser Taylor Swift menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan transaksi pemesanan tiket untuk kategori Silver dan Bronze. Sebanyak seribu lebih tiket untuk dua kelas tersebut harus dikembalikan. “Tiket yang telah terjual, Silver 449 tiket dan Bronze ada 619. Dengan 600 orang pembeli, dan itu yang harus dikembalikan,” kata Emil Iskandar, Head of Corporate communication PT. DMS saat menggelar jumpa pers di kawasan Senopati, Senin (19/5).

Dalam kesempatan itu, Emil mengungkapkan penyebab pembatalan transaksi tersebut. Menurutnya penjualan yang berlangsung pada 24-26 Maret berjalan lancar, namun menurut hasil data yang tercatat hanya tiket Gold dan Rubby saja. “Saat itu berjalan lancar, jadi kesalahan pada sistem. Melakukan reporting, ada confirmation report yang terdeteksi oleh DMS, hanya kelas Gold dan Rubby. Saat itu kami Jual untuk 4 kategori tiket, Silver, Bronze, Gold dan Rubby. Tapi yang diakui hanya Gold dan Rubby. Bronze dan Silver tidak terdeteksi, tidak terbaca oleh PT. Lams,” papar Emil.

Berbagai usaha agar tidak mengecewakan pelanggan yang sudah membeli tiket konser Taylor Swift yang bertajuk Taylor Swift The Red Tour Concert 2014, bahkan sampai meminta kepada manajemen Taylor Swift untuk menambah quota penonton pun sia-sia. “Kita nggak mau menjadi ini wanprestasi ke customer kita. Manajemen sangat memahami kekecewaan dari customer. Proses pengembalian dana secepat mungkin, tim bekerja, email, nama, no KTP sesuai saat pembelian,” tandas Emil.

Sebanyak lebih dari seribu penggemar Taylor Swift di Indonesia dipastikan kehilangan tiket konser pelantun ‘Red’ tersebut di Jakarta pada 4 Juni 2014 mendatang. Demikian dilaporkan oleh Harian Republika pada Senin (19/5) sore tadi. Kabar tersebut dibenarkan langsung oleh Emil Iskandar, Head of Corporate Communications PT Digital Makmur Sejahtera yang merupakan partner penjualan tiket resmi dengan nama dagang ritel 7-Eleven.

Hilangnya tiket para penggemar yang membeli tiket kelas Bronze dan Silver di sejumlah cabang 7-Eleven di Jakarta karena adanya masalah teknis. “Yang terjual di kita untuk kategori silver ada 449 tiket dan kategori bronze ada 619 tiket,” kata Emil dalam keterangan persnya dilansir dari Republika, Senin (19/5) sore tadi. Untuk menangani hal ini, pihak PT. Digital Makmur Sejahtera segera mengembalikan uang 100 persen kepada pembeli dan memberikan bingkisan berupa merchandise ekslusif sebagai atas adanya gangguan ini.

“Kami paham kekecewaan tersebut mungkin tidak bisa diukur dengan uang. Namun sebagai bentuk tanggung jawab dan itikad baik, kami akan mengambalikan uang pemesanan serta kompensasi berupa merchandise eksklusif,” kata Emil.
Sejauh ini, pihak PT Digital Makmur Sejahtera sudah mengirimkan surat elektronik kepada pembeli dan memberikan link terkait di dalamnya untuk konfirmasi pengembalian uang yang sudah mereka bayarkan. “Kita saat ini fokus pada pengembalian dana dulu. Setelah agree dan konfirmasi, maksimal H+3 dana sudah kita kembalikan ke rekening masing-masing,” kata Emil.

Sementara itu, untuk pembeli tiket kelas Diamond dan Ruby yang juga membelinya lewat cabang toko 7-Eleven dipastikan aman. Taylor Swift sendiri direncanakan akan menggelar konser ‘Red Tour 2014’ di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta pada 4 Juni 2014 mendatang.

Waah.. yang sabar ya buat Swifties yang tiketnya hilang..