Monthly Archives: Mei 2011

Wawancara Ekskulsif Dengan Anggun C Sasmi

Ia memang lahir dan besar di Indonesia, tapi suara emas Anggun bukan lagi milik Indonesia semata. Penyanyi kelahiran Jakarta, 29 April 1974 ini sudah bertahun-tahun hijrah ke Eropa dan mengembangkan karirnya di sana. Dan ia berhasil. Sebagai satu-satunya musisi Indonesia yang albumnya terjual lebih dari 3 juta kopi di Eropa, wajar jika Anggun kini sudah dipandang sebagai penyanyi internasional.

Namun bukan berarti ia melupakan asal usul dan tanah airnya. Di akhir kunjungan Anggun di Indonesia, ia sempat berbincang singkat dengan Yahoo! Indonesia. Bukan hanya tentang album terbarunya, ia juga sempat menyinggung kekagumannya terhadap Tantri Kotak, Ariel Peterpan, bahkan Briptu Norman.

Album Echoes disebut-sebut sebagai album paling personal. Mengapa?

Setiap album sebenarnya personal, tetapi Echoes paling personal karena aku memproduksi album ini sendiri. Jadi sudah nggak punya bos — sudah nggak punya juragan *tertawa*

Sebelumnya ketika masih bekerja dengan label lain, segala sesuatu ada negosiasinya. Walaupun aku dipercaya oleh label untuk menyusun materi album, tetap mereka sesekali akan bertanya “Kenapa lagu ini?” Jadi aku harus bekerja mati-matian dan berkata, “No no no, [lagu] ini jangan dibuang, ini harus tetap ada.”

Tapi dalam album Echoes ini, aku lebih punya kebebasan dalam berkarya, dalam memutuskan ini-itu.

Bagaimana dengan lagu “Eternal” — yang katanya bercerita tentang kehilangan?

“”Aku berbicara sama anakku hanya dalam bahasa Indonesia.””

Lagu itu bercerita tentang bapakku yang sudah meninggal. Sayang sekali aku menerima kabar dia meninggal saat sedang di Paris dan tidak bisa datang ke Indonesia cepat. Aku tiba satu hari setelah dia dikubur.

Setiap kejadian dalam hidupku memberi aku materi untuk berpikir. Dan buat aku, kematian membuatku berpikir apa sih sebenarnya manusia itu? Manusia itu kan daging. Tetapi sebenarnya yang membikin kita manusia itu adalah spiritnya. Beberapa buku yang aku baca juga mengonfirmasi teori ini — bahwa spirit itu tetap ada.

Jadi “Eternal” ingin bercerita bahwa semua yang meninggalkan kita, sebenarnya nggak meninggalkan kita. Dan kita tidak boleh terlalu menangisi seseorang yang telah pergi karena mereka sebenarnya lebih plong.

Kematian itu bukan kontradiksi hidup. Tetapi kontradiksi kelahiran.

Filosofis sekali.

Aku memang suka membaca buku-buku filsafat karena menurutku sangat membantu. Aku pikir zaman dahulu — zaman Socrates dan Plato misalnya — banyak sekali orang-orang hebat yang tidak terkena polusi hidup. Dan orang-orang seperti itu jarang sekali ada di dunia. Mereka meninggalkan jejak yang harus kita baca untuk kita pelajari. Kalau bisa belajar satu hal saja, itu sudah lumayan.

Bacaan filsafat itu apakah membantu dalam proses penciptaan lagu?

Membantu sekali. Bahkan judul album “Echoes” ini berasal dari mitologi Yunani. Tapi aku nggak hanya baca filsafat, tapi juga koran, majalah, dan buku-buku.

Mana yang lebih sulit, menulis lagu dalam bahasa Perancis, Inggris, atau Indonesia?

Aku nggak menulis dalam bahasa Perancis. Nggak bisa, dan mungkin nggak mau. Selama ini aku kebanyakan menulis dalam bahasa Inggris lalu diterjemahkan ke bahasa Perancis.

Menulis itu susah. Menulis itu merangkum kembali apa yang baru kita lihat, baru kita pahami. Mengeluarkannya itu susah. Menemukan kata-kata yang tepat kan susah. Bukan sesuatu yang gampang. Bapakku pernah bilang, kamu baru bisa menulis satu lagu setelah kamu membaca berapa ribu kalimat. Makanya aku respek sama penulis. Suamiku seorang penulis. Hahaha.

Apakah Anggun mengikuti perkembangan musik di Indonesia?

Mengikuti tapi dari jauh. Banyak sekali artis pendatang baru.

Dua malam yang lalu aku lihat Vierra — dia itu musikalitasnya oke loh. Menulis lagunya oke. Dia pop ringan. Tapi kalau ringan itu kan bukan berarti nggak bagus. Terus, aku ngefans sama Kotak. Aku kagum sama Tantri. Aku pengin duet sama dia.

Sebenarnya Ariel itu pencipta lagu yang oke, loh. Sayang sekali di Indonesia kita suka salah kaprah mengenai masalah pribadi. Aku juga merasa aneh, kok dia malah dihukum. Padahal filmnya itu menghibur banyak orang *tertawa*

Buat aku, banyak sekali grup atau artis Indonesia yang potensinya sebanding dengan mereka yang dari luar negeri. Baik dari segi ide, maupun vokal. Tetapi masalahnya, kalau mau sukses di luar negeri, harus pindah ke sana. Contohnya Gigi. Beneran.

Kenapa untuk “go international”, seorang artis harus pindah keluar negeri dulu?

Sistem di luar negeri lebih bagus. Industri musik di Amerika itu benar-benar serius, jangkauannya ke mana-mana. Sama seperti industri di Inggris, Jerman, dan Perancis. Hak cipta diperhatikan.

Sementara di Indonesia? Ya ampun, bajakannya saja sudah bukan main. Padahal pembajakan, termasuk illegal downloading, membuat industri musik di dunia yang tadinya anggarannya gila-gilaan sekarang sudah tidak. Bisa bertahan saja sudah oke.

Banyak sekali artis yang kontraknya dikembalikan. Misalnya Phil Collins, sekarang dia sudah tidak punya kontrak lagi. Annie Lenox dipecat dari labelnya. Madonna setiap mengeluarkan album, dia harus mati-matian supaya lagunya diprogram di radio-radio.

Selain itu, kalau mau berjuang di sebuah negara, ya harus menetap di situ. Kita kan tidak sekadar mengirim lagu. Makanya aku memulai dari bawah, karena buat aku itu penting. Dari segi bisnisnya, banyak sekali lika-liku yang harus kita pahami.

Waktu albumku pertama kali keluar di Amerika, ada yang bilang, “Kamu sepertinya punya kans untuk bisa besar di Amerika. Tapi kamu harus tinggal di sini.” Tetapi aku enggan, soalnya itu berarti aku harus bekerja dengan produser Amerika. Aku harus punya selera humor yang Amerika banget. Harus beradaptasi lagi.

Anggun dan banyak artis memulai karier dari bawah. Padahal lewat YouTube, seorang anggota Brimob bisa langsung terkenal dalam dua hari.

Hahaha, itu kan fenomena kultur pop. Sutradara Andy Warhol dulu pernah bilang, “In the future, everyone will be world-famous for 15 minutes.” Dia sangat visioner.

Sekarang ini kalau kita lihat, semua orang pengin terkenal. Tapi itu hanya sementara. Kesannya hanya instan seperti kentang goreng McDonalds yang harus dimakan di tempat — karena begitu sampai rumah, sudah tidak enak lagi.

Buat aku, itu bukan sesuatu yang akan abadi. Fenomenanya akan abadi, tapi orangnya akan berganti-ganti.

Yang susah itu adalah menjadi seseorang yang tak tergantikan. Itu yang lebih bertahan lama, dan itu yang butuh perjuangan.

Meski lama tinggal di luar negeri, Anggun masih lancar berbahasa Indonesia.

Iya. Aku berbicara sama anakku hanya dalam bahasa Indonesia. Dia pintar bahasa Indonesia. Buatku itu salah satu kebanggan. Sisi nasionalisme buat seseorang itu bukan dari atribut yang kelihatan, apakah itu memakai batik atau lambang paspor. Buatku itu dimulai dari bahasa. Anak Indonesia harus bisa bahasa Indonesia, dong.

Julia Perez Kini Merambah Dunia Baru Dengan Menjadi Promotor Tinju

Artis Julia Perez alias Jupe memang nggak ada matinya.Mau bukti? Setelah model iklan, menerobos jadi penyanyi dangdut, laris di film, buka sepakbola – kini ajakan memegang ‘jabatan’ serius pun diladeni. Wadah persatuan tinju amatir (PB. Pertina) ‘mendapuk’ dirinya jadi Manajer Tim Garuda yang akan berlaga di Presiden’s Cup XXI di Batam, Kepulauan Riau, pada 2 – 9 Juni mendatang.

Dasar mulutnya ‘lemes’, bintang bom seks era 2000-an itu, langsung nyerocos dan bilang seperti dihadapkan pada tantangan baru memegang jabatan tersebut. “Aku merasa tertarik, karena di dalam ada Pak Richard Engkeng, promotor tinju kenamaan. Tantangan itu harus aku coba jalani dan menjawab dengan prestasi,” ucap Jupe pada Pos Kota di Jakarta.

Kendati mengaku ‘buta’ pada dunia olahraga tinju, tegas pacar dari pesepakbola Gaston Castano itu, tak berarti nggak boleh belajar. “Justru di sini aku ingin banyak belajar. Langkah awal, aku sudah menemui seluruh petinju yang akan dikirim ke Presiden’s Cup XXI nanti,” tegas pelantun tembang hits ‘Belah Duren’ di jalur musik dangdut tersebut.

Jupe tak sungkan-sungkan untuk umbar janji, tim tinju Indonesia di laga Presiden’s Cup XXI di Batam nanti, langsung ditargetkan bisa meraih 3 medali emas. “Boleh-boleh saja dong, kita memancang target. Dengan begitu, berarti ada obsesi pencapaian target dan aku pikir positif. Jadi, harus dengan prinsip menang meski belum berperang,” ucap Jupe, serius.

Apalagi, tambah dia, petinju amatir Indonesia harus berhadapan dengan lawan-lawan dari negera Afghanistan, Australia, Filipina, Cina, Korsel, Jepang dan banyak lagi.

Agnes Monica Masuk Rumah Sakit Karena Akumulasi Penyakit dan Sekarang Jalankan Fisioterapi

Setelah penyakitnya ‘terakumulasi’ selama beberapa bulan, akhirnya Agnes Monica dipaksa untuk ‘menyerah’ pada hari Selasa (24/5) tengah malam atau Rabu (25/5) dinihari. Saat mau mengambil sesuatu di rumahnya, tiba-tiba saja pelantun Matahariku itu tak bisa bergerak.

“Agnes lebih sengsara karena asam lambung daripada back pain-nya. Waktu Selasa malam sudah enggak tahan, sudah mencapai klimaks sampai-sampai dia tidak bisa bergerak, sampai akhirnya dibawa ke RS,” ujar Steve, kakak kandung Agnes, saat ditemui di Ruang Serbaguna RS Siloam Hospitals, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (26/5) sore.

“Sekarang bisa sedikit-sedikit bergerak, tapi masih di atas ranjang. Kemarin dokter benahi asam lambungnya, kalau sekarang konsentrasi ke back painnya,” paparnya. Lalu bagaimana dengan beberapa kontrak kerja Agnes di panggung hiburan?

“Sebisa mungkin kita balik ke aktivitas normal secepat mungkin, sesuai kapasitas. Ada kontrak seminim mungkin yang kena dampaknya. Ada baiknya Agnes kenanya sekarang bukan besok-besok. Mohon maaf sebesar-besarnya pada Gigi, jadi sekarang punya waktu untuk recovery,” tandasnya. Setelah mendengar kabar Agnes dirawat di rumah sakit, beberapa teman datang menjenguknya, seperti Deny Sumargo (yang diduga adalah kekasihnya), Daniel Mananta, Raffi Ahmad dan Olga Syahputra, serta sejumlah teman wanitanya yang lain.

Kabar sakit yang diderita penyanyi cantik dan berbakat Agnes Monica yang sampai membuatnya dilarikan ke rumah sakit mendapat banyak tanggapan dari para fans maupun para sahabat. Bahkan kabarnya, Agnes pun harus menjalani operasi untuk menyembuhkan ‘back pain’ yang membuatnya ‘paralized’ alias tak bisa bergerak.

Rabu (25/5) dini hari, pelantun tembang Matahariku ini terpaksa dilarikan ke RS Siloam Hospitals, Kebun Jeruk setelah tak bisa bergerak. Sakit asam lambung ditambah nyeri di bagian punggung inipun mengharuskan Agnes menjalani beberapa perawatan intensif dan pemulihan kesehatan.

Mendengar isu operasi yang harus dilakukannya, Agnes pun segera menampik lewat akun Twitternya, “Hihiihi..namanya juga kabar “burung”. Burung jgn dipercaya.. 😀 hihihihi @JuanJojoCarmel: Kabar burung yg beredar, katanya @agnezmo mau dioprasi hr mggu ya? True or not?,” tulis Agnes.

Walau tak dioperasi, namun tak berarti Agnes bebas dari perawatan lain, karena dirinya harus menjalani fisioterapi untuk ‘back pain’ yang dideritanya, seperti yang ditulisnya, “Tweez, 😦 maaf ya, ga bisa balesin satu2. Tdnya aku mau ustream live lagi sama kalian, dari hospital. Biar bisa ngobrol sm kalian..Tp td ga dikasih, krn kondisi punggung ku msh sakit bgt, dan mesti fisioterapi..”

Justin Bieber Berpacaran Dengan Selena Gomez Dan Lakukan Aksi Cium Bibir Dipanggung

Yang muda yang bercinta, itulah kata yang pas untuk menggambarkan hubungan asmara bintang remaja Justin Bieber dan Selena Gomez. Setelah beberapa kali mengelak telah ‘jadian’, akhirnya mereka berani menyatakan tengah berpacaran ketika Bieber menggelar tur keliling dunia.

Seperti dikutip dari situs US Magazine, Senin, 23 Mei, 2011 kini keduanya tak lagi takut memamerkan kemesraan di tengah keramaian. Bieber terlihat mencium kekasihnya itu di depan jutaan penonton dalam ajang Penghargaan Musik Billboard, Minggu kemarin. Kala itu Bieber datang dengan mengenakan tuxedo berwarna emas senada dengan Gomez yang berbalut gaun seksi dari Dolce & Gabbana.

Bieber, 17, yang duduk di sebelah Gomez, 18, memberikan ciuman mesra di bibir juga pelukan erat. Saat itu Bieber memenangkan penghargaan sebagai Artis Pendatang Baru Terbaik. “Saya begitu bersyukur karena Tuhan telah memberkati dengan banyak hal,” kata Bieber di atas Podium disambut rasa bangga ibu dan kekasihnya.

Aksi Bieber ini menjadi tindakan paling mesra yang pernah dilakukannya bersama dengan Gomez. Sebelumnya mereka hanya terlihat saling berpegangan tangan saat hadir di The Vanity Fair Oscars di Hollywood Barat.

Foto Hot Syur Nadila Ernesta Sedang Pesta Bikini Di Kamar Bersama Beberapa Pria Beredar Di Internet

Giliran foto pribadi artis Nadila Ernesta beredar luas di dunia maya. Foto dengan pose-pose nakal itu berjumlah 14 buah dengan berbagai pose seksi dan menantang. Dia hanya mengenakan bikini bersama sejumlah teman cowok dan cewek. Nadila sendiri nampak ‘lebih berani’ dibanding teman-temannya dalam foto tersebut, bahkan hanya dia yang mengenakan bikini backless one piece warna hitam. Foto dilakukan di ruangan tertutup, beberapa dilakukan dibawah cahaya temaram lampu.

Sepertinya Nadila dan teman-teman saat itu tengah menikmati sebuah pesta. Bahkan tidak bisa dipungkiri adanya pesta alkohol, dengan ditandai banyaknya gelas-gelas minuman di sekitar mereka. Tiga foto nampak Nadila berpose mengenakan topi polisi, tentu dengan tetap mengenakan backless one piece warna hitamnya. Dengan pakaian tak lengkap dan topi polisi itu, Nadila berpose memeluk seorang cowok berkaus hitam, satu foto dengan mata terpejam dan satu lagi melihat ke wajah Nadila.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan, juga belum diketahui pastinya mengapa foto-foto pribadi itu bisa tersebar di internet. Foto ini sekaligus menambah daftar panjang para artis yang foto-foto pribadinya tersebar luas ke Internet.

Mabes Polri menyayangkan tindakan artis Nadila Ernesta yang berpose menantang dalam balutan bikini serba hitam sembari mengenakan topi polisi. Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bahrul Alam mengaku kecewa. “Kami menyesalkan ada artis yang memakai topi organisasi Polri,”katanya di Mabes, Senin, 23 Mei 2011. Sebelumnya, beredar sejumlah foto berani Nadila. Dalam beberapa foto, bintang sinetron itu tampak mengenakan bikini warna hitam dan mengenakan topi polisi. Nadila tak sendirian dalam foto itu. Ia ditemani sejumlah kawan laki-laki dan perempuan.

Polri merasa dilecehkan terkait beredarnya foto artis Nadila Ernesta yang berpakaian seksi dan berpose sambil mengenakan topi dinas anggota Polri. Bareskrim Polri tengah menyelidiki kasus itu. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam mengatakan pihaknya tengah meneliti keaslian foto-foto tersebut. “Sekarang sedang diselidiki apakah topi itu dipakai sengaja atau tidak. Bisa juga kan dikroping lalu dipakai (rekayasa foto),” kata Anton di Mabes Polri, Senin (23/5/2011).

Anton mengatakan, jika foto itu terbukti bukan hasil rekayasa, penyidik akan memanggil Nadila untuk dimintai keterangan. “Bisa dikenakan pasal melecehkan institusi (Pasal 207 KUHP),” kata dia. Seperti diberitakan sejumlah media, sejumlah foto-foto seksi Nadila Ernesta tersebut menyebar Senin (23/5/2011). Dalam foto tersebut terlihat kalau Nadila Ernesta sedang memakai baju renang berwarna hitam. Namun hal yang menarik dari salah satu foto seksi tersebut, adalah ketika Nadila terlihat memakai topi polisi.

Dalam beragam foto tersebut terlihat pula Nadila memeluk erat seorang pria sembari menjulurkan lidahnya ke bagian wajah pria di depannya itu.
Anton mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidiki apakah Nadila sengaja menggunakan topi polisi ataukah foto itu rekayasa tangan jahil yang ingin mengerjai Nadila. “Kan bisa Croping dan dipasangkan,” ujarnya. Untuk memutuskan tindak lanjut pada Nadila, Anton bahkan berkoordinasi dengan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi. Nantinya, akan diputuskan apakah Nadila dikenakan pasal pelecehan institusi Polri ataukah pasal lain. Perempuan berdarah Palembang-Batak ini juga pernah terlibat dalam sinetron Manusia Bersisik, Allah Maha Besar, Rahasia Ilahi,Takdir Ilahi layar dan layar lebar Miracle (2007) serta Hantu Jembatan Ancol (2008).

Yayasan Puteri Indonesia (YPI) Bakal Tindak Tegas Agni Pratistha Karena Berpose Topless Telanjang Dada

Yayasan Puteri Indonesia (YPI) bakal mengambil tindakan tegas setelah mengetahui alasan Agni Pratistha yang tampil dengan pose topless yang kini banyak di dunia maya. Selain itu YPI juga tengah mencari bahan-bahan terkait tindakan Puteri Indonesia 2006 itu.

Ahmad R Subing selaku Asissten Corp. Public Relation Manager Yayasan Puteri Indonesia saat dihubungi melalui telepon, Kamis (19/5) malam mengungkapkan kalau foto itu sebagai hal yang biasa, namun karena dilakukan seorang Puteri Indonesia yang seharusnya menjaga image dan citra, akhirnya menjadi luar biasa.

“Sebenarnya itu hal biasa seperti majalah-majalah dewasa lainnya, tapi karena dia Puteri Indonesia jadi luar biasa. Makanya kita cari tahu dulu, apa benar seperti itu? Alasannya apa? Kita lagi mencari majalahnya,” ungkap Ahmad R Subing.

“Kita belum melihat foto-foto itu, tapi kita tahu dari media online,

informasi yang kita dapat katanya untuk majalah. Kita sedang mencari majalahnya untuk memastikan apakah benar,” sambungnya.

Tindakan pertama yang akan dilakukan YPI adalah klarifikasi pada yang bersangkutan. Alasan ‘keteledoran’ sehingga menerima kontrak untuk pose yang menurunkan citra dan image Puteri Indonesia secara keseluruhan.

“Dari YPI mungkin akan klarifikasi ke Agni, kalau benar kita akan tanyakan alasannya apa, dan akan kita kasih nasihat sebagai Puteri Indonesia dia harus menjaga citra yang melekat di dia,” ungkapnya.

Padahal, lanjut Ahmad R Subing, untuk para calon Puteri Indonesia sudah ditekankan supaya selalu menjaga image walaupun sudah lepas dari YPI. Sebelum mereka terpilih, bahkan saat masih di karantina sudah ditekankan hal itu.

“Sebelum mereka terpilih sudah kita kasih tahu, bahkan sejak di dalam karantina. Tapi kadang-kadang mereka menganggap itu suatu hal yang biasa, makanya kita kasih pengarahan lagi supaya tidak diikuti sama yang lain,” pungkasnya.

Nadine Chandrawinata Jembatan Emas Promosikan Wisata Mamuju Sulawesi Barat

Bupati Kabupaten Mamuju, Suhardi Duka, meminta, mantan Putri Indonesia asal Provinsi Sulawesi Barat, Nadine Chandra Winata, menjadi jembatan emas untuk melakukan promosi potensi wisata yang ada di daerahnya.

“Pemerintah Kabupaten Mamuju sangat mengharapkan, Nadine pernah menjadi putri Indonesia, mampu menjembatani melakukan promosi melalui jaringan yang dimiliknya agar sektor pariwisata Mamuju kelak dilirik wisatawan nusantara maupun mancanegara,” kata Bupati Mamuju, Suhardi Duka, saat menyambut kunjungan Nadine di rumah jabatannya, di Mamuju, Selasa.

Menurut Bupati, untuk mempromosikan potensi wisata Mamuju, maka dibutuhkan ikon yang memiliki jaringan luas hingga ke mancanegara.

“Saya rasa, Nadine salah satu sosok yang pas untuk melakukan promosi potensi wisata yang kita miliki dan pemerintah sangat mendukung langkah yang akan dijalani untuk melakukan promosi wisata daerah ini,” terangnya.

Nadine Chandra Winata mengatakan, dirinya siap mempromosikan potensi wisata Kabupaten Mamuju agar kelak Mamuju menjadi perhatian wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk masuk ke daerah ini.

“Saya berkunjung ke Mamuju untuk melihat dari dekat seperti apa potensi pariwisata yang dimiliki daerah ini,” kata Nadine.

Menurutnya, potensi wisata di Mamuju cukup menjanjikan. Namun, potensi ini belum banyak dikenal oleh wisatawan asing sehingga perlu dilakukan promosi yang gencar.

“Saya sebagai duta pariwisata asal Sulbar memiliki beban moral yang tinggi. Makanya, saya akan mempromosikan potensi wisata Mamuju sesuai dengan amanah yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mamuju,” tuturnya.

Ia mengakui, potensi wisata alam di Mamuju memiliki keunikan yang tak kalah dahsyatnya dengan potensi wisata yang ada di provinsi lain.

“Para wisatawan belum mengetahui seperti apa potensi wisata di Mamuju. Ini diakibatkan karena promosi yang masih sangat minim sehingga belum diketahui oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara,” tuturnya.