Harga Tiket Konser Valentine Eros Jarot


Pada hari valentine, 14 Februari 2014 mendatang, Eros Jarot, 63 tahun, akan menggelar konser bertajuk “40 Tahun Eros Djarot Berkarya”. “Kami akan tampilkan sebuah pertunjukan musik sebagai apresiasi kami kepada Eros Djarot selama ini,” kata Project Manajer Promotor konser itu, Hans Siregar, pada konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, 29 Januari 2014.

Pementasan itu akan berlangsung pukul 20.00 di Plenary Hall Jakarta Convention Center. Eros mengungkapkan bahwa pementasan itu adalah permintaan para sahabatnya. “Saya itu didatangi sama teman-teman,” kata pemilik nama lengkap Soegeng Waluyo Djarot itu.

Oleh para sahabatnya pula, Eros diminta untuk menciptakan sebuah lagu baru. “Karena bertepatan dengan hari valentine, ya saya buat lagunya berjudul My Valentine,” kata Eros. Namun sayang, lagunya itu tidak disetujui Jay Subiakto sebagai art director pementasan itu. “Akhirnya ya saya buat lagu baru yang lebih nasionalis, Indonesia. Ini saya dedikasikan untuk Jay Subiakto,” ia melanjutkan.

Pementasan Eros pada hari kasih sayang nanti, rencananya akan dimeriahkan oleh beberapa musisi dan tokoh di bidang seni, di antaranya Iwan Fals, Berlian Hutauruk, Once, Glenn Fredly, Bunga Citra Lestari, dan Marcell Siahaan. Konser yang diisi sekitar 25-30 lagu itu akan dibantu pula oleh orkestra Erwin Gutawa, dan Mira Lesmana sebagai Concert Writer. Agnes Monica dikabarkan urung tampil karena tengah di negeri Abang Sam.

Terdapat empat klasifikasi tiket untuk konser tersebut, yaitu bronze, silver, gold, dan platinum dengan harga mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 3,5 juta.Band dari jalur musik independen atau indie, The S.I.G.I.T akan turut meramaikan konser 40 tahun Eros Djarot Berkarya. Dilibatkannya band indie yang satu ini menurut komposer Erwin Gutawa untuk mewakili kehadiran kelompok musik dari berbagai kalangan yang memang diusung dalam konser.

“Dari dulu saya tertarik sama kelompok musik Indie. Indie itu memang cuma komunitas tapi yang dihasilkan tetap saja musik. Sebelumnya ada beberapa kesempatan yang enggak terjadi atau batal, mudah-mudahan kali ini saya bisa ngejam sama mereka,” kata Erwin Gutawa selaku komposer dalam konser tersebut saat ditemui Tempo di kawasan Senayan City, Jumat, 10 Januari 2014.

Kehadiran band rock Indie semacam The SIGIT ini memperjelas bahwa konser tribute terhadap 40 tahun berkaryanya musisi Eros Djarot memang mengambil dari banyak spektrum genre musik yang luas.

Alasan lain pun ditegaskan oleh Jay Subiakto sebagai art director. Menurut Jay keikutsertaan The Sigit menunjukkan bahwa sebuah kualitas bermusik tidak hanya dapat ditunjukkan dengan sering tampilnya seorang atau kelompok musisi dalam acara televisi saja. “Makanya kami ada The SIGIT yang sangat independen dan jarang muncul tapi sebenarnya terkenal di luar negeri.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s