Monthly Archives: September 2010

Andien Belajar Lagu David Foster Untuk Konser Di Tiga Kota Indonesia

Hari-hari terakhir pada September ini, Andien (25) sedang berkonsentrasi untuk latihan lagu-lagu David Foster. Ia akan tampil di Kota Makassar (2 Oktober), Medan (8 Oktober), dan Palembang (9 Oktober).

Namun, Andien, yang saat ini lagu terbaru andalannya, ”Moving On”, sedang hits di radio dan televisi, tak membawakan lagu-lagu terbarunya. ”Aku membawakan lagu-lagu David Foster karena acara ini untuk menyambut konser dia,” katanya.

Konser musisi dunia David Foster & Friends akan digelar 27 Oktober nanti di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta. ”Di pre-event David Foster ini aku bersama Mas Yovie Widianto, ada juga Rio Febrian dan Marcel,” katanya.

Andien saat ini juga sedang sibuk promo album baru keempat berjudul Kirana yang dirilis sebelum Ramadhan lalu. Ini adalah album dengan penantian terpanjang karena butuh lima tahun setelah merilis album ketiganya, Gemintang (2005).

”Tak menyangka, sambutan masyarakat cukup bagus. Di beberapa radio dan televisi sudah beberapa minggu ini masuk tangga lagu teratas,” kata Andien yang dihubungi seusai latihan.

Sebelum merilis album, Andien yakin lagu-lagunya bakal lain dibandingkan lagu-lagu yang sedang beredar di pasaran saat ini. ”Aku percaya, di antara 10 lagu di tangga lagu, pasti laguku beda sendiri,” katanya

Lola Amaria Kini Menjadi Pengajar SPG Sales Promotion Girl

Dua pekan belakangan, pekerja film Lola Amaria (33) sibuk mengajar kalangan perempuan penjaja dan promosi atau sales promotion girls/SPG. ”Hasilnya lumayan lho, bisa buat liburan dan membiayai riset film yang bakal kubuat,” katanya, Selasa (28/9) malam.

Produser, sutradara, dan pemain film layar lebar ini lantas menjelaskan bagaimana menjadi SPG yang tepat saat ini. ”Jangan tampil berlebihan sehingga memuakkan calon pembeli atau sebaliknya terkesan malas dan terpaksa sehingga membuat pembeli merasa tidak dihargai,” tuturnya.

Lola enggak setuju dengan pendapat SPG itu mengajak orang untuk konsumtif. ”Seorang SPG yang baik bekerja sebatas meyakinkan calon pembeli bahwa produk yang akan dibeli sesuai kebutuhannya. Seorang SPG yang baik tidak mengubah kebutuhan pelengkap seolah menjadi kebutuhan pokok si calon pembeli. Dia harus jujur. Jujur, terbuka, kreatif, dan tampil menarik,” ujar Lola.

Pekan depan, kegiatan mengajarnya selesai. Lola ingin menghabiskan liburnya selama sepekan dengan memuaskan hobinya memasak. Ciri masakannya bukan cuma pedas, tetapi sangat pedas. ”Namanya juga makanan dewasa. Makanan dewasa itu, ya, cabai,” candanya.

Kalau mainan dewasa? Lola tersenyum, lalu diam sejenak. ”Bisa macam-macam. Yang pasti beda dengan film dewasa,” jawabnya cerdas.

Habiburrahman El Shirazy Dari Penulis Ke Sutradara

Habiburrahman El Shirazy menjajal kemampuannya menjadi sutradara. Saat ini, Kang Abik—yang Kamis (30/9) ini berulang tahun ke 34—panggilan akrabnya, tengah sibuk menyutradarai film Dalam Mihrab Cinta yang diangkat dari novel yang ditulisnya sendiri.

Film Dalam Mihrab Cinta ini berkisah tentang perjuangan seorang remaja yang sempat khilaf, tetapi berhasil kembali ke jalan yang lurus karena kekuatan cinta orang-orang dekatnya.

”Pesan yang ingin disampaikan adalah, siapa pun kalau didorong berbuat tidak baik bisa benar-benar jadi orang yang tidak baik. Tapi sebaliknya, kalau dimotivasi untuk menjadi baik dan diberi ruang untuk berbuat baik, dia benar-benar bisa jadi orang baik,” ujar pria lulusan Al Azhar University, Kairo, Mesir, ini.

Menjadi sutradara, bagi Kang Abik, bukan hal baru. Saat duduk di madrasah aliyah di Solo, dia pernah menjadi sutradara teater. Begitu pula saat menuntut ilmu di Al Azhar.

Khusus penyutradaraan film, Kang Abik banyak belajar kepada sutradara senior yang kerap menggarap film-film religi, Chaerul Umam. Pengalamannya menjadi asisten sutradara saat mendampingi Chaerul Umam menggarap film Ketika Cinta Bertasbih selama dua tahun menjadi bekal berharga untuk menyutradarai film Dalam Mihrab Cinta.

Ali Larter Suka Main Film Resident Evil 3D

Pemeran Claire Redfield di film Resident Evil: Afterlife, Ali Larter (34), mengatakan, bermain di film dengan format tiga dimensi sangat menantang. Salah satunya dikarenakan proses pengambilan gambar yang, menurut dia, sangat berat.

”Jauh lebih berat dari yang aku bayangkan. Tapi, bermain di film 3D sangat menantang karena membuatku terlibat dalam tim baris depan dalam hal penggunaan teknologi baru,” tutur aktris yang bermain di serial televisi Heroes ini.

Larter menuturkan, karena 3D merupakan teknologi baru, banyak kesulitan teknis yang terjadi selama pengambilan gambar. Proses pengambilan gambar, menurut dia, berlangsung sangat lambat karena sifat kamera yang digunakan.

”Kamera hanya bisa mengambil gambar selama 23 detik saja dan setelah itu berhenti. Kami harus menunggu selama dua jam untuk mulai shooting lagi,” ungkap Larter, seperti dikutip situs Movie Online.

”Pernah suatu kali kami hanya shooting selama 30 menit saja. Karena itu, kami harus benar-benar sabar. Semua kru berusaha menyesuaikan diri dengan kamera yang sangat sensitif sehingga harus diperlakukan dengan sangat baik. Saat cuaca dingin, kamera akan membeku. Saat cuaca panas, kamera akan berkeringat,” tutur peraih MTV Movie Awards 2010 melalui film Obsessed ini.

Jessica Alba Akhir Pasrah dan Telanjang Dalam Film Machete

Aktris Jessica Alba sempat berjanji tidak akan tampil telanjang di film-film yang dibintanginya. Namun, Alba menelan ludahnya sendiri di film terbarunya.

Dalam film terbarunya, Machete, Alba tampil bugil dalam sebuah adegan di kamar mandi. Foto-foto adegan Alba tanpa busana pun beredar di media massa Inggris. (lihat disini fotonya)

Gambar tersebut muncul tujuh bulan setelah aktris berusia 29 tahun tersebut mengatakan kepada majalah Scarlet: “Saya tidak akan pernah tampil di adegan bugil. Saya bisa berperan seksi dan menggunakan pakaian yang seksi, tetapi saya tidak akan tampil telanjang.”

“Saya rasa saya selalu merasa sangat tidak nyaman dengan perkembangan di badan saya. Saya juga ingat nenek saya akan ketakutan dan melempar handuk ke arah saya jika dia melihat saya hanya memakai BH dan celana dalam,” ujar Alba. “Tampil seperti itu dinilai tidak baik. Saya tidak keberatan tampil seksi dengan pakaian, tetapi bukan tampil bugil.”

Dalam film Machete, Alba tampil sebagai seorang petugas imigrasi bernama Sartana. Sartana berada pada dua pilihan sulit antara menegakkan keadilan atau melakukan apa yang benar.

Film tersebut juga dibintangi Robert De Niro, Steven Seagal, dan Lindsay Lohan. Film yang disutradarai Ethan Maniquis dan Robert Rodriguez tersebut akan dirilis di Amerika Serikat pada 3 September.

Vina Panduwinata Memendam Obsesi Lama Dengan Ariel

Penyanyi senior Vina Panduwinata ternyata sempat memendam obsesi bisa berkolaborasi dengan Ariel di sebuah album. Namun, sejak kekasih Luna Maya itu tersangkut skandal video porno, obsesi Vina mulai memudar.

Enggak tahu sekarang. Kalau dulu pengen sekali,” tutur Vina di Simpruk, Jakarta Selatan, Jumat (25/9) malam. Ia tersenyum. Alasan Vina sederhana. Selain aksi panggungnya yang seksi, Ariel juga memiliki karakter suara khas yang tidak bisa disamakan dengan penyanyi-penyanyi lain.
“Saya susah jelasinnya. Tapi, suaranya enak didengar,” jelas Vina. Tapi, apa benar dia tidak mau lagi berkolaborasi dengan Ariel gara-gara takut ikut kecipratan citra buruknya?
Ternyata Vina mendua. Ia masih setengah hati antara iya atau tidak. “Kolaborasi enggak gampang juga. Berubungan sama perusahaan rekaman (lain),” beber Vina.

David Beckham Ketahuan Selingkuh Threesome Bareng Pelacur Ternyata Kecantikan Hanya Bisa Membeli Suami Kaya Tapi Tidak Kesetiaan

David Beckham boleh saja membantah skandal seksnya. Tapi, seorang pekerja seks telah bersaksi di majalah In Touch. Demikian laporan The Huffington Post menyebut bahwa pelacur kedua telah bersaksi di majalah In Touch.

Perempuan jelita yang tak mau dibuka identitasnya itu mengaku pernah bercinta bertiga atau threesome di hotel New York City bersama Beckham serta wanita penghibur kelas atas, Irma Nici.

“Saya amat gugup saat itu,” katanya. “Itu sebabnya Nici lebih banyak mengambil aperan,” kata dia.

Perempuan itu menurutkan, dia sempat bercinta dengan selama 3 sampai 4 menit. “Ia (Beckham) tampaknya lebih suka dengan Nici,” katanya.

“Nici santai dan lebih seksi,” katanya membandingkannya dengan istri Beckham, Victoria.

Pelacur itu mengaku disediakan oleh mucikari kelas wahid Kristin Davis. Davis memang disebut-sebut sebagai penyuplai semua wanita panggilan ke Beckham.

Beckham sendiri berkukuh membantah. Gelandang klub AS, Los Angeles Galaxy ini juga berjanji akan menuntut In Touch. Beckham juga membantah hal itu dengan memamerkan adegan mesranya bersama istrinya Victoria. Keduanya terlihat makan malam romantis di sebuah restoran setelah isu skandal seks ini muncul.

Keduanya tetap terlihat mesra saat mengendarai jeep berwarna hitam. Beckham yang menyetir mobil itu dengan tenang. Sementara Victoria berusaha menghindari kamera.