Monthly Archives: Mei 2008

Julia Perez Tidak Terima Foto Foto Bugilnya Disebar Oknum Di Internet

Julia Perez tidak kuasa membiarkan foto-foto syur-nya terpampang bebas di koran terbitan ibu kota yang oplahnya bertambah secara drastis sementara dirinya tidak mendapat apa-apa. Selama dua hari ini, foto Julia Perez yang terlihat vulgar dan tidak mengenakan sehelai benangpun tersebar luas di internet dan juga dipampang di harian terbitan ibu kota.

Karena dirinya tidak merasa memberikan izin untuk menyebarluaskan foto tersebut Julia bersama kuasa hukumnya melaporkan sang fotografer yang diduga menyebarluaskan foto vulgarnya tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian (PSK), Polda Metro Jaya, Selasa (26/3).

“Saya hadir ke PSK untuk meminta pihak kepolisian karena ada penyebaran foto yang di luar kemauan saya. Foto bisa dilihat di koran,” tukasnya saat ditemui seusai melapor ke PSK, pada pukul 12.30 WIB.

Mengenakan celana panjang coklat dipadu blazer coklat dan baju dalam warna putih Julia didampingi kuasa hukumnya Dwi Heri Sulistiawan, mendatangi PSK pukul 10.50 WIB.

Menurut Diana, asisten pribadi Julia, awalnya foto-foto Julia Perez memang untuk kepentingan pribadi yaitu dalam rangka foto wajib untuk menjadi model atau figuran serta artis sinetron. Namun nyatanya foto-foto yang terlihat telanjang tersebut malah disebarkan salah seorang fotografer dan terpampang di surat kabar ibu kota.

“Sebenarnya fotografer tersebut sudah meminta maaf dan kami tidak mau menyebutkan namanya, dia datang tadi malam. Namun kami ingin pihak yang berwajib menangani masalah ini, dan Julia hanya meminta perlindungan hukum dan tidak mau ada mesalah dengan teman-teman media yang sudah sering memuat berita tentang dirinya hingga ia menjadi terkenal. Bisa-bisa tidak ada lagi media massa yang mau memuat berita sensasional tentang dia bila kami menuntut surat kabar tersebut, jadi lebih mudah menuntut sang fotografer saja yang kebetulan termasuk wong cilik.Bagi dia bukan untuk mencari sensasi dengan laporan ini tapi dia meminta perlindungan hukum, wong dia sekarang banyak job kok, tapi royalti dan hak ciptanya mana?” terangnya.

Foto-foto vulgar Julia itu diambil pada pertengahan tahun 2006, ketika dia sedang pengambilan gambar di daerah sukabumi

Sandra Angelia, finalis dari Jawa Timur dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2008

Sandra Angelia, finalis dari Jawa Timur dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2008 dalam Malam Puncak Miss Indonesia 2008 di Balai Sidang, Jakarta, Rabu dini hari setelah menyisihkan 32 finalis lainnya.

Sandra yang lahir di Surabaya 11 Mei 1986 sebelumnya masuk ke babak tiga besar bersama finalis asal Maluku, Kartika Indah Pelapory dan Priscilla Yvonne Supit dari Sulawesi Utara.

Gadis lulusan S1 arsitektur dari universitas di Australia ini berhasil meraih predikat Miss Indonesia 2008 setelah menjawab pertanyaan presenter Tantowi Yahya tentang prioritas perbaikan yang dilakukannya jika menjadi pemimpin Indonesia.

Dalam kesempatan itu, ia menjawab akan membenahi hukum dengan menertibkan masyarakat agar taat hukum dan membenahi sektor pendidikan dengan membebaskan biaya sekolah, sehingga anak-anak khususnya mereka yang tidak mampu mendapat kesempatan mengenyam pendidikan.

Sandra terpilih setelah berhadapan dengan enam dewan juri penentu yakni Liliana Hary Tanoesoedibjo (ahli mode), Martha Tilaar (pebisnis kosmetika Indonesia), Yuddy Chrisnandi (anggota Komisi I DPR), Peter F Saerang (penata rambut), Imelda Fransisca (Miss Indonesia 2005), Harry Darsono (perancang busana), dan Darwis Triadi (fotografer).

Dalam konferensi pers usai malam puncak, Sandra yang anak kedua dari pasangan Yusak Hadisiswantoro dan Asti Tanuseputra mengatakan, kemenangan ini dipersembahkan buat orang-orang terdekat yang selalu memberi dukungan dalam ajang pemilihan Miss Indonesia.

“Kemenangan ini untuk semua teman-teman, keluarga, dan bangsa ini. Saya merasa sangat bahagia bisa terpilih,” kata penyuka musik Jazz ini.

Ia menambahkan, kemenangan ini merupakan semangat agar selama satu tahun ke depan bisa menjadi Miss Indonesia yang terbaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya ingin menjadi yang paling baik dan menjadi perempuan teladan bagi perempuan Indonesia,” ujar gadis yang suka gado-gado ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Juri, Martha Tilaar mengatakan, pemenang Miss Indonesia 2008 diharapkan menjadi panutan perempuan Indonesia, tetap rendah hati, merakyat, dan selalu melayani.

“Sekarang, bangsa kita memang sedang terpuruk, tapi kita harus tetap optimis,” ujarnya.

Selain Miss Indonesia 2008, malam puncak juga menobatkan Kartika Indah sebagai “runner up” pertama dan Priscilla Supit sebagai “runner up” kedua.

Sementara gelar Miss Persahabatan diraih wakil dari NTB, Wayan Macrae, Miss Kulit Terindah diperoleh Priscilla Supit, Miss Rambut Sehat diraih Kartika Indah, dan Miss Favorit pilihan pemirsa televisi adalah Sandra Angelia.

Pemenang pertama mendapat uang tunai Rp50 juta, “runner up” pertama Rp25 juta, “runner up” kedua Rp15 juta, serta empat Miss lainnya masing-masing mendapat hadiah Rp10 juta.

Malam puncak pemilihan Miss Indonesia 2008 dimeriahkan bintang tamu antara lain Yovie & Nuno, Once, Bunga Citra Lestari, Afgan, Marcell, dan Aluna Big Band.

Selain Tantowi, acara malam puncak juga dipandu Joice Triatman, Indra Bekti, dan Olga Syahputra.

Sebanyak 1.500 remaja puteri mengikuti ajang Miss Indonesia yang kali ini memasuki tahun keempat.

Setelah melalui babak penyisihan, terpilih 33 finalis dari sembilan kota audisi, yakni Medan, Pontianak, Manado, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Denpasar, dan Jakarta.

Marissa Haque Mengamuk Karena Ijazah Palsu

Artis Marissa Haque mencak-mencak karena laporan pengaduannya soal tuduhan ijazah palsu Ratu Atut Chosiyah tidak juga diproses. Ia mencurigai polisi melindungi Gubernur Banten tersebut.

Setelah berkali-kali gagal bertemu dengan tim penyidik, istri Ikang Fauzi ini kembali datang ke Polda Metro Jaya, Rabu (30/4). “Saya protes ke Pak kapolda, saya yang duluan melapor kok pengaduan Atut yang diproses lebih dulu,” kata Marissa dengan nada tinggi.

Kecewa dengan sikap petugas, Marissa yang didampingi pengacaranya, Jonggi Simorangkir,SH hari itu juga mengadukan Kasat Keamanan Negara Polda Metro Jaya, AKBP Turnagogo Sihombing dan dua anak buahnya ke Divisi Propam Mabes Polri dengan tuduhan tidak disiplin dalam melaksanakan tugasnya.

Ia berpendapat, sesuai dengan aturan, laporannya soal ijazah palsu seharusnya lebih dulu diproses. Kalau tidak terbukti, polisi baru memproses kasus pencemaran nama baik yang diadukan Atut terhadap dirinya.

AKBP Turnagogo Sihombing ketika dikonfirmasi menjelaskan pihaknya sudah memproses kasus yang dilaporkan Marissa sesuai dengan aturan hukum. Sebaliknya, pengaduan Atut terhadap Marrisa Haque juga sudah diproses.

Marissa dan Ratu Atut sama-sama saling lapor ke Polda Metro Jaya. Marissa mengadukan wanita Guburner Banten itu yang diduga berijazah sarjana palsu, sedangkan Atut melapor soal pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.

Cornelia Agatha Menikmati Hidup Dengan Melakukan Hobi Terpendam

Setelah melahirkan si kembar, Tristan dan Makayla, 16 bulan lalu, Cornelia Agatha (35) bukannya ”mati kutu”, tak berkegiatan. Justru dia jadi punya banyak kesempatan menggali bakat yang tak didapatkan ketika masih sibuk shooting.

Di antara kegiatan yang sangat dia nikmati adalah kursus memasak, kursus keramik, fotografi, dan main piano. Mulai dari masakan Italia hingga Turki, dia tekuni demi menyalurkan hobi masak.

”Kegiatan semacam ini tak mungkin saya lakukan waktu dulu. Sekarang, saya malah bisa menikmati hidup, merasa menjadi perempuan seutuhnya, he-he-he,” katanya.

Kegiatan yang paling dia sukai adalah kursus keramik. Lia, panggilannya, memang pernah kuliah di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Dia mendalami tekstil.

”Lesnya (keramik) di daerah Ciganjur. Di kawasan ini masih banyak pohon rindang. Sambil membuat keramik, bisa dengerin lagu-lagu Perancis kesukaan saya. Enak banget pokoknya,” kata Lia.

Untuk sementara, dia menunda dulu kegiatan yang banyak menyita waktu, seperti main sinetron.

”Kalau main film dan teater, saya malah tidak apa-apa. Rencananya, ada dua pentas yang mau saya ikuti, yaitu pentas bersama Teater Koma dan drama tari,” kata istri Sonny Lalwani ini.