Meriam Belina Serahkan Bukti Baru Kekerasan Fisik, Paris Hotman Hutapea Ingin Segera Berdamai


MERIAM Bellina (46) kembali mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk menyerahkan bukti-bukti yang dia miliki terkait langkahnya melaporkan Hotman Paris Hutapea (53) ke polisi. Hal ini dikatakan penasihat hukum Meriam, Dwi Ria Latifa SH. “Kedatangan hari ini cuma memberi keterangan tambahan sama melengkapi bukti-bukti,” ujarnya saat ditemui di mapolda, Senin (2/4/2012).

Namun, Latifa dan Meriam enggan membeberkan bukti berupa apa saja yang dibawanya. “Tanya penyidik saja deh,” kata Latifa sambil tergesa-gesa, seperti dikutip tabloidnova.com.

Menurut Latifa, Meriam ingin kasusnya segera tuntas sehingga secepatnya menyerahkan bukti-bukti yang masih dibutuhkan. “Ya, ada bukti baru. Pokoknya biar laporannya lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, Hotman Paris enggan berkomentar tentang kasusnya dengan Meriam. Ketika ditanya wartawan di gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2012), dia memilih bungkam.

Saat menuju ruang sidang, Hotman memang langsung diserbu sejumlah wartawan. “Nanti dulu lah, sidang dulu. Istirahat dulu,” jawabnya tatkala diberondong dengan berbagai pertanyaan.

Namun, Hotman terus ditanya seputar kasusnya dengan Meriam. “Bagaimana soal Meriam Bellina?” tanya wartawan. “Ya, betul, hari ini kami bacakan tuntutan,” jawab Hotman, mengalihkan pembicaraan.

Meriam melaporkan Hotman ke Polda Metro Jaya pada 28 Maret lalu atas kasus penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan. Dalam surat pengaduannya yang diberi nomor 1065/III/2012/PMJ/Ditreskrimum Polda Metro Jaya, artis kelahiran 10 April 1965 itu menerangkan bahwa dia dianiaya secara fisik dan psikis oleh Hotman Paris pada 10 April 2009.

Sementara itu, pihak Hotman kembali membantah telah melakukan penganiayaan terhadap Meriam. Pengacara kondang ini justru mengaku mengagumi sosok wanita yang akrab disapa Mer itu. “Menurut Hotman, dia sama sekali enggak melakukan penganiayaan. Tapi dia enggak mau konsen ke situ, dia mau berdamai saja. Karena, dia tidak mau mengungkap apa yang tidak perlu diungkap,” ujar Junimart Girsang, sahabat Hotman, Senin (2/4/2012) malam.

Junimart menjelaskan, Hotman berusaha untuk bertemu dan berbicara baik-baik dengan Meriam. Namun, Meriam berkeras untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. “Maunya ketemu, damai. Tapi Mbak Mer masih membawa perasaan,” katanya.

Hotman masih menunggu Meriam mau menyelesaikan kasus tersebut lewat jalan damai. “Kami menunggu,” kata Junimart, yang mengaku sudah bertemu dengan Dwi Ria Latifa.

Menurut Junimart, Hotman shock setelah dilaporkan Meriam ke polisi itu. “Saat ini kondisi Pak Hotman shock berat. Karena, dia merasa orang yang selama ini dia sayangi bersikap seperti itu. Berbalik sekarang menjadi membencinya,” katanya.

Saat ini, kata Junimart lagi, Hotman berharap bisa bertemu dengan Meriam agar mereka bisa berbicara dari hati ke hati untuk menyelesaikan masalahnya secara kekeluargaan dan berlandaskan cinta kasih.

“Jadi, Pak Hotman ingin sekali bertemu empat mata dengan Ibu Meriam. Toh, kalaupun nantinya harus berpisah ya dengan cara baik-baik. Kan mereka kenal secara baik-baik, jadi kalaupun berpisah secara baik-baik juga,” ujar kuasa hukum Tata saat menggugat cerai Tommy Soeharto itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s