Tempat Karaoke Syahrini Di Segel Karena Jual Minuman Keras Tanpa Izin


Penyanyi Syahrini sudah mengetahui tempat karaoke miliknya yang berada di City Mall Tangerang disegel oleh Pemerintah Kota Tangerang. Namun perempuan itu belum bersedia memberi tanggapan atas penyegelan itu. “Mbak Syahrini belum mau komentar apa-apa,” kata Ita, sekretaris Syahrini, Kamis, 28 Agustus 2014. Menurut Ita, usaha karaoke itu bukan ditangani langsung oleh bosnya. “Itu yang mengurus manajer Syahrini langsung, Rendy,” ujarnya.

Sebuah tempat karaoke yang diduga milik Syahrini disegel Pemerintah Kota Tangerang. Penyegelan itu dilakukan karena tempat hiburan yang berada di lantai 1 City Mall Tangerang itu tidak memiliki izin dan menjual minuman keras.

Tempat karaoke yang diberi nama Princes Syahrini itu baru dibuka dua pekan lalu. Tarifnya Rp 65 ribu-300 ribu per jam. “Selain tidak punya izin, tempat ini juga melanggar berbagai perda,” tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Mumung Nurwana.

Peraturan yang dilanggar itu antara lain Perda Kota Tangerang Nomor 7 Tahun 2005 tentang Larangan Peredaran dan Penjualan Minuman Keras. Selain itu, tempat karaoke Princes Syahrini juga melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 17 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

Menurut Mumung, saat tempat itu digerebek, ditemukan ratusan minuman kerasa berbagai merek. “Jumlahnya sebanyak 830 botol,” katanya. Selain itu, petugas juga mendapati ada yang melakukan berbuatan asusila di ruang karaoke. “Mengedarkan minuman keras termasuk pelanggaran berat,” kata Mumung. Dengan pelanggaran itu, dia memastikan tempat karaoke Princes Syahrini tidak akan pernah bisa beroperasi di Kota Tangerang.

Berdasarkan pengamatan Tempo, garis kuning polisi dipasang di pintu masuk tempat karaoke tersebut. Papan segel warna merah terpampang jelas di daun pintu utama. Dari luar, terlihat ruang tunggu karaoke yang banyak ditempeli poster bergambar Syahrini dengan berbagai gaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s