Tokoh Musik Mamoro Samuragochi Tipu Penggemarnya Selama 18 Tahun


Di negaranya, Mamoro Samuragochi, 50 tahun dijuluki sebagai ‘Beethoven dari Jepang’. Sejak pertengahan dekade 1990, ia membuat komposisi musik klasik meski pendengarannya terganggu. Salah satunya yang terkenal adalah Hiroshima Symphony No. 1 yang didedikasikan untuk korban bom atom di kota itu pada 1945.

Simponi yang dirilis pada 2003 itu menjadi hits, terjual lebih dari 100 ribu kopi di Jepang. Energi dari musik ini membuat publik kerap menamai lagu ini ‘Simponi Harapan’ dan kerap dimainkan di media kala bencana melanda. Dan pada hari ini, harapan yang diberikan ternyata palsu, setelah Samuragochi mengakui bahwa ia membayar orang untuk menciptakan lagu untuknya.

“Saya menunjuk orang lain untuk membuat komposisi musik untuk saya sejak 1996,” ujarnya kepada NHK Jepang, Rabu, 5 Februari 2014 waktu setempat. Ia menyatakan hal tersebut perlu dilakukannya menyusul gangguan telinga yang dialaminya sejak 1996.

Pada umur 35, ia kehilangan seluruh fungsi pendengarannya, tapi tetap bisa membuat karya-karya magis di blantika musik. Hal itu membuat namanya makin moncer, dan pengukuhan status sebagai Beethoven dari Jepang mulai diberikan.

Atas pengakuan ini, perusahaan rekaman yang memublikasikan karya-karya Samuragochi, Nippon Columbia marah besar. “Kami terperangah dan sangat marah,” ujar mereka dalam situsnya. Mereka merasa ditipu karena samuragochi selalu meyakinkan mereka bahwa karya tersebut benar-benar dibuatnya.

Hingga kini, pengarang asli karya-karya Samuragochi belum terungkap. Beberapa media Jepang berspekulasi bahwa orang tersebut adalah Aragaki Takashi, seorang guru musik biasa. Namun hal ini tak dikonfirmasi oleh Samuragochi. “Sulit untuk memaksanya (pengarang asli) keluar dan mengakuinya di depan publik,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s