Tiket Konser Taylor Swift Yang Dibeli Di Sevel Tidak Sah Untuk Dipakai Alias Hangus


Pembeli tiket silver dan bronze di 10 outlet 7-Eleven (Sevel) untuk konser Taylor Swift tampaknya harus menelan kekecewaan. Mereka tak bisa menyaksikan pertunjukan penyanyi asal Amerika Serikat itu karena ada masalah teknis. Dengan adanya masalah teknis itu, menjadikan PT Digital Makmur Sejahtera (DMS), selaku pengelola Sevelin Kiosk, tak bisa penuhi pesanan tiket dua kategori tersebut. Pasalnya, pembelian dua jenis tiket itu ternyata tidak terkonfirmasi dalam data PT Lams, selaku ticketing partner konser Taylor Swift.

PT DMS lantas terpaksa melakukan pembatalan. Pihaknya pun menyampaikan penyesalan sedalam-dalamnya, melalui jumpa pers, Senin, (19/5/2014), di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Head of Corporate Communications PT DMS, Emil Iskandar meminta maaf. “Kami memahami kekecewaan penggemar yang telah susah payah datang ke kiosk milik PT DMS untuk membeli tiket Taylor Swift. Kekecewaan itu tidak bisa diukur dengan uang,” sesalnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, PT DMS akan mengembalikan (refund) sepenuhnya uang yang dikeluarkan tuk pembelian tiket tersebut. “Kami akan mengembalikan sepenuhnya uang pemesanan dan kami akan memberikan kompensasi berupa cindera mata eksklusif dan terbatas sebagai ungkapan simpati kami yang mendalam kepada pelanggan,” ucapnya. Sebelumnya, kiosk milik PT Digital Makmur Sejahtera (DMS) di jaringan ritel 7-Sevel di Jakarta menerima pemesanan tiket pertunjukan Taylor Swift The Red Tour Concert 2014. Data yang tercatat, ada 449 tiket silver dan 619 tiket bronze yang telah dibeli oleh 600 orang di kiosk 7-Eleven pada 24-26 Maret 2014.

ANDA penggemar Taylor Swift dan sudah membeli tiket di Sevelin Kiosk yang dikelola jaringan ritel 7-Eleven untuk menyaksikan konser “Taylor Swift The Red Tour Concert 2014” yang akan berlangsung di Jakarta, 4 Juni 2014?
Tentu Anda kecewa, karena transaksi pemesanan tiket kategori bronze dan silver melalui jaringan ritel 7-Eleven secara resmi dibatalkan.

Apa yang harus dilakukan?
PT Digital Makmur Sejahtera (DMS), sebagai pengelola Sevelin Kiosk, dalam siaran pers yang diterima redaksi Bintang Online menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas pembatalan transaksi di gerainya. DMS selaku ticketing partner berjanji akan akan mengembalikan secara penuh dana pemesanan tiket serta memberikan kompensasi atas pembatalan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan. Head of Corporate Communications PT DMS Emil Iskandar mengatakan, kiosk milik DMS di jaringan ritel 7-Eleven di Jakarta menerima pemesanan tiket pertunjukan Taylor Swift The Red Tour Concert 2014. Namun, adanya permasalahan teknis menjadikan DMS pada akhirnya tidak dapat memenuhi pesanan tiket kategori bronze dan silver sehingga terpaksa melakukan pembatalan.

“Kami memahami kekecewaan para penggemar yang telah bersusah payah datang ke kiosk milik PT DMS untuk membeli tiket Taylor Swift. Kekecewaan tersebut mungkin tidak bisa diukur dengan uang. Namun, sebagai bentuk tangung jawab dan itikad baik, kami akan mengembalikan sepenuhnya uang pemesanan serta memberikan kompensasi berupa paket cinderamata eksklusif dan terbatas sebagai ungkapan simpati kami yang sangat mendalam kepada para pelanggan,” ujar Emil Iskandar.

Untuk mempermudah proses pengembalian dana (refund), PT DMS akan segera mengirimkan surat elektronik yang berisi pemberitahuan mengenai pembatalan serta mekanisme refund kepada para pemesan tiket sesuai data yang melakukan transaksi pembelian tiket Taylor Swift di kiosk PT DMS. Selanjutnya, pelanggan cukup membalas surat elektronik tersebut dengan mengisi data diri dan nomor pemesanan dalam formulir refund.

PT DMS juga akan megirimkan pesan singkat (SMS) untuk mengingatkan kembali pelanggan mengenai pemberitahuan refund. Untuk membantu pelanggan mendapatkan informasi yang lebih jelas, PT DMS menyediakan layanan call center di nomor 085885234469, 085885234470, 085885234471, 085885234472, 085885234473.

PT. Digital Makmur Sejahtera (DMS) yang mengelola Sevelin Kiosk selaku tiketing partner penjualan tiket konser Taylor Swift menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan transaksi pemesanan tiket untuk kategori Silver dan Bronze. Sebanyak seribu lebih tiket untuk dua kelas tersebut harus dikembalikan. “Tiket yang telah terjual, Silver 449 tiket dan Bronze ada 619. Dengan 600 orang pembeli, dan itu yang harus dikembalikan,” kata Emil Iskandar, Head of Corporate communication PT. DMS saat menggelar jumpa pers di kawasan Senopati, Senin (19/5).

Dalam kesempatan itu, Emil mengungkapkan penyebab pembatalan transaksi tersebut. Menurutnya penjualan yang berlangsung pada 24-26 Maret berjalan lancar, namun menurut hasil data yang tercatat hanya tiket Gold dan Rubby saja. “Saat itu berjalan lancar, jadi kesalahan pada sistem. Melakukan reporting, ada confirmation report yang terdeteksi oleh DMS, hanya kelas Gold dan Rubby. Saat itu kami Jual untuk 4 kategori tiket, Silver, Bronze, Gold dan Rubby. Tapi yang diakui hanya Gold dan Rubby. Bronze dan Silver tidak terdeteksi, tidak terbaca oleh PT. Lams,” papar Emil.

Berbagai usaha agar tidak mengecewakan pelanggan yang sudah membeli tiket konser Taylor Swift yang bertajuk Taylor Swift The Red Tour Concert 2014, bahkan sampai meminta kepada manajemen Taylor Swift untuk menambah quota penonton pun sia-sia. “Kita nggak mau menjadi ini wanprestasi ke customer kita. Manajemen sangat memahami kekecewaan dari customer. Proses pengembalian dana secepat mungkin, tim bekerja, email, nama, no KTP sesuai saat pembelian,” tandas Emil.

Sebanyak lebih dari seribu penggemar Taylor Swift di Indonesia dipastikan kehilangan tiket konser pelantun ‘Red’ tersebut di Jakarta pada 4 Juni 2014 mendatang. Demikian dilaporkan oleh Harian Republika pada Senin (19/5) sore tadi. Kabar tersebut dibenarkan langsung oleh Emil Iskandar, Head of Corporate Communications PT Digital Makmur Sejahtera yang merupakan partner penjualan tiket resmi dengan nama dagang ritel 7-Eleven.

Hilangnya tiket para penggemar yang membeli tiket kelas Bronze dan Silver di sejumlah cabang 7-Eleven di Jakarta karena adanya masalah teknis. “Yang terjual di kita untuk kategori silver ada 449 tiket dan kategori bronze ada 619 tiket,” kata Emil dalam keterangan persnya dilansir dari Republika, Senin (19/5) sore tadi. Untuk menangani hal ini, pihak PT. Digital Makmur Sejahtera segera mengembalikan uang 100 persen kepada pembeli dan memberikan bingkisan berupa merchandise ekslusif sebagai atas adanya gangguan ini.

“Kami paham kekecewaan tersebut mungkin tidak bisa diukur dengan uang. Namun sebagai bentuk tanggung jawab dan itikad baik, kami akan mengambalikan uang pemesanan serta kompensasi berupa merchandise eksklusif,” kata Emil.
Sejauh ini, pihak PT Digital Makmur Sejahtera sudah mengirimkan surat elektronik kepada pembeli dan memberikan link terkait di dalamnya untuk konfirmasi pengembalian uang yang sudah mereka bayarkan. “Kita saat ini fokus pada pengembalian dana dulu. Setelah agree dan konfirmasi, maksimal H+3 dana sudah kita kembalikan ke rekening masing-masing,” kata Emil.

Sementara itu, untuk pembeli tiket kelas Diamond dan Ruby yang juga membelinya lewat cabang toko 7-Eleven dipastikan aman. Taylor Swift sendiri direncanakan akan menggelar konser ‘Red Tour 2014’ di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta pada 4 Juni 2014 mendatang.

Waah.. yang sabar ya buat Swifties yang tiketnya hilang..

One response to “Tiket Konser Taylor Swift Yang Dibeli Di Sevel Tidak Sah Untuk Dipakai Alias Hangus

  1. Ping-balik: Tiket Konser Taylor Swift Yang Dibeli Di Sevel Tidak Sah Untuk Dipakai Alias Hangus | Pojok Putri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s