Monthly Archives: September 2008

Film Laskar Pelangi Serentak Diputar Tayangkan Digedung Bioskop Tanggal 25 September 2008

Produser Mira Lesmana (44) merasa lega setelah film Laskar Pelangi siap diputar serentak di 21 kota se-Indonesia, mulai 25 September nanti. Film yang ceritanya diadaptasi dari novel berjudul sama karya Andrea Hirata itu akan ditayangkan di 75 layar bioskop.

”Rasanya lega, Laskar Pelangi bisa dibuat dan diputar (di bioskop),” kata Mira tentang film yang merupakan kolaborasi peran antara 12 anak Belitong dan 12 aktor, seperti Lukman Sardi, Tora Sudiro, Mathias Muchus, dan Alex Komang.

Film yang soundtrack-nya antara lain diisi band Nidji, Netral, Garasi, serta penyanyi Sherina dan Gita Gutawa ini memulai pengambilan gambar sejak 25 Mei 2008. Film karya sutradara Riri Riza ini hampir 100 persen shooting-nya dilakukan di Bangka Belitung.

”Laskar Pelangi merupakan film keluarga. Kami berharap film ini bisa memberi inspirasi positif bagi penonton. Kami ingin pembaca bukunya bisa tetap merasakan spirit Laskar Pelangi dalam film ini,” katanya bersemangat.

Selain di bioskop, Mira berencana membawa Laskar Pelangi untuk diputar dengan layar tancap di beberapa tempat yang tak ada bioskop.

”Kami belum memutuskan di mana saja Laskar Pelangi diputar dengan layar tancap. Baru satu tempat yang pasti, di Belitung, tempat film ini dibuat,” ucapnya.

Diah Permatasari Senang Berolahraga Dibulan Ramadhan

Pemain sinetron Diah Permatasari (36) yang selama ini hobi berolahraga, di bulan Ramadhan menghentikan kegiatannya ber-treadmill atau fitness di pusat kebugaran.

”Berolahraga itu, kan mengeluarkan keringat. Kita harus mengganti cairan yang keluar itu dengan minum air. Makanya aku enggak berolahraga selama puasa,” katanya.

Baginya, puasa adalah ibadah dan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan umat Islam.

”Kecuali kalau sedang sakit, baru kita boleh tidak berpuasa. Tapi kalau sehat, ya harus berpuasa. Selama puasa aku minum vitamin C dan enggak makan yang pedas,” kata ibu dari Marcelo Reynara Soetopo (9) dan Marciano Renard Soetopo (2) ini.

Beruntung, jadwal shooting-nya untuk sinetron Upik Abu dan Cinta Laura sudah selesai. ”Jadi, aku bisa mengurus anak, yang sulung harus diawasi belajarnya. Dia lagi mid-test di sekolah,” tuturnya.

Untuk Lebaran, Diah berencana mudik ke Solo seminggu sebelum hari-H. Untuk itulah, sejak sebulan lalu ia sudah memesan tiket pesawat buat dirinya, suami, dan anak. Sopirnya akan membawa mobil bersama para pembantu, juga ke Solo.

”Kalau mudik kayak pindahan, semua aku angkut. Enggak cuma koper pakaian dan makanan kering, tapi sopir dan pembantu juga diangkut,” cerita Diah tentang kebiasaan mudiknya.

Kamidia Radisti Miss Indonesia Kini Merambah Dunia Hiburan

Ajang pemilihan ”ratu-ratuan” bisa menjadi pintu menuju dunia hiburan. Setidaknya itulah yang dialami oleh mantan Miss Indonesia 2007 Kamidia Radisti (24). Setelah selesai menjalankan tugasnya sebagai Miss Indonesia 2007, Disti kini merambah dunia hiburan.

Di televisi wajahnya sering muncul. Ia membawakan antara lain acara gosip di Global TV dan acara gadget di Metro TV. Ia juga pernah membintangi sinetron FTV berjudul Sandra. Terakhir kali, ia baru selesai berperan dalam film hantu-hantuan berjudul Hantu Biang Kerok. ”Saya sering mendapat tawaran sinetron, tetapi belum berani terima karena sistemnya kejar tayang,” kata Disti yang mengaku masih sulit mengatur waktu.

Lalu apa konsekuensi dari kesibukannya di dunia hiburan? ”Saya jadi enggak gaul. Maksud saya gaul sama teman-teman lama,” tutur Disti. Teman lama yang dia maksud adalah teman kuliah dan teman kerja di kantor Suave di Bandung serta teman-teman mantan finalis Miss Indonesia 2007 lalu. Disti merasa sangat akrab dengan teman-teman lamanya.

Karena takut kehilangan teman, setiap kali libur kerja Disti memilih melewatkan waktu dengan chatting di internet. Ia chatting sampai lupa waktu. ”Kalau lagi nganggur, saya bisa chatting selama lima jam lebih,” kata Disti yang punya waktu libur 3 hari dalam seminggu. Lupa pacar enggak Dis?

Tika Pangabean dan Project Pop Sibuk Promosi Album Terbaru Top of The Pop

Tika Panggabean (37) bersama grup Project Pop sedang sibuk mempromosikan album baru, Top of the Pop. Mereka jalan dari media satu ke media lain demi album ke-7 ini. Single ”Bukan Superstar” dalam album ini sudah dibuat videoklipnya.

”Ide lagunya dari Gugum. Sekarang, kan, banyak band dan penyanyi baru bermunculan dengan sosok yang sangat ’iconic’. Itu lalu diterjemahkan Gugum jadi lagu ’Bukan Superstar’,” kata Tika.

Untuk videoklipnya, personel Project Pop berkhayal menjadi Ariel ”Peterpan”, Mulan Jameela, Pasha ”Ungu”, Giring ”Nidji”, Letto, Glenn Fredly, dan Dewi Sandra.

”Kita melihat Mulan sedang menarik perhatian, maka diputuskan aku jadi Mulan, ha-ha-ha…. Aku pakai baju kayak Mulan di ’Makhluk Tuhan Paling Seksi’. Aku pakai baju perpaduan India dan Timur Tengah,” katanya.

”Personifikasi Mulan enggak nyambung ya, secara badanku gitu, ha-ha-ha. Aku memarodikan Mulan. Dari baju yang kupakai, orang tahu aku itu Mulan,” katanya.

Sementara promo album terus digeber, ”Responsnya luar biasa. Kami senang album ini diapresiasi bagus oleh teman musisi. Ring back tone (RBT) di provider masuk 10 besar,” kata perempuan yang rajin memasangkan RBT ”Bukan Superstar” pada telepon seluler saudara dan teman-temannya ini.

Akhir Manis Band Peter Pan

Peterpan sepertinya akan mengakhiri perjalanan karier dengan manis. Musica Studio’s menganugerahi Peterpan sebagai band pertama yang mengisi ”wall of fame” di Cihampelas Walk, Bandung.

Nazril ”Ariel” Irham (vokal), Mohammad Kautsar Hikmat atau Uki (gitar), Loekman Hakim (gitar), dan Ilsyah Ryan Reza (drum) mencetakkan telapak tangan di atas lempengan serat optik. Tanda tangan pun mereka bubuhkan. Lempengan itu akan dipajang di pertokoan tersebut.

”Pemasangan handprint bukan berarti kami band terbesar di Indonesia. Kami merasa lebih dihargai, apalagi Bandung adalah asal kami,” kata Ariel.

Sebelumnya, band ini tampil dalam konser mini. Puluhan Sahabat Peterpan (sebutan untuk kelompok penggemarnya) menyaksikan acara tersebut. Dalam konser berformat akustik itu, mereka membawakan empat lagu yang ada dalam album terbaru, Sebuah Nama Sebuah Cerita. Album yang dirilis dalam keping ganda itu memuat 26 hits, seperti ”Tak Bisakah”, ”Aku & Bintang”, ”Ada Apa Denganmu”, dan empat lagu baru.

Kata Ariel, album itu seperti rangkuman perjalanan Peterpan. Agustus 2009 band ini akan memakai nama baru. Sepanjang tahun 2000-2008 Peterpan menghasilkan empat album, termasuk satu album soundtrack film Alexandria. Album mereka termasuk laris. Bintang di Surga (2004), misalnya, terjual lebih dari 2,7 juta keping

Kate Hudson Yang Sangat Pembosan

Aktris Hollywood Kate Hudson mengakui dirinya sangat benci dengan tipe orang yang membosankan. Boleh berbuat apa saja asal jangan bersikap membosankan di depannya.

”Saya pernah langsung meninggalkan kencan saya bahkan sebelum kami memesan makanan gara-gara orang itu pasang wajah yang membosankan, itu seperti menyuruh saya cepat pergi,” katanya.

Hudson saat ini sedang mempromosikan film komedi terbarunya, My Best Friend’s Girl, yang akan diputar di Amerika Serikat, 19 September nanti. Dia mewanti-wanti, jika ingin menjalin hubungan serius, buatlah kesan yang baik bagi orang lain dan jangan sampai terlihat bosan.

”Kalau saya, tipe orang yang sangat menghargai sesuatu yang lucu atau sesuatu yang berbeda,” katanya.

Jika ada kebosanan melanda, tempat memulihkannya justru dengan pulang ke rumah. Bertemu keluarga, anak, dan teman-teman. ”Hal seperti itu membuat saya nyaman dan hidup saya terasa seimbang,” kata perempuan kelahiran 19 April 1979 di Los Angeles, California, AS, ini.

Hudson pernah menikah dengan Chris Robinson dan punya anak bernama Ryder (4). Setelah cerai, pernah menjalin hubungan dengan Owen Wilson dan Lance Armstrong. Kini Hudson kembali menjalin pertemanan yang baik dengan mantan suaminya dengan alasan demi anaknya.

Syahrani Tidak Akan Mudik Karena Lebih Senang Ngenet

Penyanyi jazz Syaharani (36) tidak akan mudik ke daerah asalnya, Malang, Jawa Timur, saat Lebaran nanti. Pasalnya, mama dan kedua kakak perempuan Syaharani sudah tidak bermukim di Malang.

”Mamaku sejak 1986 pindah ke Perth, Australia. Jadi Lebaran aku tetap di Jakarta, nemenin tiga keponakanku yang juga enggak mudik ke Perth. Paling kami makan bersama, lalu jalan-jalan ke downtown, ke Kota, soalnya Jakarta kan sepi kalau Lebaran. Jadi enggak macet,” kata Syaharani.

Ia berujar, ”Pokoknya kalau aku enggak punya pacar sampai Lebaran nanti, ya aku bisa ditemukan di Kota Tua, di Kota sana. Aku mau hunting memotret sama keponakanku,” tutur Syaharani yang juga hobi fotografi.

Keluarga Syaharani memang tidak memiliki tradisi mudik saat Lebaran. ”Kalau mengupayakan ketemu, iya. Tapi tidak harus saat Lebaran,” katanya.

Apalagi setiap hari ia mengontak kakaknya dengan chat di internet dan ber-SMS dengan mamanya. Lewat facebook-nya yang beralamat queenfireworks, Syaharani bisa berbagi cerita dan foto dengan kakaknya dan 2.700-an orang dalam jaringannya.

”Lucu-lucu temanku. Yang perempuan mengirim parfum virtual kalau laki-laki ada yang mengirim Sydney Opera House, keyboard vintage. Aku pernah menulis: marah-marah karena macet, ha-ha-ha, dikomentari macam-macam oleh temanku,” kata Syaharani yang hobi nge-net dan ke mana-mana menenteng laptop.