Marshanda Disekap dan Disuntik Gila


Pengacara Marshanda, OC Kaligis langsung menduga beberapa hal terkait penyekapan Marshanda di rumah sakit. Salah satunya agar Chacha terlihat gila agar hak asuh anaknya lepas. “Ini saya rasa rekayasa supaya Marshanda kelihatan gila. Dia kan lagi berperkara sama suaminya. Supaya lepas hak asuh anaknya,” kata OC Kaligis, Senin (4/8/2014).

Menurut OC, hal menariknya adalah, mengapa ibunda Chacha ingin hak asuh hilang dari sang anak? OC pun tak bisa menjawab. Ia hanya menduga, masalah ini hanyalah perkara uang. “Kalau berasumsi, kan bisa saja ibunya kerja sama dengan suaminya Marshanda. Tapi ini saya lihat masalah ‘ATM’ saja,” kata OC.

“Ibunya Marshanda nggak mau kehilangan ‘ATM’, dia kan baru ada pergantian manajemen, jadi ibunya nggak mau lepas Marshanda. Rupanya, ibunya punya ulah, semua kontrak buat Marshanda juga dihalang-halangi. Dari umur tujuh tahun Marshanda itu sudah terkekang. Kan bapaknya sudah pisah dari dia umur tujuh tahun,” tegasnya.Orang terdekat Marshanda, Sandy selaku manajer yang setiap hari hampir bersamanya angkat bicara soal penyekapan yang terjadi pada istri Ben Kasyafani itu. Ia mengaku sudah mengetahui kabar tersebut.

“Iya saya sudah tahu,” katanya saat dihubungi wartawan, Senin (4/8/2014). Namun sayang, hingga saat ini Sandy belum banyak berkata-kata soal penyekapan itu. Ia hanya membenarkan apa yang sudah terjadi pada artisnya tersebut. “Mohon maaf belum bisa bicara banyak tapi memang kejadian itu benar adanya,” jelasnya lagi. Secara mengejutkan, Marshanda mengaku dirinya disekap oleh sang ibunda selama beberapa hari lalu di rumah sakit. Gara-gara hal tersebut, wanita yang biasa disapa dengan panggilan Chacha itu pun meminta perlindungan ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2014).

Atas tudingan tersebut, ibunda Chacha belum bisa dimintai komentarnya. Namun OC sudah melapor kejadian tersebut ke Polsek Menteng untuk minta perlindungan hukum.Aktris dan penyanyi Marshanda mendatangi Polsek Menteng, Jakarta Pusat untuk meminta perlindungan polisi. Penyebabnya, Chacha merasa dipaksa masuk rumah sakit oleh ibundanya, Riyanti Sofyan.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Menteng, AKBP Gunawan saat ditemui di kantornya, Senin (4/8/2014). Menurut Gunawan, Chacha juga merasa selalu dikuntit orang tak dikenal saat meninggalkan rumah sakit. “Kejadiannya lebih singkatnya begini, infonya dia ada di RS Abdul Waluyo, nah pas mau pulang ke apartemennya dia merasa diikuti orang gitu. Nah dia minta bantuan pengacara, OC Kaligis. OC kaligis menyarankan agar Marshanda menghubungi kantor polisi terdekat. Saat itu dihubungilah kami,” terang Gunawan.

Sebelumnya OC Kaligis selaku kuasa hukum Chacha mengatakan, sudah melaporkan ibunda kliennya itu. Riyanti dinilai telah merampas kemerdekaan Chacha. Tapi keterangan dari pihak Polsek Meteng sedikit berbeda. “Tadi malam karena dimintai pertolongan untuk pengamanan ya kita bantu, kita antar Marshanda dari Polsek ke tempat yang ingin dia tuju,” jelas Gunawan. “Karena ini bukan laporan polisi, ini cuma minta bantuan pengamanan aja,” lanjutnya.

Kepada pengacaranya itu, Chacha juga mengaku telah disuntik ibundanya sendiri hingga pusing kepala. Hingga kini Chacha belum bisa dimintai komentarnya secara langsung. Belakangan ini, istri Ben Kasyafani itu menuai kontroversi dengan keputusannya melepas hijab. Lantas adakah hubungannya hal tersebut dengan kasus ini? Marshanda mengaku dirinya tiba-tiba dimasukkan ke rumah sakit di kawasan Menteng, Jakarta Pusat oleh sang ibunda. Bahkan sebelumnya, Chacha juga mengaku disuntik hingga puyeng.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengacaranya, OC Kaligis, Senin (4/8/2014). Menurut OC, ketika mengunjungi Chacha di rumah sakit, ia mendapat kisah yang cukup memilukan dari istri Ben Kasyafani itu. “Akhirnya saya ketemu Marshanda, dia cerita, saya dipaksa ibu, saya disuntik sampai puyeng. Dia mau keluar, dia bilang, gue nggak sakit,” kisah OC Kaligis. Selain itu, OC juga merasa aneh dengan kehadiran beberapa pria tepat di depan kamar rumah sakit Chacha. Menurutnya, pria tersebut sepertinya memang sengaja disewa untuk menjaga Chacha.

“Saya waktu tanggal 2 (Agustus) itu datang ke kamar 106, ternyata ibunya pakai jasa preman buat jaga Marshanda,” kisahnya. Gara-gara kejadian itu, Chacha pun meminta OC Kaligis untuk melaporkan sang ibunda ke polisi. OC mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat untuk meminta pengamanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s