Gosip Artis dan Selebriti

Arsip untuk ‘Raja Ratu’ Kategori

Artika Sari Devi Main di Opera Jawa

In Model, Pemain Film, Raja Ratu on November 25, 2008 at 1:03 am

artika-sarid-ewi-bikini-dada-telanjang-bugil-puting-susu-paha1

Main di film Opera Jawa besutan Garin Nugroho benar-benar membawa berkah buat Artika Sari Devi (29). Bayangkan, dengan film ini Artika menang penghargaan sebagai aktris terbaik dalam dua festival film internasional yang berbeda.

Tahun lalu Artika dinobatkan sebagai aktris terbaik di Festival Film Internasional di Nantes, Perancis. Tahun ini penghargaan serupa dari Festival Film Indie Brussels, Belgia.

Festival tersebut juga memberikan penghargaan buat Riri Riza sebagai sutradara terbaik untuk film Tiga Hari untuk Selamanya. Selain itu, film dokumenter Indonesia karya Aryo Danusiri dipilih sebagai film dokumenter terbaik.

”Wah, saya senang banget. Ternyata film yang saya mainkan dihargai orang,” ujar Artika, Sabtu (22/11), yang justru belum pernah mendapatkan penghargaan dari festival film di dalam negeri.

Sayang sekali, Artika, Riri, dan Aryo tidak bisa menerima langsung penghargaan itu pekan lalu. Penghargaan lantas diterima Duta Besar Indonesia untuk Belgia. ”Saya ingin sekali hadir, tetapi saya harus ikut acara sebuah perusahaan swasta,” ujar Artika yang ikut memperkuat film Lastri garapan sutradara Eros Djarot.

Putri Indonesia 2008 Gemar Belajar Menari Sampai SD

In Model, Raja Ratu on Oktober 29, 2008 at 2:30 am

Putri Indonesia 2008, Zivanna Letisha Siregar atau biasa dipanggil Zizi mengatakan bahwa gemar belajar menari sejak kelas dua Sekolah Dasar (SD).

“Hampir semua tarian tradisional di Indonesia telah saya pelajari, memang tidak terlalu mendalam, namun saya bisa mempraktekkan tiap tarian tersebut,” katanya, kemarin.

Zizi mengatakan bahwa beberapa tarian tradisional tersebut adalah tari Pendet, tari Saman, tari Jaipong, tari Piring, tari Tor-Tor dan beberapa tarian tradisional lainnya.

Mahasiswa semester tiga jurusan Ekonomi, Universitas Indonesia ini mengatakan bahwa ia ingin sekali belajar satu atau dua tarian secara khusus dan mendalam, namun belum sempat.

Zizi mengatakan bahwa sejak SD hingga SMA ia selalu ikut kursus dan ektrakurikuler menari, dan ia selalu ikut serta jika ada perlombaan menari di sekolahnya atau antar sekolah.

“Pada saat SMA, saya dan beberapa teman pernah mengikuti pementasan menari di tujuh kota di Perancis, pada saat itu saya membawakan tari Saman,” katanya.

Putri pertama dari tiga bersaudara tersebut mengatakan bahwa pada saat kontes Putri Indonesia, tidak membawakan tarian satupun pada uji bakat.

“Awalnya ingin menari, namun ternyata hampir semua kontingen dari daerah lain juga menari, akhirnya saya memilih bermain organ sambil nyanyi lagu `Terlena` yang pernah dipopulerkan penyanyi Ikke Nurjanah,” katanya

Artika Sari Devi Rapat Di Kampung

In Model, Raja Ratu on Oktober 26, 2008 at 4:42 am

Dua bulan sudah Putri Indonesia 2004 Artika Sari Devi (29) melakoni peran baru sebagai istri musisi Baim. Bulan madu—yang masih tertunda—ia rencanakan untuk pelesir ke Hongkong, klop dengan usul Baim. Waktunya belum pasti, sahut kelahiran Pangkal Pinang, 29 September 1979, ini di Jakarta, Rabu (22/10).

Apa saja pengalaman baru?

Banyak. Aku kan tinggal di perumahan baru, Taman Pulo Indah. Aku sekarang rajin rapat RT, kecil-kecilan, ngomongin soal lingkungan, misalnya. Ketemunya ibu-ibu, mereka nanya melulu tentang aku.

Kalau Tika nanya apa?

Ya, misalnya, nanya di mana membeli sayuran yang murah, he-he-he.

Apa lagi yang dibicarakan?

Soal anak. Mereka kasih wejangan. Katanya kami kurang anggota ketiga. Maksudnya ya anak.

Kalau pengalaman bersama Baim?

Ya aku menjalani kehidupan layaknya istri yang mendampingi suami. Memasak dan mencuci juga.

Makanan kesukaan Baim apa?

Sayur, tempe, dan tahu.

Mencucikan baju-baju Baim?

Ya iyalah.

Pakai mesin cuci, kan?

Ya iyalah, ada teknologi masak enggak dimanfaatkan.

Putri Diana Ternyata Adalah Sepupu Sarah Palin

In Raja Ratu on Oktober 12, 2008 at 2:29 am

Putri Diana merupakan sepupu jauh calon wakil presiden dari kubu Partai Republik AS, Sarah Palin, demikian menurut laporan sebuah media Inggris, Kamis.

Palin, Gubernur Alaska, dan Diana, yang tewas dalam kecelakaan mobil di Paris pada Agustus 1997, adalah sepupu ke-10, Press Association menyatakan.

Keduanya keturunan dari nenek moyang mereka pada abad 17, yakni John Strong dan istrinya Abigail Ford, tulis laporan tersebut, sebagaimana dikutip DPA.

Strong lahir di Inggris pada 1605, namun kemudian pindah ke Amerika dengan istrinya.

Palin menjadi orang termuda yang terpilih sebagai Gubernur Alaska dan wanita pertama yang menduduki jabatan itu di Alaska

Kamidia Radisti Miss Indonesia Kini Merambah Dunia Hiburan

In Raja Ratu on September 21, 2008 at 7:15 pm

Ajang pemilihan ”ratu-ratuan” bisa menjadi pintu menuju dunia hiburan. Setidaknya itulah yang dialami oleh mantan Miss Indonesia 2007 Kamidia Radisti (24). Setelah selesai menjalankan tugasnya sebagai Miss Indonesia 2007, Disti kini merambah dunia hiburan.

Di televisi wajahnya sering muncul. Ia membawakan antara lain acara gosip di Global TV dan acara gadget di Metro TV. Ia juga pernah membintangi sinetron FTV berjudul Sandra. Terakhir kali, ia baru selesai berperan dalam film hantu-hantuan berjudul Hantu Biang Kerok. ”Saya sering mendapat tawaran sinetron, tetapi belum berani terima karena sistemnya kejar tayang,” kata Disti yang mengaku masih sulit mengatur waktu.

Lalu apa konsekuensi dari kesibukannya di dunia hiburan? ”Saya jadi enggak gaul. Maksud saya gaul sama teman-teman lama,” tutur Disti. Teman lama yang dia maksud adalah teman kuliah dan teman kerja di kantor Suave di Bandung serta teman-teman mantan finalis Miss Indonesia 2007 lalu. Disti merasa sangat akrab dengan teman-teman lamanya.

Karena takut kehilangan teman, setiap kali libur kerja Disti memilih melewatkan waktu dengan chatting di internet. Ia chatting sampai lupa waktu. ”Kalau lagi nganggur, saya bisa chatting selama lima jam lebih,” kata Disti yang punya waktu libur 3 hari dalam seminggu. Lupa pacar enggak Dis?

Selamat Buat Nadine Chandrawinata Yang Baru Saja Jadi Sarjana Advertising

In Model, Raja Ratu, Sosialita on September 13, 2008 at 5:29 pm

Setelah lima tahun kuliah (satu tahun cuti saat menjadi Putri Indonesia 2005), Nadine Chandrawinata yang kuliah S-1 Jurusan Advertising di London School of Public Relations berhasil menamatkannya. Jumat (12/9) pukul 11.00 dia lulus sidang skripsi.

Skripsi berjudul ”Pengaruh Citra Putri Indonesia Sebagai Model Iklan Terhadap Citra Merk” berhasil meyakinkan para penguji.

”Aku sudah lulus sidang. Kata dosen pembimbingku, hasilnya memuaskan. Presentasi bagus dan jawabannya juga bagus,” katanya riang.

Sehari sebelumnya Nadine gelisah. Sampai malam hari, ia masih di kampus. Teman-teman memarahinya karena ia seharusnya istirahat.

”Teman-teman mendukungku banget. Mereka yang meyakinkan kalau aku bisa. Aku sendiri masih panik sesaat sebelum sidang. Akhirnya yakin aja karena yang mengerjakan skripsi kan aku, pasti bisa,” katanya.

Seusai sidang, teman-teman memberinya kejutan. ”Kue cubit disusun seperti gunung. Aduh, itu kue kesukaanku, jadi terharu,” katanya.

Setelah lulus, Nadine berniat melanjutkan S-2, namun belum tahu kapan. ”Aku mau fokus dulu urusan laut dan anak-anak,” kata perempuan kelahiran Hannover, Jerman, 8 Mei 1984, ini.

Duta Ekowisata Terumbu Karang Wakatobi ini memang seorang penyelam. Ia juga akan dinobatkan sebagai Duta Autisme, 18 September nanti.

Tommy Soeharto dan Tamara Blezynky Memiliki Hubungan Istimewa

In Pemain Film, Raja Ratu on Agustus 24, 2008 at 6:09 pm

Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto menebar senyum ketika ditanya kebenaran berita soal hubungan istimewanya dengan Tamara Blezynsky. “Gosip, namanya gosip, biarin aja,” katanya di ruang konfrensi pers Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/8).

Tommy terkesan ringan  menjawab pertanyaan para wartawan usai mengikuti balap mobil seri nasional di sirkuit yang dikelola karibnya, Tinton Soeprapto, tersebut.  Hari itu Tommy memang berbeda dari biasanya. Maklum, meski sering memacu mobil balapnya di Sentul, Tommy kerap menolak ajakan wawancara para pemburu berita. Putra bungsu mantan pemimpin Orde Baru, Soeharto, ini siang itu juga  membiarkan blitz menerpa tubuhnya, juga sorot lampu kamera. Senyumpun selalu tersungging di bibirnya.

Tommy tidak menghiraukan terpaan pasir panas yang terus menimpanya. Termasuk berbagai gosip soal keterlibatannya dengan banyak wanita. Sejak dipenjara dan tumbangnya rezim ayahandanya tercinta, kisah cinta Tommy dengan banyak perempuan terungkap. Bahkan, terungkap pula, dari hubungan itu Tommy kerap menghasilkan anak.

Dua wanita pernah secara terang-terangan mengakui punya keturunan darinya. Dari  model era 90-an Sandy Harun hingga Lani Banjarwati. Inilah yang membuat Ardhia Pramesti Regita Cahyani Soerjosoebandono, yang akrab disapa Tata, istri resminya, menggugat cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dari perkawinan dengan Tata, Tommy dikaruniai dua anak, Dharma Mangkuluhur dan Radhyana Gayanti.

Tommy, yang tampak lebih gemuk, tak risau soal citra dirinya yang buruk karena petualangan cintanya. Tidak terkecuali buah bibir soal  hubungan khususnya dengan Tamara. “Diam aja, kalau enggak bener, biarin aja. Kan ada pepatah bilang, anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu,” katanya. Tommy pun tak mau mengajukan protes soal berbagai berita miring itu. “Buat apa protes, biar aja masyarakat yang menilai,” lanjutnya.

Agni Pratistha Mantan Putri Indonesia Senang Menulis dan Presentasi Dihadapan Orang

In Raja Ratu on Agustus 23, 2008 at 9:05 am

Agni Pratistha AK punya minat khusus pada dunia tulis-menulis. Minatnya itu mendapat penyaluran yang pas sejak dia bergabung menjadi redaktur eksekutif majalah remaja, CosmoGIRL, sejak dua tahun lalu.

”Sejak SMP aku memang suka nulis. Mama yang dulu suka ngajarin aku bikin puisi,” kata gadis kelahiran Canberra, Australia, 8 Desember 1987, ini.

Minatnya pada dunia tulis-menulis juga makin pas karena sekarang Agni melanjutkan kuliah di Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Bina Nusantara, Jakarta.

”Aku enjoy banget kerja di sini. Selain bisa tetap nulis, aku juga belajar presentasi dan ketemu klien. Biarpun banyak tawaran main film, pekerjaan ini tetap nomor satu,” kata Agni yang bermain dalam film Mengejar Matahari.

Demi komitmennya tersebut, dia berhati-hati memilih pekerjaan di luar urusan tulis-menulis. ”Kalau kerjaan di kantor lagi ribet, aku enggak mau ngambil kerjaan lain,” kata Agni.

Selain disibukkan dengan pekerjaan kantor dan kuliah, Agni belakangan juga bersiap mengikuti shooting sebuah film layar lebar.

”Judulnya masih rahasia. Shooting-nya juga masih nunggu pemilu tahun depan (2009) selesai, he-he…,” kata Puteri Indonesia 2006 ini menambahkan

Selamat Bapak Presiden RI Bambang Susilo Yudhoyono Mendapat Cucu Pertama Perempuan Dari Aulia Pohan

In Raja Ratu on Agustus 18, 2008 at 4:53 pm

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima ucapan selamat untuk dua peristiwa di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (17/8). Selain memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, hari itu, pada pukul 06.21, dia juga mendapat cucu pertama.

Annisa Larasati Pohan, putri mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan, yang menikah dengan anak sulung Presiden Yudhoyono, Kapten (Inf) Agus Harimurti Yudhoyono, melahirkan anak perempuan lewat operasi caesar di Jakarta.

”Perempuan cucu saya, namanya belum diputuskan,” ujar Yudhoyono sambil tersenyum di halaman istana, didampingi istrinya, Kristiani Herawati.

”Apa yang kami terima ini (cucu) lebih meningkatkan semangat kami sekeluarga melanjutkan tugas untuk negeri ini, sampai masa akhir bakti saya insya Allah tahun depan,” ujar Yudhoyono.

Ayahanda Annisa, Aulia Pohan, pun mengatakan senang punya cucu perempuan. ”Tentu, tentu senang,” ujarnya, sambil berusaha menutupi wajah dengan tangan saat kamera televisi menyorotinya, di lobi Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, Minggu (17/8) pagi.

Aulia turun ke lobi dari lantai III RSPI beberapa saat setelah Presiden Yudhoyono dan Ny Ani Yudhoyono meninggalkan RSPI sekitar pukul 07.30 pagi.

Putri Raemawasti Kembali ke Surabaya Setelah Tugas Sebagai Putri Indonesia Selesai

In Raja Ratu on Agustus 9, 2008 at 4:31 pm

Minggu depan, tugas Putri Raemawasti (21) sebagai Putri Indonesia 2007 berakhir. Raema, panggilannya, akan menyerahkan mahkota Putri Indonesia kepada penggantinya pada malam pemilihan Putri Indonesia 2008, Jumat (15/8), di Plenary Hall Jakarta Convention Center.

”Rasa sedih, sih, belum terasa, mungkin nanti setelah crowning (penyerahan mahkota). Yang jelas, aku bangga pernah jadi Putri Indonesia,” kata Raema yang terpilih menjadi Putri Indonesia 2007 pada 3 Agustus 2007, menggantikan Agni Pratista.

”Aku bangga karena jadi kaya pengalaman. Aku bisa ketemu banyak orang dari berbagai kalangan, dari pengusaha sampai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Aku jadi tahu situasi negara ini,” kata Raema.

Bulan Juni lalu, gadis kelahiran Blitar, Jawa Timur, ini bertolak ke Vietnam mengikuti ajang Miss Universe 2008. Sayang, Raema harus pulang dengan tangan hampa. Namun, dia mengaku tak kecewa karena sudah memberikan yang terbaik.

Selesai menjadi Putri Indonesia, Raema berencana kembali ke Surabaya, meneruskan kuliahnya di Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember, semester empat.

”Mungkin aku akan berkarier di Jakarta, tetapi belum tahu mau apa,” kata Raema yang sudah ditawari tugas sebagai pemandu acara dan pemain film ini.

Putri Patricia Tidak Kapok Memerankan Karakter Antagonis Jahat

In Pemain Film, Raja Ratu on Juli 27, 2008 at 6:04 pm
Artis sinetron dan presenter Putri Patricia (28 ) rupanya belum kapok memerankan tokoh antagonis. Buktinya, saat ini dia sedang syuting sinetron berjudul Zahrah. Di situ, dia juga tampil sebagai tokoh jahat bernama Tania.

”Saya jadi cewek yang sangat manipulatif, biang kerok, ambisius, dan suka mengadu domba,” kata Putri saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (26/7) sore. Rencananya, sinetron itu bakal ditayangkan untuk menyambut bulan Ramadhan, sekitar pertengahan Agustus nanti.

Gadis bermata indah ini memang terbiasa memerankan tokoh antagonis sejak pertama kali terjun di layar televisi tahun 1995. Bahkan, dia merasa lebih gampang memasang tampang jahat. Wah, kalau dibenci penonton bagaimana?

“Enggak apa-apa. Itu, kan, sekadar menjalankan peran. Lagian, kalau benar-benar dibenci, berarti peranku berhasil dong,” katanya sambil tertawa renyah.

Meski sudah main dalam 20 sinetron lebih, Putri mengaku tak lelah syuting setiap hari. ”Untuk cari duit sebelum kawin!” katanya. Memang sudah punya pacar? ”Sudah ada, tapi belum bisa di-exposed,” papar artis yang mendapat nominasi Artis Terbaik Vidia FFI 2006 itu.

Kamidia Radisti, Dilecehkan Pria Mabuk

In Raja Ratu on Juli 23, 2008 at 6:09 am
Pengalaman Miss Indonesia 2007, Kamidia Radisti di ajang Miss World 2007, benar-benar tak mengenakkan. Di Sanya, China, Disti, demikian ia biasa disapa, pernah digoda dan dipeluk oleh seorang pria mabuk. Bukan hanya Disti, kontestan dari negara lain pun mengalami hal serupa.

Pengalaman buruk yang menurutnya adalah bentuk pelecehan seksual ini terjadi pada sebuah acara jamuan makan malam yang diadakan pihak sponsor dengan seluruh kontestan Miss World 2007.

“Yang datang 90% laki-laki berumur. Mereka mabuk, menyuruh kami minum, merokok, dan tangannya jahil,” kata Disti, saat ditemui di sebuah restoran di kawasan Kebun Sirih, Jakarta, Rabu (12/12). Menanggapi godaan itu, tentu saja Disti marah. Tidak tahan, Disti lalu meminta tolong salah seorang petugas keamanan agar diantarkan ke ruang lain.

Di salah satu ruang, Disti ternyata tidak sendiri. Dia bertemu dengan para kontestan lain yang mengeluhkan hal serupa dengannya. “Kami marah dan sempat mau pulang, tapi nggak jadi. Sebab, kami masih menghormati rangkaian acara di sana,” katanya

Nadine Chandrawinata Belajar Menari Kontemporer

In Model, Raja Ratu on Juli 20, 2008 at 4:06 am
Model dan Puteri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata (24), merasa beruntung bisa ikut bermain dalam film terbaru sutradara Garin Nugroho. Film musikal Generasi Biru itu menceritakan perjalanan hidup kelompok musik Slank, dan Nadine harus banyak menari di situ.

“Sewaktu jadi Puteri Indonesia dan persiapan Miss Universe dulu, aku sudah belajar tari-tarian, seperti waltz, tango, salsa, cha-cha, sampai jaipong. Tetapi, baru sekarang belajar tari kontemporer,” kata Nadine di Jakarta, Sabtu (19/7).

Guru tari Nadine adalah koreografer dan penari profesional Eko Supriyanto. Hari Sabtu kemarin, meski sedang tidak shooting, Nadine dan Kaka (vokalis Slank) tetap semangat berlatih menari di studio milik Garin di Depok, Jawa Barat. ”Beda banget sama tari-tarian sebelumnya. Yang diajari Mas Eko gerakannya smooth banget, bahkan ada beberapa gerakan tari tradisional yang diajarkan,” ujar bintang film kelahiran Hannover, Jerman, 8 Mei 1984, ini.

Dalam film itu, Nadine tidak memainkan satu karakter tetap. Karakternya disesuaikan dengan lagu-lagu Slank yang menjadi tema di setiap adegan film tanpa dialog ini. ”Di lagu Orkes Sakit Hati, aku jadi orang yang sakit hati. Di lagu Balikin, aku jadi perempuan yang lagi sakau. Sangat menantang!” tandas calon sarjana ilmu periklanan dari London School of Public Relations ini.

Putri Indonesia 2008 Sulit Menang Di Miss Universe Karena Masih Malu-malu Tampil Dengan Bikini Two Pieces

In Raja Ratu on Juli 17, 2008 at 5:54 am
Kontestan Miss Universe asal Indonesia Putri Raemawasti diprediksi sulit menang di ajang Miss Universe 2008 yang digelar di Vietnam. Selain tak terdengar gaungnya di situs-situs internasional, penampilan Putri di berbagai acara terlihat kurang menyakinkan. Wanita asal Jawa Timur itu malah terlihat malu-malu saat pertunjukkan dengan bikini di Diamond Bay Resort, Rabu (2/7) kemarin pagi. Seperti dikutip VietNamNet Bridge, penampilan Putri dengan menggunakan kacamata hitam, terlihat seperti menahan udara panas.

Hal ini sangat bertolak belakang dengan penampilan beberapa peserta lainnya. Miss Australia, Laura Dundovic contohnya. Dengan percaya diri yang tinggi dirinya berlenggak lenggok di depan fotografer.

Sementara itu, perhelatan Miss Universe 2008 sendiri bersiap untuk memasuki babak final. Gedung tempat diselenggarakan pemilihan wanita tercantik itu bahkan sudah siap diresmikan. Dikutip dari VietNamNet Bridge kemarin, pemotongan pita untuk mendandai pembukaan tersebut dilakukan Hoan Cau Nha Trang Company dan Universe Corporation.

Crown Convention Center terletak satu kompleks dengan Diamond Bay Resort yang berada di kota peristirahatan Nha Trang, Vietnam. Pihak Hoan Cau Nha Trang Companu mengatakan, mereka mengucurkan dana senilai USD 9,8 juta (setara Rp 89,8 miliar) untuk membangun fasilitas tersebut.

Gedung serbaguna tersebut berdiri di atas lahan seluas 10 ribu meter persegi dan mampu menampung 7.500 kursi. Fasilitas tersebut juga dilengkapi teknologi suara supercanggih dan sistem pencahayaan yang diimpor dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa. ”Crown Convention Center merupakan fasilitas serbaguna terbesar di Vietnam,” ujar Nguyen Quoc Toan, general director Universe Corporation.

Selain itu, ada fasilitas konfresi dan ruang media yang mampu menampung sekitar 1.000 wartawan yang diperkirakan bakal memenuhi Nha Trang untuk meliput perhelatan Miss Universe 2008. ”Kami berusaha semaksimalnya untuk kesuksesan kontes tersebut,” tambah Nguyen. Final Miss Universe 2008 bakal berlangsung 14 Juli 2008

Angelina Sondakh Tinggal Di Hutan Kalimantan Untuk Mencari Putri

In Raja Ratu on Juli 15, 2008 at 5:46 am
Puteri Indonesia 2001 Angelina Sondakh mulai 25 Agustus 2008 akan tinggal di hutan Kalimantan. Tidak selamanya, hanya dua minggu. Kedatangannya ke sana untuk mencari ”putri” atau princess yang tidak kalah mencuri perhatian. Siapa princess itu? Tidak lain orangutan yang bernama Princess.

Angie akan menjalani syuting pembuatan film dokumenter tentang Princess, orangutan yang sukses menyesuaikan diri kembali dengan habitat aslinya di hutan Kalimantan. Banyak orangutan dewasa dibunuh pemburu. Anak-anaknya lalu diselundupkan ke luar hutan dan dijual secara ilegal. Salah satunya Princess.

Bagi Angie yang sejak tahun 2006 didaulat menjadi Duta Besar Orangutan oleh Orangutan Republik Education Initiative, penyelamatan orangutan berarti besar. Tidak hanya berarti menjaga orangutan dari kepunahan, tetapi secara luas juga melestarikan hutan yang menyediakan sumber air bagi kehidupan manusia.

Angie sebenarnya mengaku sedang sibuk mempersiapkan diri untuk penjaringan calon anggota legislatif tahun 2009. Namun, demi Princess ia rela meninggalkan hiruk-pikuk Jakarta.

”Sekalian untuk penyeimbangan. Pusing di politik terus yang penuh pertaruhan kekuasaan. Jadi, senanglah mau masuk hutan. Siapa tahu bisa menemukan energi yang baru,” katanya seusai menghadiri acara di Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu

Sandra Angelia, finalis dari Jawa Timur dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2008

In Raja Ratu on Mei 16, 2008 at 5:13 pm
Sandra Angelia, finalis dari Jawa Timur dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2008 dalam Malam Puncak Miss Indonesia 2008 di Balai Sidang, Jakarta, Rabu dini hari setelah menyisihkan 32 finalis lainnya.

Sandra yang lahir di Surabaya 11 Mei 1986 sebelumnya masuk ke babak tiga besar bersama finalis asal Maluku, Kartika Indah Pelapory dan Priscilla Yvonne Supit dari Sulawesi Utara.

Gadis lulusan S1 arsitektur dari universitas di Australia ini berhasil meraih predikat Miss Indonesia 2008 setelah menjawab pertanyaan presenter Tantowi Yahya tentang prioritas perbaikan yang dilakukannya jika menjadi pemimpin Indonesia.

Dalam kesempatan itu, ia menjawab akan membenahi hukum dengan menertibkan masyarakat agar taat hukum dan membenahi sektor pendidikan dengan membebaskan biaya sekolah, sehingga anak-anak khususnya mereka yang tidak mampu mendapat kesempatan mengenyam pendidikan.

Sandra terpilih setelah berhadapan dengan enam dewan juri penentu yakni Liliana Hary Tanoesoedibjo (ahli mode), Martha Tilaar (pebisnis kosmetika Indonesia), Yuddy Chrisnandi (anggota Komisi I DPR), Peter F Saerang (penata rambut), Imelda Fransisca (Miss Indonesia 2005), Harry Darsono (perancang busana), dan Darwis Triadi (fotografer).

Dalam konferensi pers usai malam puncak, Sandra yang anak kedua dari pasangan Yusak Hadisiswantoro dan Asti Tanuseputra mengatakan, kemenangan ini dipersembahkan buat orang-orang terdekat yang selalu memberi dukungan dalam ajang pemilihan Miss Indonesia.

“Kemenangan ini untuk semua teman-teman, keluarga, dan bangsa ini. Saya merasa sangat bahagia bisa terpilih,” kata penyuka musik Jazz ini.

Ia menambahkan, kemenangan ini merupakan semangat agar selama satu tahun ke depan bisa menjadi Miss Indonesia yang terbaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya ingin menjadi yang paling baik dan menjadi perempuan teladan bagi perempuan Indonesia,” ujar gadis yang suka gado-gado ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Juri, Martha Tilaar mengatakan, pemenang Miss Indonesia 2008 diharapkan menjadi panutan perempuan Indonesia, tetap rendah hati, merakyat, dan selalu melayani.

“Sekarang, bangsa kita memang sedang terpuruk, tapi kita harus tetap optimis,” ujarnya.

Selain Miss Indonesia 2008, malam puncak juga menobatkan Kartika Indah sebagai “runner up” pertama dan Priscilla Supit sebagai “runner up” kedua.

Sementara gelar Miss Persahabatan diraih wakil dari NTB, Wayan Macrae, Miss Kulit Terindah diperoleh Priscilla Supit, Miss Rambut Sehat diraih Kartika Indah, dan Miss Favorit pilihan pemirsa televisi adalah Sandra Angelia.

Pemenang pertama mendapat uang tunai Rp50 juta, “runner up” pertama Rp25 juta, “runner up” kedua Rp15 juta, serta empat Miss lainnya masing-masing mendapat hadiah Rp10 juta.

Malam puncak pemilihan Miss Indonesia 2008 dimeriahkan bintang tamu antara lain Yovie & Nuno, Once, Bunga Citra Lestari, Afgan, Marcell, dan Aluna Big Band.

Selain Tantowi, acara malam puncak juga dipandu Joice Triatman, Indra Bekti, dan Olga Syahputra.

Sebanyak 1.500 remaja puteri mengikuti ajang Miss Indonesia yang kali ini memasuki tahun keempat.

Setelah melalui babak penyisihan, terpilih 33 finalis dari sembilan kota audisi, yakni Medan, Pontianak, Manado, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Denpasar, dan Jakarta.

Putri Raemawasti Putri Indonesia 2007 Belum Pernah Ke Ternate

In Raja Ratu on April 21, 2008 at 6:07 am

<div align=”justify”>Puteri Indonesia 2007, Putri Raemawasti (21), baru berkunjung ke Ternate, Maluku Utara. Putri asal Jawa Timur ini mendapat undangan menghadiri ulang tahun ke-73 Sultan Ternate yang dikemas dalam acara Legugam Moluku Kerahu 2008.

”Acaranya seperti pesta rakyat. Ada banyak makanan tradisional dan penampilan adat istiadat Ternate,” cerita Raema tentang acara yang berlangsung selama 7 hari 7 malam itu.

Selama di Ternate, ia puas berjalan-jalan keliling daerah itu.

”Pantai di Ternate benar-benar indah. Rumah penduduk di sekitarnya masih sangat sedikit, saya menyangka Ternate itu kampung banget deh … eh nggak nyangka kalau di Indonesia ada juga tempat yang indah” tutur mahasiswa jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, ini.

Katanya, keindahan alam Ternate belum populer, bahkan di dalam negeri sendiri sekalipun. Dari Ternate, Raema menyimpan pengalaman unik. Dia sempat ditawari memberikan nama pada satu dari 300 pulau yang belum memiliki nama, tetapi dia menolaknya.

”Lebih baik kalau warga Ternate sendiri yang memberi nama,” kata Raema beralasan.

Sebelum meninggalkan Ternate, dia menyempatkan memborong berbagai jenis kue bagea.

”Ya, sebagai oleh-oleh, buah tangan gitu,” kata Raema, yang Juli nanti bertolak ke Vietnam untuk mengikuti pemilihan Miss Universe 2008.</div>

Bisnis Mimpi Memberi Keuntungan Hingga 140 Milyar Buat TV Swasta. Para Finalis Kebanyakan Jatuh Miskin

In Atlet, Pemain Film, Pemain Sinetron, Pembawa Acara, Penulis, Penyanyi, Raja Ratu on April 6, 2008 at 1:57 am
Dalam lima tahun terakhir, stasiun televisi berlomba-lomba menggelar acara kontes menyanyi dan idola-idolaan yang pemenangnya ditentukan dengan jumlah SMS. Mengapa itu dilakukan? Jawabnya: kontes seperti itu adalah bisnis besar yang melibatkan banyak pemilik modal.

“Kalau tidak menguntungkan, tidak mungkin RCTI memproduksi Indonesian Idol sampai lima kali,” ujar Daniel Hartono, Project Director Indonesian Idol, Jumat (4/4) di Jakarta. Dia tidak bersedia merinci berapa keuntungan yang diraih dari acara itu.

Namun, kita bisa menghitung secara kasar berapa uang yang bisa diputar oleh acara seperti Indonesian Idol. Menurut Daniel, dalam satu musim kontes, jumlah total SMS yang masuk berkisar 6 juta-7 juta. SMS ini berjenis premium dengan tarif Rp 2.000. Dengan demikian, uang yang berputar dari SMS saja mencapai Rp 12 miliar-Rp 14 miliar per musim kontes.

Uang tersebut memang tidak seluruhnya masuk ke kantong stasiun televisi. Menurut Daniel, uang yang terkumpul dari SMS harus dibagi ke pemegang format acara dan merek Idol, yakni Freemantle, content provider (CP), dan operator seluler. Bagaimana pembagiannya? Daniel tidak bersedia menjelaskan.

Adita Irawati, Division Head Public Relation Indosat, memberi gambaran, biasanya operator seluler bekerja sama dengan CP untuk bisnis SMS bertarif premium. Operator menyediakan jaringan, sedangkan CP mengisi jaringan tersebut dengan program acara, kuis, atau permainan. Nah, biasanya CP bekerja sama lagi dengan penyelenggara acara termasuk televisi.

Dalam kerja sama antara operator dan CP, pembagian keuntungan ditentukan berdasarkan kelas perjanjian. Untuk Kelas A, CP memperoleh 65 persen, sedangkan operator 35 persen. Untuk Kelas B, CP 60 persen, operator 40 persen. Untuk Kelas C, keuntungan dibagi sama besar. Adita tidak tahu pasti bagaimana perjanjian pembagian keuntungan untuk acara-acara kontes menyanyi di televisi.

Keuntungan yang dibagi, lanjut Adita, adalah keuntungan tarif premium setelah dikurangi tarif dasar SMS sebesar Rp 350. Dengan demikian, jika tarif SMS premium adalah Rp 2.000, uang yang dibagi antara CP dan operator adalah Rp 1.650 per SMS. Untuk acara idola-idolaan, porsi keuntungan yang diperoleh CP masih harus dibagi lagi kepada stasiun televisi dan pihak lain.

Daniel mengatakan, sebenarnya SMS hanya menyumbang 5 persen-10 persen dari seluruh keuntungan yang diperoleh Indonesian Idol. Keuntungan terbesar tetap diperoleh dari iklan. Nah, untuk acara Indonesian Idol, okupansi iklan rata-rata mencapai 100 persen atau 18 menit dari setiap durasi acara satu jam.

“Bisnis mimpi”

Karena acara-acara semacam ini bisa menggerakkan modal dalam jumlah besar, tidak heran jika stasiun televisi berlomba-lomba memproduksi kontes-kontes serupa. Setelah sukses dengan Indonesian Idol, misalnya, RCTI menggelar Idola Cilik dan Saatnya Jadi Idola. TPI menggelar KDI, Dangdut Mania, dan Dangdut Mania Dadakan. Indosiar, dulu, menggelar AFI dan AFI Junior. Bahkan, ada televisi yang mengonteskan pemilihan pembantu rumah tangga untuk dipekerjakan di rumah seorang artis sinetron.

Seiring dengan makin banyaknya acara semacam ini, semakin gencar dan luas pula stasiun televisi dalam menyebarkan hasrat untuk terkenal dan kaya raya secara instan. Hafni Sari Damayanti, Media Relation RCTI, mengatakan, audisi Indonesian Idol 2008 dilakukan di 15 kota, sebelumnya hanya di sembilan kota. Tahun ini, pencarian peserta audisi bahkan dilakukan ke sekolah-sekolah, markas tentara, hingga warung internet.

Hasrat untuk terkenal juga disebarkan dengan cara menampilkan pemenang kontes di atas panggung musik yang gemerlap juga sinetron. Penyelenggara memotret kehidupan pemenang kontes yang berubah dari miskin menjadi kaya raya. Selanjutnya, kisah dan drama kehidupan para peserta itu ditayangkan sebagai bagian dari keseluruhan acara kontes idola-idolaan.

Hasilnya sungguh luar biasa. Puluhan hingga ratusan ribu orang histeris untuk mengikuti audisi. Puluhan juta pemirsa televisi hanyut menyaksikan drama kontes. Mimpi pun berubah menjadi sebuah kebutuhan. Ketika itulah, penyelenggara kontes tinggal menarik keuntungan.

Ini memang bisnis dengan mimpi sebagai komoditasnya.

Baca Juga

Kisah Selebriti Gagal – Korban Keserakahan TV Swasta

Sungguh Mengecewakan Ternyata Kematian Putri Diana Murni Kecelakaan

In Raja Ratu on April 1, 2008 at 4:02 pm
Pengadilan London, Senin (31/3), menegaskan, tidak ada komplotan yang melibatkan agen rahasia dan keluarga Kerajaan Inggris dalam peristiwa tewasnya Putri Diana dan pacarnya, Dodi Al Fayed, tahun 1997. Mohamed Al Fayed, ayah Dodi, menggugat adanya konspirasi yang menghendaki kematian Putri Diana dan Dodi.

Hakim Scott Baker, yang memimpin sidang pengadilan ini, menegaskan, tidak terdapat bukti bahwa Pangeran Philip—suami Ratu Eizabeth II—agen intelijen rahasia (SIS), atau sebuah badan pemerintahan lainnya melakukan sesuatu dengan kematian Diana dan Dodi dalam sebuah kecelakaan mobil di Paris, Perancis, tahun 1997.

Baker kepada juri pengadilan mengatakan, mereka punya opsi untuk memutuskan apakah Diana dan (Dodi) Fayed meninggal karena kecelakaan atau pembunuhan tidak berencana berkenaan dengan ulah para paparazi (para pemburu foto) yang mengejar kendaraan Diana dan Dodi yang dikemudikan Henri Paul. Juri juga bisa membuka tuduhan baru apabila mereka tak jelas dengan penyebab kematian.

”Tidak ada bukti bahwa Duke of Edinburgh (Pangeran Philip) memerintahkan pembunuhan Putri Diana. Juga tak ada bukti bahwa SIS atau organisasi pemerintahan lainnya terlibat,” ujar hakim Baker.

Namun, Baker menegaskan, apa yang dikatakan ini bukan sebuah opsi bagi juri untuk memutuskan bahwa Philip atau siapa pun berada di balik kecelakaan mobil pada 31 Agustus 1997 di Paris, yang berakhir dengan kematian Putri Diana, Dodi Fayed, dan Henri Paul.

Al Fayed menolak

Al Fayed, ayah Dodi, namun menampik pernyataan Baker. ”Sangat menyedihkan,” ujar Al Fayed di pengadilan. ”Jelas sangat memihak,” ujarnya.

Kepolisian Perancis dan Inggris mengemukakan, musibah mobil yang menabrak tiang pada sebuah terowongan di Paris itu merupakan sebuah kecelakaan. Henri Paul mabuk dan memacu cepat mobil yang ditumpangi Dodi dan Putri Diana karena dikejar para paparazi.

Al Fayed sejak lama mengklaim bahwa putranya dan Putri Diana tewas dibunuh oleh sebuah komplotan yang diatur oleh dinas intelijen rahasia Inggris (SIS). Dalang utama di balik semua ini adalah Pangeran Philip. Dia kembali mengungkapkan semua tuduhannya itu saat memberikan kesaksian di pengadilan ini.

Pernyataan Scott Baker ini merupakan awal dari babak akhir di pengadilan khusus yang dimulai 2 Oktober 2007. Perlu beberapa hari bagi dewan juri untuk memberikan keputusan akhir atas kasus kematian Putri Diana dan Dodi Fayed ini.

Selama pengadilan, ditampilkan lebih dari 240 saksi, termasuk teman-teman dekat Putri Diana, sekretaris pribadi Pangeran Philip, mantan Kepala SIS, dan Paul Burrell, mantan kepala rumah tangga Putri Diana.

Al Fayed sempat mengajukan permintaan kepada hakim untuk mengajukan Pangeran Philip sebagai saksi ataupun memberikan pertanyaan tertulis. Semua ini ditolak pengadilan tinggi.

Terungkap bahwa Putri Diana mengungkapkan ketakutan mati dalam kecelakaan mobil. Dia juga takut mati dalam kecelakaan helikopter atau pesawat terbang. Juga terungkap di pengadilan, Putri Diana takut kepada Pangeran Philip, ayah mertuanya.

Biaya pengadilan atas kematian Putri Diana ini cukup menelan biaya. Sampai Februari, biaya mencapai 2,9 juta poundsterling atau sekitar Rp 53,9 miliar.