Rina Mubal Arum Go Internasional Dengan Buka Butik Di Bangkok

Menjadi seorang perancang busana tentu saja memiliki konsep pakaian yang berbeda-beda, basically sesuai dengan kemampuan mereka. Ya seperti salah satu desainer Indonesia, Rina Mubal Arum, yang menyukai rancangan evening dress dan cocktail. Memang tak mudah merancang evening dress dan cocktail, dibutuhkan banyak inspirasi untuk menghasilkan beberapa busana yang berbeda-beda. Sehingga orang yang memakainya pun terlihat cantik dan anggun. Itulah tujuan dari Rina Mubal Arum.

11189657_827160267366213_1648815802_n

“Rancanganku simple, tidak berlebihan tapi tetap terlihat cantik saat memakainya. Aku main di cutting, jadi yang pakai lebih terlihat slim. Tidak terlalu rame tapi elegan,” tutur Rina saat ditemui pada ajang Indonesia Fashion Week 2015 di JCC Senayan Jakarta Pusat Kamis 26 Februari 2015. Selama dua tahun, wanita bertubuh mungil tersebut membuka butik bukan di Indonesia, tapi justru di Bangkok, Thailand dengan nama label Mubal Arum. Menurut dia, banyak orang Bangkok yang menyukai rancangannya. Sehingga kiprahnya di dunia fashion justru sukses di negeri orang.

11232566_893630850695598_242464371_n

“Butikku ada di Bangkok sejak tahun2012. Baru rencana buka di Indonesia. Di sana fashionnya sangat maju, dan saya akan merambah ke Indonesia. Jadi selama kalau pesan by online biasanya, kita ada tempat juga sih di sini tapi bukan resmi butik,” terangnya. Di Bangkok sendiri, lanjutnya, ada beberapa selebriti Thailand yang memakai baju saya. Mereka suka dengan rancangan saya. Kalau di Indonesia kemarin Tika Ramlan pesan baju sama saya.

11247025_828883993859529_1976062989_n

Tak hanya itu saja keberanian Rina, ciri khas dari desainnya pun terlihat pada pemakaian warna yang cerah. Baginya, siapa saja bisa memakai gaun rancangannya. Itulah salah satu hal yang membedakan dari rancangan Rina. “Kalo untuk warna, selalu di warna cirinya. Aku selalu pilih yang ngejreng, aku mau bikin yang beda. Evening dress tidak harus warna gelap, kita harus percaya diri dengan warna terang agar cantik. Jadi tak hanya kulit putih saja yang berani memakai warna cerah, kulit yang cokelat atau sawo matang pun bagus memakai warna ngejreng,” ujar Rina.

“Itu karena belum dicoba aja, orang Indonesia merasa ga pede. Kalo opini saya, dengan warna cerah bisa menambah percaya diri,” tambahnya. Bila Anda ingin mencoba warna-warna cerah seperti apa kata Rina Mubal Arum, berikut ini tips memakai evening dress atau cocktail saat pergi ke pesta. “Pakai warna cerah tidak masalah, yang penting kita nyaman dengan yang dipakai. Aksesoris jangan berlebihan bila dress banyak payet atau bermotif, gunakan high heels agar terlihat tinggi dan bila dressnya pendek kaki akan terlihat seksi karena terlihat jenjang,” tutupnya.

11098597_707325512709211_1992921104_n

So, Ladies jangan lupa ya tips dari Rina Mubal Arum, bagaimana memakai dress untuk ke pesta agar tidak terlihat berlebihan dan cantik pastinya. Ririn Ekawati baru saja bertemu dengan sahabat lamanya yang juga seorang desainer. Ia adalah Rina Mubal Arum. Mereka bertemu dalam acara Indonesia Fashion Week yang digelar di Jakarta Convention Center, Minggu (1/3). Dalam pertemuan itu, Ririn memakai baju rancangan Rina. Ririn sendiri lah yang memilih baju tersebut. Menurut Rina, baju yang dipakai Ririn saat itu bertema Welcome to My World.

10890942_1532783070336690_988708132_n

 

 

11208208_681967675262126_1590655870_n

 

 

11330794_901155709930741_1791311687_n

Ketika ditanya soal harga baju yang dikenakan Ririn, Rina hanya menjawab, “Kalo masalah harga ada deh, rahasia. Kalo koleksi aku sendiri kan ada cocktail dress sama evening dress, dan itu tergantung desain dan detailnya juga. Harga kisarannya Rp 3.500.000,- sampai Rp 5.000.000,-” ujarnya. “Cukup terjangkau kan, itu untuk harga di Indonesia ya. Kalo di Thailand harganya beda lagi, lebih dari itu. Kalau sama Ririn harganya ya harga temanlah, hahaha…” lanjutnya lagi.

Menurut Rina, ia membuat baju sesuai permintaan saja. “Tapi kebanyakan ketika melihat koleksiku mereka langsung suka dan ngambil baju itu. Paling agak di retouch sedikit kalo semisal agak terbuka mereka minta agak ditutup dikit,” paparnya. Rina juga mengatakan bahwa semua koleksinya dalam Indonesia Fashion Week memang dibawa dari Thailand. Ia pun mengatakan akan segera membuka usahanya di Indonesia agar Ririn sering mampir.

“Iya aku bilang ke dia, masa orang Indonesia cuma di sana aja bukanya. Buka di sini dong…” ujar Ririn.

Kim Sarang Mendapat Anugrah Wanita Dengan Tubuh Terindah

Aktris Kim Sarang yang tenar lewat drama Secret Garden, baru saja dinobatkan sebagai pemilik tubuh terindah di antara jajaran aktris Korea Selatan. Pada 29 Juni, saluran TV kabel tvN membuat ‘Daftar 2015′, yaitu pemeringkatan bintang perempuan dengan tubuh terindah.

Berdasarkan daftar tersebut, Kim Sarang bercokol di posisi nomor satu. Kim dinilai memiliki tubuh yang sehat, payudara yang indah dengan besar yang ideal dan proporsional, dan singset sehingga menjadikannya tubuh wanita yang paling diidamkan oleh pria untuk ditiduri.

Di posisi dua, ada aktris Kang Ye Won, yang sebelumnya mengungkapkan mampu menjaga keindahan tubuh dengan cara berjalan dan berenang.

Selanjutnya, aktris Park Soo Jin di posisi tiga. Si cantik yang terkenal dengan selera makannya yang luar biasa ini, memiliki rahasia kebugaran dan keindahan tubuhnya adalah ada pada ‘makan dan olah raga’. Di posisi empat, aktris Min Hyo Rin, yang menjaga tubuhnya dengan gerakan-gerakan olahraga jantung, sedikitnya tiga kali sehari.

Aktris Moon Chae Won, harus puas masuk ke rangking 5. Tips kebugaran tubuhnya, yaitu konsisten minum banyak air setiap harinya. Di posisi enam, tujuh, delapan, dan sembilan ada rapper Jessi, pemain biliar profesional Cha Yoo Ram, aktris Lee Il Hwa, dan anggota girlband AOA Seolhyun.

Jessi disebutkan bisa mengurangi bobot tubuh gara-gara kesibukannya, sementara Cha Yoo Ram mengonsumsi banyak jenis kacang-kacangan, Lee Il Hwa menempuh cara mengonsumsi jus segar dan teh beras coklat. Sementara Seolhyun, untuk mendapatkan tubuh indah, dirinya harus diet makan hanya sekali dalam sehari.

Denada Dan Jerry Aurum Akhirnya Bercerai

Keputusan penyanyi rap Denada dan sang suami, fotografer Jerry Aurum untuk bercerai ternyata sempat membuat terkejut artis senior yang juga politisi Emilia Contessa. “Tiba-tiba anak saya dateng sudah mantap mau mengajukan gugatan cerai, saya syok dan sedih,” kata ibunda penyanyi rap “Santai Saja” tersebut dalam wawancara di ruang kerjanya, di Kantor DPD RI gedung A lantai 1 Provinsi Jatim, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2015).

Pasalnya, Emilia pun pernah mengalami keretakan rumah tangga. Kini putrinya yang baru menikah sekitar tiga tahun itu justru mengalami masalah serupa. Karena itulah, Emilia mengaku cukup memahami perasaan putrinya. “Peristiwa itu menjadi trauma buat saya, saya tahu bagaimana sedihnya berpisah,” ucapnya.

“Ini yang saya selalu nasehati dia, ternyata mereka memutuskan berpisah, dia bilang. ‘Mah gimana caranya’. Kalau memang sudah bulat betul-betul itu pilihan,” tambah Emilia.Walaupun tak ingin terlalu mencampuri urusan rumah tangga anaknya, sebagai ibu, Emilia tetap berusaha memberikan nasehat kepada Denada. Namun, keputusan Denada untuk berpisah sudah bulat.

Segala upaya menurut Emilia sudah dilakukan. “Pandangan saya apabila anak saya ada masalah namanya keluarga mendamaikan, perbaiki, saya tidak menyalahkan siapapun, saya sudah mencoba memberitahu jalan, tapi dia dewasa dan sudah memutuskan dan bisa mempunyai jalan sendiri,” tutur Emilia.

Artis senior Emilia Contessa (57) tak mau menceritakan penyebab perceraian putrinya, Denada, dengan sang suami, fotografer Jerry Aurum. Namun, anggota DPD RI itu memastikan bahwa Jerry sudah tak lagi memiliki rasa untuk Denada. Hal itu disampaikannya dalam wawancara di ruang kerjanya, di Kantor DPD RI Provinsi Jawa Timur, Gedung A Lantai 1, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2015).

“Kemarin Jerry dateng dan mereka (Denada dan Jerry) masih sapa hai dan cipika-cipiki karena jerry ngambil anak mau diajak pergi (jalan-jalan). Pas bawa anak pulang, saya tanya, ‘Serius mau cerai?’ Saya tanya, karena kalau masih sayang dan mengharapkan jangan bercerai. Dia bilang, ‘Saya sudah enggak ada rasa’,” tutur Emilia.

Gugatan cerai sudah dilayangkan oleh Denada pada 24 Juni 2015. Emilia berjanji akan terus mendampingi putrinya menjalani proses perceraiannya. Sekarang pun ia menetap di rumah Denada di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Dia (Denada) tadinya enggak mau dateng, saya bilang jangan, harus dihadapi. Saya pasti mendampingi, saya berada di samping dia, Dena hanya punya saya. Semenjak Dena menikah, saya tidak pernah tinggal di rumahnya, ini pertama kali saya tinggal di rumahnya,” tuturnya lagi. Mengenai hak asuh anak, menurut Emilia, baik Denada maupun Jerry memutuskan akan dipegang oleh Denada sebagai ibu.

“Anak sudah diomongin, masalah agama sudah dibicarakan, sekolahnya juga. Saya melihat Jerry sangat bertanggung jawab kepada anak. Hak asuh di Dena, tapi kapan saja mau dibawa Jerry silakan, tapi tetap ayahnya harus izin,” ujar Emilia.

Bella Shofie Mendadak Mengaku Telah Menikah dan Intisial BS Menyebar Dalam Daftar Artis Bisa Dibooking

Bella Shofie mendadak mengaku sudah melangsungkan akad nikah dengan pria yang masih dirahasiakan jati dirinya. Pengakuan itu meluncur dari bibir Shofie ketika disinggung maraknya artis yang terseret ke lingkaran prostitusi kelas atas.Bella langsung bereaksi ketika ditanya apakah pernah digoda pria hidung belang untuk kencan berbayar.

“Ngapain saya cari yang haram. Lebih bagus kan cari suami. Lebih baik jadi istri orang daripada jual diri,” sahut Bella di Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2015) malam. Eks kekasih Adjie Pangestu itu juga seperti enggan menanggapi kasus artis AA yang kepergok nyambi sebagai PSK papan atas.

“Intinya saya nggak mau omongin orang lain karena sekarang saya sedang bahagia,” tekan Bella menyinggung sedikit pernikahannya. Namun Bella enggan merinci soal kabar bahagianya. Padahal selama ini, Bella selalu mengaku masih lajang tak banyak bicara ketika ditanya rencana pernikahan. Bella Shofie belakangan disorot karena kerap pamer harta di acara televisi. Tapi yang kini ramai dibicarakan yakni pengakuan nikah mendadak Bella ketika isu prostitusi menggegerkan jagat hiburan.

“Aku nggak mau urusin masalah orang (kasus prostitusi AA) karena aku lagi bahagia,” kata Bella menegaskan dirinya sudah melalui akad nikah dengan pria yang masih disembunyikan identitasnya, Senin (11/5/2015) malam. Sebab, bukan apa-apa, beberapa situs berita seperti Merdeka melansir inisial artis yang dipercaya merupakan wanita booking-an.

Bukan itu saja, inisial itu juga disertakan tarif kencan mereka. Di antara inisial-inisial itu, ada BS yang bertarif Rp 30 juta. Seperti ingin mengamankan nama, Bella dan manajernya, Tata Liem menegaskan, mereka tak pernah terlibat dalam kasus seperti AA. “Nggak ada pengaruh sama sekali. Inisial BS bukan hanya artis. Saya tegaskan kalau di manajemen saya semua artisnya telah memiliki pasangan. Mereka sudah beristri atau bersuami. Jadi ada yang tanggung jawab ke mereka,” tegas Tata.

Selama ini Bella selalu pelit bicara soal rencana pernikahan. Kala ramai dibicarakan soal gaya pamer hartanya, ia juga selalu bilang siap stop tampil glamor jika sudah menikah nanti.Kasus artis AA yang kepergok sebagai PSK kelas atas memang menyeret nama-nama inisial lainnya. Tapi pihak Polres Jaksel yang menciduk sang mucikari RA, menegaskan inisial nama yang beredar tak bisa dipertanggungjawabkan. “Itu bukan dari kami,” tegas Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Audie Latuheru.

Ferrasta Soebardi alias Pepeng Meninggal Dunia

Sekitar pukul dua dini hari, Rabu (6/5) Ferrasta Soebardi alias Pepeng mengeluh dadanya sesak. Ia langsung dibawa ke Rumah Sakit Puri Cinere dan masuk ruang ICU, menurut penuturan Bens Leo. “Mungkin serangan jantung,” ujar Bens saat ditelepon padaa Rabu (6/5) siang ini. Dua orang dokter sempat membantu Pepeng. Ia dipasang alat pernapasan. Seorang dokter lagi masuk ruang ICU, lalu keluar dengan kabar duka. Pepeng dinyatakan meninggal dunia. “Pukul 10.05 WIB tadi meninggal,” ujar Bens.

Pepeng meninggal dikelilingi keluarganya. Seorang putranya yang bernama Mio, dan Tami, istrinya. Menurut penuturan Bens, Pepeng seperti menunggu istrinya datang sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir. Bens sendiri kebetulan berada di sana. Ia sedang menjemput istrinya yang memang seorang dokter di RS Puri Cinere. Pukul 09.30 WIB, sang istri berkata bahwa Pepeng sedang kritis. Bens pun masuk ke ICU, mengunjungi Pepeng. “Dia bilang, ‘Dada saya sesak’. Dia juga sempat pegang tangan saya,” ujar Bens lagi.

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah Pepeng langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Bumi 9 Nomor 98, Komplek Bumi Pusaka Cinere. Seluruh keluarga sudah berkumpul di sana. “Tinggal satu anaknya di Kuala Lumpur, sedang dihubungi,” kata Bens menirukan putra Pepeng. Pepeng dikenal sebagai komedian. Selain di televisi dan radio, Pepeng pernah menjadi pekerja kantoran. Ia lantas beken dengan telekuis Jari-jari, hingga kini.

Pria kelahiran Sumenep, 23 September 1954 itu mengidap penyakit langka yang dikenal dengan nama multiple sclerosis. Pepeng harus memakai kursi roda karenanya. Meski begitu, Pepeng tetap pernah memandu Jari-jari lewat situ.. Beberapa dokter keluar masuk ruangan ICU Rumah Sakit Puri Cinere, Jakarta, Rabu (6/5) sejak pukul 02.00 WIB. Di dalamnya ada Ferrasta Soebardi, komedian Indonesia yang lebih beken dengan nama Pepeng. Ia dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluh dadanya sesak.

Upaya dokter merawat intensif Pepeng tak berhasil. Pukul 10.05 WIB, Pepeng dinyatakan meninggal dunia. “Ada saya, putranya Mio, dan Mbak Tami, istrinya,” ujar Bens Leo saat dihubungi siang. Bens mengatakan, istri Pepeng datang pada saat-saat terakhir. “Tapi dia sempat membacakan Al-Quran dan bilang ‘I love you.'” Bens mengaku melihat langsung detik-detik kritis Pepeng, sampai napasnya terembus untuk terakhir kali. Ia yang sebelumnya tak pernah melihat orang meregang nyawa di depan matanya, menyebut kematian Pepeng itu sangat indah.

“Dia enggak ngorok. Istrinya datang, baru dia lepas. Dia seperti menunggu istrinya,” ucap pengamat musik senior itu. Sebelum Pepeng meninggal, Bens sempat masuk ke ruangan ICU dan berinteraksi dengan pembawa Jari-jari itu. Kata Bens, Pepeng sempat menggenggam tangannya. Ia juga mengeluh dadanya sakit. Sebab meninggalnya Pepeng, diperkirakan Bens adalah sakit jantung. Sebelumnya Pepeng sudah pernah mengalami serangan serupa, Maret tahun lalu. Pria asal Sumenep, Madura itu pernah dirawat di rumah sakit, tapi lalu pulih. Serangan kali ini rupanya telah merenggut nyawanya. Jenazah Pepeng langsung dibawa pulang ke rumah duka di Jalan Bumi 9 Nomor 98, Komplek Bumi Pusaka Cinere, Jakarta.

Meninggalnya Ferrasta Soebardi alias Pepeng, mengejutkan Charles Gozali, sutradara Finding Srimulat. Ia sedang menghadiri sebuah seminar saat dihubungi. Charles mengaku baru mendengar kabar duka itu, dan langsung mengontak putra Pepeng. “Saya kehilangan teman luar biasa,” ucapnya.Charles pernah sekali bekerja sama dengan Pepeng, saat menggarap Finding Srimulat. Meski sulit bergerak dan tak bisa jalan, Pepeng saat itu tetap membantu timnya. Selain mengonsep, ia juga banyak memberi inspirasi.

“Film itu dibuat selama empat tahun. Satu setengah tahun pertama kami enggak dapat sponsor,” ujar Charles bercerita. Ia lalu berkonsultasi dengan Pepeng. Kata-kata sang pemandu telekuis Jari-jari itu menggugahnya. “Dia bilang, ‘Kalau mengalami kondisi sulit, yakinlah itu diberi karena kita mampu. Saya bukan superhero, saya juga sering menengadah dan bertanya pada Tuhan: why me? Tapi Tuhan kemudian melihat ke bawah dan menjawab: why not?’ Itu quote yang unik,” kata Charles lagi.

Puluhan tahun lamanya Pepeng mengidap multiple sclerosis. Penyakit itu menyerang saraf otak dan membuat beberapa anggota tubuhnya lumpuh. Pepeng terpaksa berkursi roda. Belakangan, ia hanya bisa berbaring di ranjang. Pepeng sampai menyebut dirinya “bed man”. Plesetan Batman.Penerimaan ikhlas Pepeng pada penyakitnya membuka mata Charles. Apalah arti 1,5 tahun tanpa sponsor, pikirnya, jika dibanding puluhan tahun menderita seperti Pepeng. Pepeng saja bisa menerima itu, bahkan memarodikannya.”Dia sebut diri bed man. Dia juga bilang, ‘Saya ini enggak sakit kok. Cuma enggak bisa jalan saja’,'” ujar Charles menuturkan.

Charles jadi sangat mengagumi Pepeng. Apalagi saat ia tahu, sampai akhir hidupnya mantan personel Sersan Prambors itu masih menghidupi keluarga. “Dia bekerja online, dia jualan kacang. Dia bantu kami promosikan film.”Menariknya, bantuan yang Pepeng berikan untuk Finding Srimulat adalah cuma-cuma. Ia tak mau dibayar. “Kalian itu orang gila yang waras,” kata Pepeng kala itu kepada Charles.Timnya disebut gila karena berusaha menyatukan kembali kelompok Srimulat yang tercerai-berai, dan membuatkan mereka panggung film. Tapi waras, karena memang begitulah yang seharusnya orang lakukan untuk menyelamatkan bangsa. Lewat penghargaan terhadap budaya dan sejarah.

“Anggap gue sama gilanya seperti kalian,” ujar Pepeng menyambung ucapannya sebelumnya. Saat seharusnya butuh didukung, ia justru mendukung orang lain. Itu yang Charles kagumi darinya.harles sendiri belum sempat mengunjungi Pepeng lagi sejak Januari lalu. “Kondisinya masih sehat saat itu. Saya sempat cerita macam-macam dan dia tertawa sampai sakit perut dan mengangkat tangan. Saya senang masih bisa bikin dia ketawa,” kata Charles mengenangnya.

Charles kini hanya bisa berharap, semangat dan cita-cita Pepeng bisa terpenuhi lewat generasi muda seperti dirinya. “Kalau kita percaya ada kehidupan setelah ini, seharusnya di sana Mas Pepeng sudah tertawa dan lari-lari,” ucapnya. Sebelumnya diberitakan, Pepeng meninggal karena serangan jantung di Rumah Sakit Puri Cinere, Rabu (6/5) pukul 10.05 WIB. Kata Charles, jenazah akan dimakankan di BSD sore nanti, setelah dibawa ke rumah duka di Cinere.

Komedian Ferrasta Soebardi alias Pepeng mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul sepuluh pagi ini (6/5), setelah sebelumnya, pada dini hari tadi, merasakan sesak di dada. Pepeng segera dibawa ke Rumah Sakit Puri Cinere dan masuk ruang ICU. Demikian disampaikan pengamat musik Bens Leo Kebetulan, ia berada di rumah sakit itu.”Mungkin serangan jantung,” ujar Bens saat ditelepon pada Rabu siang (6/5).

Kejadian ini seolah mengingatkan kejadian setahun kemarin, pada Maret 2014, saat Pepeng mengalami serangan jantung dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Puri Cinere.Merunut keterangan Gemirio Muhammad, putra kedua Pepeng, kepada awak media, ketika itu, ayahnya pertama kali terkena serangan jantung dan infeksi paru pada Agustus 2013.

Pepeng menderita Multiple Sclerosis sejak Juli 2005. Ia dirawat di rumah sendiri karena merasa lebih nyaman. Dikatakan Mio, ketika itu, bila di rumah sakit, ayahnya stres. Dirawat di rumah selama 10 tahun terakhir, Pepeng terus dijaga sanak famili secara bergiliran. Kondisinya tak memungkinkan ia dibiarkan sendiri tanpa pengawasan dan perawatan. Di kamar tidur yang disebut “gua,” pemandu telekuis Jari-jari ini mampu menyelesaikan studi S2 bidang psikologi di Universitas Indonesia, juga buku Di Balik Jari-Jari.

Sineas Charles Gozali yang pernah membezuk Pepeng tak pernah lupa candaan sang komedian soal sakitnya. “Ia bertanya kepada Tuhan, ‘Why me?’ Lalu, Tuhan berkata, ‘Why not!'” Komedian Indonesia Ferrasta Soebardi, atau yang lebih dikenal dengan nama Pepeng, dinyatakan meninggal dunia pada hari ini, Rabu (6/5), pukul 10.05 WIB di Rumah Sakit Puri Cinere, Jakarta. Pepeng dirawat di rumah sakit setelah mengeluh sesak napas dan sakit dada.

Penyebab kematiannya diperkirakan adalah serangan jantung. Sebelumnya Pepeng juga pernah mengalami serangan serupa, Maret tahun lalu. Namun, jauh sebelum mengalami sakit jantung, pria asal Sumenep, Madura itu telah bertahun-tahun hidup dengan penyakit langka multiple sclerosis.Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit di mana sistem kekebalan tubuh menyerang selubung pelindung (myelin) yang menutup saraf di otak. Kerusakan myelin mengganggu komunikasi antara otak dan seluruh tubuh. Pada akhirnya, kondisi saraf sendiri mungkin memburuk, dan kerusakannya tak bisa diperbaiki.

Penyebab multiple sclerosis tidak diketahui pasti hingga saat ini. Para ahli hanya meyakini MS sebagai penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendiri. Dalam MS, proses ini menghancurkan myelin, yaitu zat lemak yang melapisi dan melindungi serat saraf di otak dan sumsum tulang belakang. Myelin dapat dibandingkan dengan isolasi pada kabel listrik. Ketika myelin rusak, pesan-pesan yang melakukan perjalanan sepanjang saraf mengalami keterlambatan atau terblokir.

Ayu Azhari Dikabarkan Menikah Dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

Aktris Ayu Azhari kembali menuai kontroversi. Kali ini Ayu dikabarkan telah dinikahi oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Informasi tentang pernikahan ini awalnya terungkap dari pemberitaan media lokal Banyuwangi, tabloid Suksesi. Dalam pemberitaan tersebut terungkap percakapan antara Ayu dengan Forum Klarifikasi Ulama dan Tokoh Banyuwangi.

Di situ, Ayu yang bernama asli Siti Khadijah mengaku telah dinikahi oleh Bupati Adullah Azwar Anas. “Saya menempatkan diri saya ikhlas loh sebagai istri (Bupati Abdullah Azwar Anas). Sama Bu Ayin enggak apa-apa,” kata Ayu, seperti termuat di tabloid Suksesi.

Dikonfirmasi tentang kabar pernikahannya dengan Bupati Abdullah Azwar Anas, Ayu yang mengaku sedang sibuk mengurus anaknya tidak membenarkan atau membantahnya. “Ini bukan ranah saya,” kata Ayu , Rabu, 8 April 2015. “Intinya, no comment.”

Mengenai informasi pernikahan ini, masih berusaha mendapatkan klarifikasi dari Bupati Abdullah Azwar Anas.

Olga Syahputra Meninggal

Olga Syahputra dikabarkan meninggal pada Jumat sore, 27 Maret 2015. Kabar duka tersebut disampaikan oleh Vera, manajer Olga, melalui media sosial Twitter. “Innalillahi wa inalillahi rojiun telah berpulang kesayangan mak, Olga Syahputra jam 5.17 sore di hari Jumat. Minta doa buat kesayangan mak,” demikian penjelasan Vera dalam akun Twitternya, @MakVeraZanobia.

Olga yang dikenal sebagai komedian, pemain film, dan penyanyi, ini meninggal di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, dalam usia 32 tahun. Selama setahun terakhir, Olga dirawat di rumah sakit tersebut karena mengidap penyakit meningitis. Pesan yang ditulis manajer Olga tersebut banyak di-share oleh follower-nya dan penggemar Olga.

Komedian Denny “Cagur” Wahyudi sempat tak percaya kabar soal kematian koleganya di dunia hiburan, Olga Syahputra. Ia pun datang ke rumah orang tua Olga di Jalan Kresna Raya Nomor 4, Jakarta Timur.

“Ternyata kabar itu benar,” kata dia, Jumat, 27 Maret 2015. Denny datang mengenakan peci dan baju koko hitam. Menurut dia, Olga merupakan inspirasi baginya. Khususnya, kata dia, semangat pembawa acara musik ‘Dahsyat’ itu untuk sembuh dari penyakitnya. “Dia tipe pekerja keras dan selalu semangat dalam kondisi apapun,” ujarnya.

Olga meninggal pada Jum’at sore, 27 Maret, setelah setahun dirawat di Rumah Sakit Mount Elizabeth. Dia disebut menderita Meningitis. Pria kelahiran Jakarta, 8 Februari 1983 itu terkenal dengan gaya kemayu. Tingkah kocak dan sifat lugu yang lekat di dirinya membuat Olga dicintai banyak penggemar.

Komedian dan presenter itu membangun karir dari bawa. Olga pernah menjadi asisten penyanyi dangdut Rita Sugiarto. Setelah kira-kira setahun bersama Rita, kemudian Olga mulai banyak mendapatkan tawaran kerja, mulai sinetron Si Yoyo hingga menjadi pembawa acara Ceriwis bersama Indra Bekti dan Indy Barends.

Orang makin mengenal sosok Olga yang terlihat heboh dan kocak di televisi. “Meski dia sudah terkenal, kita masih sering kontak. Dia sangat luar biasa,” kata diva dangdut itu. Menurut Rita, sejak dari dulu Olga memang suka bicara ceplas-ceplos . “Dia apa adanya. Ceplas, ceplos. Tapi belakangan ia juga mulai tampak lebih dewasa, tentu makin bisa menjaga, ” kata Rita kepada Tempo, Ahad 11 Mei 2014.

Kabar meninggalnya presenter kocak Olga Syahputra seketika mengejutkan fan. Olga dikabarkan meninggal pada Jumat sore, 27 Maret 2015. Seketika ucapan belasungkawa para penggemar Olga membanjiri lini masa Twitter. Bahkan tagar #RIPOlgaSyahputra menjadi trending topic hari ini. “Yang kita perlukan adalah mengirim doa minimal Alfateha untuk Yoga Syahputra.#RIPOlgaSyahputra,” cuit salah satu penggemar Olga.

“Puasa tahun ini tanpa canda tawamu kak Olga, sahur dan buka tanpa candamu,” cuit yang lain. Olga dikabarkan meninggal di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, pada usia yang terbilang muda: 32 tahun. “Innalillahi wa inalillahi rojiun telah berpulang kesayangan mak olga syahputra di jam 5.17 sore di hari jumat. minta doa buat kesayangan mak,” cuit Mak Vera, manajer Olga, lewat akun Twitter-nya, @MakVeraZanobia.

Olga Syahputra meninggal pada Jumat sore, 27 Maret 2015, di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Kabar tersebut disampaikan oleh manajer Olga, Vera, dalan akun media sosial Twitter miliknya.

“Innalillahi wa inalillahi rojiun telah berpulang kesayangan mak olga syahputra di jam 5.17 sore di hari jumat. minta doa buat kesayangan mak,” tulis Vera diakun Twitternya @MakVeraZanobia. Olga yang punya nama asli Yoga Syahputra hampir satu tahun belakangan menderita sakit meningitis. Olga wafat diusia 32 tahun. Pria kelahiran Jakarta, 8 Februari 1983 itu dikenal sebagai artis serba bisa. Bukan cuma melawak, Olga juga terjun di dunia tarik suara, akting di sejumlah film dan sinetron, serta menjadi pembawa acara hiburan di stasiun televisi dan off air.

Karena itulah Olga menyabet sejumlah penghargaan dari tahun 2009 sampai 2013. Pada 2009, Olga mengantongi tiga penghargaan yakni sebagai Presenter Musik Variety Show Terfavorit, dan Pelawak Terfavorit di ajang Panasonic Award, serta Pembawa Acara Favorit di Indonesia Kids Choice Award.

Selanjutnya tahun 2010, Olga memenangi penghargaan Pelawak Terfavorit di ajang Panasonic Gobel Awards. Tahun 2011, Olga mendapat dua penghargaan sebagai Presenter Musik Variety Show Terfavorit dari Panasonic Gobel Awards, dan Pembawa Acara Favorit di Indonesia Kids Choice Awards. Pada tahun 2012 dan 2013, Olga mendapat dua penghargaan dari Panasonic Gobel Awards. Olga dianugerahi sebagai Presenter Talent Show Terfavorit tahun 2012, dan Pelawak Terfavorit pada tahun 2013.

Meninggalnya komedian sekaligus presenter Olga Syahputra, 32 tahun, membuat rumah orang tuanya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, disesaki ratusan pelayat. Para pelayat sebagian besar adalah tetangga dan kerabat Olga. Seorang pelayat yang juga tetangga orang tua Olga, Rina, mengatakan mendapat informasi ihwal meninggalnya Olga dari dari penjaga rumah orang tua Olga, Nur Rohman dan Nurhida. “Saya terima kabar pukul 16.30,” kata Rina kepada Tempo, Jumat, 27 Jumat 2015

Olga meninggal setelah setahun dirawat di Rumah Sakit Mount Elizabeth. Dia disebut menderita meningitis. Paman Olga, Ariswan, menyebut jenazah baru akan tiba di Indonesia Sabtu pagi, 28 Maret 2015. “Rencana akan dimakamkan di Pemakaman Pondok Kelapa,” ujarnya. Di rumah orang tua Olga, kini digelar pengajian. Di ruang tamu rumah tersebut, telah disiapkan tempat tidur beralaskan kain batik yang akan dipakai untuk membaringkan jenazah Olga.

Olga Syahputra dikabarkan meninggal pada Jumat sore, 27 Maret 2015, di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Kabar tersebut dibenarkan oleh manajer Olga, Vera, lewat akun media sosial Twitter miliknya. “Innalillahi wa inalillahi rojiun telah berpulang kesayangan mak olga syahputra di jam 5.17 sore di hari jumat. minta doa buat kesayangan mak,” tulis Vera di akun Twitter-nya, @MakVeraZanobia.

Presenter yang punya nama asli Yoga Syahputra itu memang hampir satu tahun belakangan ini menderita sakit meningitis. Ketika dia dirawat di Singapura, pernah beberapa kali muncul isu dia meninggal. Isu tersebut selalu dibantah keluarga dan manajer Olga. Namun hari ini Olga berpulang pada umur 32 tahun. Pria kelahiran Jakarta, 8 Februari 1983, itu terkenal dengan gayanya yang kemayu. Tingkah kocak dan sifat lugu yang lekat kepadanya membuat dia dicintai banyak penggemar. Selain berkecimpung di dunia lawak, Olga membintangi sejumlah film layar lebar.

Film berjudul Tina Toon dan Lenong Bocah the Movie yang tayang pada 2004 menjadi film pertama Olga. Tahun 2008 bisa disebut sebagai tahun larisnya Olga di dunia film. Sebab, ada lima judul film yang dia bintangi selama 2008. Film-film tersebut yakni Susahnya Jadi Perawan, Mau Lagi?, Basahhh…, Cintaku Selamanya, dan Mas Suka, Masukin Aja Besar Kecil It’s Okay.

Selanjutnya, pada 2011-2014, Olga membintangi satu judul film per tahun. Film Pacar Hantu Perawan dia bintangi pada 2011, Kung Fu Pocong Perawan (2012), Taman Lawang (2013), dan Olga & Billy Lost in Singapore (2014). Selain menjadi bintang film, Olga membintangi sejumlah sinetron, seperti Senandung Masa Puber, Kawin Gantung, Si Yoyo, Doo Bee Doo, Tarzan Cilik, dan Mister Olga.