The Irons Maiden Tampil Seksi Di Yogyakarta


The Iron Maidens, grup band cewek asal Los Angeles, California, Amerika Serikat, menggebrak penggemar Iron Maiden di Yogyakarta, Jumat malam 6 April 2012. Lima personel seksi itu memuaskan The Troopers, penggemar grup band asal London, Inggris, itu.

Ratusan The Troopers yang merayakan ulang tahun ketiganya langsung “head bang”–goyang kepala–mengikuti irama cadas Aces High. Tak lupa mereka mengacungkan tiga jari tanda metal.

Histeria penonton itu semakin menjadi karena para personel band juga berpakaian seksi.
“Jogja, how are you doing out there,” ujar sang vokalis Kirsten Rosenberg di sela lagu pertama malam itu.

Lagu kedua yang mereka bawakan adalah 2 Minutes Two Midnight, lagu dari album tahun 1984 bertajuk Powerslave. Penonton juga tetap head banging. “Terima kasih Jogja,” kata sang vokalis usai menyanyikan lagu kedua itu.

Setelah enam lagu dinyanyikan, vokalis yang awalnya berpakaian hitam berbalik panggung untuk berganti kostum tentara Inggris abad ke-17. Mereka kemudian menyanyikan lagu The Trooper yang selalu dibawakan dengan kostum itu, serta tak lupa dikibarkan bendera Inggris dan bendera Indonesia. “Lagu ini untuk The Indonesian Troopers,” kata Rosenberg.

Setelah selesai sembilan lagu, sang vokalis berganti kostum lagi. Ia memakai jubah hitam. Lalu lagu epik terpanjang dinyanyikan selama hampir 14 menit. Lagu itu adalah Rime of The Ancient Mariner. Skill mereka sangat mantap, tidak beda dengan aslinya.

The Iron Maidens, asal Los Angeles, digawangi lima cewek seksi. Band ini dibentuk pada 2001 sebagai tribute bagi Iron Maiden, band metal legendaris asal London (Inggris). Lima personel The Iron Maidens terdiri dari Kirsten Rosenberg alias “Bruce Chickinson” (vokal), Courtney Cox alias “Adriana Smith” (gitar), Nita Strauss alias “Mega Muray” (gitar), Wanda Ortiz alias “Steph Harris” (bas), dan Linda
McDonald alias “Nikki McBurrain” (drum). Nama alias mereka mengekor nama para personel Iron Maiden asli.

“Dari ratusan band tribute to Iron Maiden, kami satu-satunya yang seluruh personelnya cewek,” ujar Cox saat jumpa pers sebelumnya.

Meski hanya band tribute, aksi The Iron Maidens menjadi magnet yang mempesona The Troopers. Tidak cuma modal tampang dan bodi seksi, skill mereka sangat mumpuni. Kelimanya juga tak hanya mengekor nama. Aksi panggung, gaya, dan gestur mereka pun menyerupai sang idola.

Malam itu mereka mengusung 16 lagu dari 8 album lawas Iron Maiden era 1980-1992. Repertoar full cadas itu mereka bawakan dengan prima dan sangar. Mereka mulai manggung pukul 23.45 WIB.

“Gahar abis, persis lagu aslinya, terutama saat membawakan epik Rime of The Ancient Mariner selama 14 menit. Penampilan mereka persis Iron Maiden,” kata B. Raharjo, salah seorang penggemar Iron Maiden.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s