Monthly Archives: Oktober 2008

Ully Hary Rusady Terinspirasi Tatar Sunda

Seniman dan aktivis lingkungan Ully Hary Rusady berencana menggelar sendratari kolosal bertema keindahan Tatar Sunda dan kebesaran Prabu Wangi, 27 November nanti di Bogor.

”Ide cerita berasal dari buku Nyucruk Galur Mapay Raratan Siliwangi terbitan Balai Seni Pakuan Bogor dan tulisan Tapak Wangi Siliwangi, karya Ayah, Yus Rusady Wirahadi Tenaya,” katanya di sela acara Kemilau Nusantara 2008 di Bandung, akhir pekan lalu.

Dalam kedua tulisan itu, katanya, banyak cerita tentang kearifan Prabu Wangi dalam menata alam di Tatar Sunda. Apa yang dilakukannya ramah lingkungan, seperti memelihara mata air dan membatasi penebangan pohon.

Perempuan kelahiran Garut, 4 Januari 1952, yang populer lewat lagu Rimba Gelap, Pelita Dalam Gulita, dan Pengakuan ini, berharap bisa memberi banyak pengalaman baru pada penonton. ”Mulai dari pengenalan, pemeliharaan, pelestarian, sampai tertarik ikut menjaga keasrian alam.”

”Pertunjukan ini diikuti 90 penari. Kami tidak memerlukan waktu persiapan yang lama karena mereka juga teman-teman kami, jadi tidak sulit. Bagaimanapun, kelestarian lingkungan hidup ini memerlukan dukungan semua pihak,” kata Ully yang tidak pernah lepas dari ikat kepalanya ini.

Kriteria Suami Dewi Yul

Ada yang berbeda dengan lagu yang dinyanyikan Dewi Yull (47). Pemain film dan penyanyi yang kondang dengan lagu Jangan Ada Dusta di Antara Kita ini tampil dalam acara halalbihalal pimpinan cabang Muslimat Nahdlatul Ulama di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (29/10).

Ia melantunkan lagu Munajat Cinta karya Ahmad Dhani, pentolan grup Dewa 19. Perbedaannya, bukan karena Dewi menyanyi tanpa iringan musik, tetapi sebagian lirik lagu itu ia pelesetkan.

Jadilah, ”…. Tuhan kirimkanlah Dewi, kekasih yang baik hati… Yang mencintai Dewi, apa adanya….”

Apakah Dewi sedang mencari suami, setelah bercerai dari Ray Sahetapy? Ia tampak enggan menjawab.

Dewi hanya tersenyum dan tertawa kecil. ”Biar ibu-ibu enggak penasaran lagi, termasuk wartawan,” jawabnya dengan kalimat ”bersayap”.

Akan tetapi, Dewi yang juga populer lewat drama televisi Losmen di layar TVRI ini menambahkan, ia berharap agar lagu yang dia nyanyikan itu diamini oleh para Muslimat NU yang hadir pada acara tersebut.

”Soal kriteria, saya tidak meminta yang macam-macam. Saya ikut seperti yang Allah kehendaki untuk saya,” tuturnya.

Apa sudah ada yang melamar?

”Insya Allah,” jawab pemilik nama lengkap Raden Ayu Dewi Pujiati itu, lagi-lagi sambil tersenyum.

Cornelia Agatha Makan Makanan Organik Supaya Punya Anak Kembar

Punya anak kembar pasti seru. Pemain film dan teater, Cornelia Agatha (35), mengakuinya. Oleh karena itu, ia menolak tawaran main film. Namun, untuk teater ia tak bisa menolak.

”Kalau teater memang tak bisa saya tinggalkan karena ada ikatan batin. Jadwal mainnya juga tak sepadat sinetron,” katanya.

Walaupun kembali aktif berkesenian, ia tetap fokus menjadi ibu rumah tangga. ”Menjadi ibu itu prestasi tertinggi bagi perempuan. Jadi, dibutuhkan totalitas dalam mengurus anak, bukan cuma totalitas berakting, he-he-he,” kata ibu dari kembar Makayla Athaya dan Tristan Lalwani (22 bulan) ini.

Ia termasuk protektif terhadap anak. ”Tapi saya tak berlebihan, yang masuk akal saja. Saya biasakan anak-anak makan makanan organik,” katanya.

Sampai kini si kembar hanya diberi beras merah organik. ”Setelah terbiasa dengan beras merah, saya coba kasih beras putih dan ternyata mereka enggak suka,” katanya.

Mengapa beras merah? ”Beras merah mengandung banyak serat dan gulanya rendah. Anak saya jadi tak terlalu gendut dan enggak terlalu kurus,” jawabnya.

Makanan untuk si kembar pun tak diberi garam sampai nanti mereka berumur tiga tahun, tambahnya. ”Cokelat dan permen juga dilarang,” kata istri Sonny Lalwani yang sedang menyiapkan pementasan Republik Petruk bersama Teater Koma ini.

Delon Idol Merasakan Dampak Pembajakan Digital

Penyanyi Alexander Liauw Dalon Thamrin atau Delon ”Idol” (30) semakin merasakan dampak pembajakan lagu secara digital di internet. Kebebasan telah memungkinkan pengguna internet untuk saling bertukar musik MP3, bahkan dengan cepat bisa membajak album secara lengkap.

Sejak dulu sudah ada pembajakan. Namun, pembajakan digital semakin merajalela. ”Ya… mau gimana lagi? Kami tak bisa berbuat banyak. Tapi, pembajakan ini memang membuat penjualan album keduaku turun,” katanya.

Kamis (30/10) pukul 16.00, Delon akan tampil membawakan lagu-lagu dari album keduanya, Perasaanku, pada acara Kompas.com Music Corner di Entertainment X’nter (eX) Plaza Indonesia, Jakarta. Selain Delon, juga tampil grup Ecoutez.

Pada acara ini, ia akan memperkenalkan video klip ketiga lagu Perasaanku yang dirilis Februari lalu. ”Saya masih fokus pada album kedua, album ketiga mungkin baru tahun depan,” katanya.

Sejak tahun 2004, Delon telah memiliki website Deloners (sebutan bagi penggemar Delon) di http://www.deloners.com.

”Karena sudah sejak tahun 2004, di antara kami banyak yang sudah saling kenal. Kami sampai tahu siapa saja yang sudah menikah, siapa yang sudah punya pacar, ada yang dulu masih umur 13 tahun sekarang sudah 17 tahun, seru!” kata Delon tentang aktivitas website-nya

Hilary Swank Memperoleh Lisensi Penerbang

Demi peran dalam film terbarunya sebagai Amelia Earhart, seorang penerbang, aktris Hilary Swank (34) belajar menerbangkan pesawat dan berusaha mendapatkan lisensi penerbang.

Swank sudah berani terbang solo, tetapi pihak asuransi justru melarangnya. Ia boleh menerbangkan pesawat, tetapi harus ada pilot pendamping di sisinya. Ini berarti, ia dinilai belum bisa mendapatkan lisensi penerbang.

Masalahnya, shooting film sudah terjadwal dan Swank tak mungkin menambah jam belajar terbangnya. ”Salah satu hal menyenangkan dari pekerjaan saya adalah bisa menjadi orang lain,” kata peraih penghargaan Oscar lewat film Boys Don’t Cry (1999) dan Million Dollar Baby (2004) ini.

”Saya memang suka terbang dan bisa berada di kokpit itu sungguh sangat menyenangkan,” katanya.

Swank juga dikenal sebagai pendukung kegiatan amal bagi penderita penyakit kanker. Ia mengimbau para perempuan memotong rambut mereka untuk dibuat wig, lalu diberikan bagi penderita kanker yang kehilangan rambut selama perawatan.

”Banyak perempuan pernah didiagnosis kanker dalam hidupnya. Banyak keluarga yang kehilangan orang tercinta karena kanker. Anda cukup mendonasikan delapan inci (rambut) untuk mereka,” kata Swank

Putri Indonesia 2008 Gemar Belajar Menari Sampai SD

Putri Indonesia 2008, Zivanna Letisha Siregar atau biasa dipanggil Zizi mengatakan bahwa gemar belajar menari sejak kelas dua Sekolah Dasar (SD).

“Hampir semua tarian tradisional di Indonesia telah saya pelajari, memang tidak terlalu mendalam, namun saya bisa mempraktekkan tiap tarian tersebut,” katanya, kemarin.

Zizi mengatakan bahwa beberapa tarian tradisional tersebut adalah tari Pendet, tari Saman, tari Jaipong, tari Piring, tari Tor-Tor dan beberapa tarian tradisional lainnya.

Mahasiswa semester tiga jurusan Ekonomi, Universitas Indonesia ini mengatakan bahwa ia ingin sekali belajar satu atau dua tarian secara khusus dan mendalam, namun belum sempat.

Zizi mengatakan bahwa sejak SD hingga SMA ia selalu ikut kursus dan ektrakurikuler menari, dan ia selalu ikut serta jika ada perlombaan menari di sekolahnya atau antar sekolah.

“Pada saat SMA, saya dan beberapa teman pernah mengikuti pementasan menari di tujuh kota di Perancis, pada saat itu saya membawakan tari Saman,” katanya.

Putri pertama dari tiga bersaudara tersebut mengatakan bahwa pada saat kontes Putri Indonesia, tidak membawakan tarian satupun pada uji bakat.

“Awalnya ingin menari, namun ternyata hampir semua kontingen dari daerah lain juga menari, akhirnya saya memilih bermain organ sambil nyanyi lagu `Terlena` yang pernah dipopulerkan penyanyi Ikke Nurjanah,” katanya

Ratu Felisha Memerankan Karakter Libra Yang Genit dan Centil

Pemain film Ratu Felisha (26) mengungkapkan salah satu karakter dari bintang Libra. Menurut dia, karakter itu begitu mendukung kariernya di dunia akting.

”Aku kan bintangnya Libra, jadi bisa akting riang gembira, terus lima menit kemudian bisa langsung sedih, lima menit kemudian akting depresi, dan dengan cepat juga bisa menangis,” kata Felisha seusai peluncuran film barunya, Cintaku Selamanya, di Jakarta, Selasa (28/10).

Dalam film ini Felisha memerankan Manda, mahasiswi penganut seks bebas. Maka, di awal film ini Felisha berakting riang. Tapi di akhir film, sosok Manda berubah mengharu biru.

Cintaku Selamanya merupakan film suntingan dari film dewasa ML (Mau Lagi…?) yang beberapa bulan lalu menuai kontroversi. Film yang disutradarai Thomas Nawilis ini belum resmi dirilis, tapi sudah mendapat protes. Maka, dalam Cintaku Selamanya garapan Indika Entertainment, dokter Boyke dilibatkan untuk mempertajam misi pendidikan seks.

”Aku belum melihat filmnya, soalnya tadi telat datang di acara preview. Jadi, aku enggak bisa berkomentar soal filmnya. Aku memang suka film komedi seperti ini. Tiap aku nonton, yang kucari memang film komedi kayak American Pie. Pokoknya nonton (film) yang bisa bikin aku ketawa,” kata Felisha.