Kronologi Kakak Angelina Sondakh Yang Tewas di Hotel Berbintang Balikpapan


Orangtua Angelina Sondakh, Lucky dan istrinya, Sjul Kartina Datulong menangis histeris saat melihat jenazah Franky Sondakh terbujur kaku di lemari pendingin rumah sakit. Saat tiba di rumah sakit, sepasang suami istri ini langsung berteriak dan menangis. Sejumlah keluarga juga ikut terisak, bahkan istri Lucky nyaris pingsan tak kuasa melihat putranya tewas. Minggu dini hari, 2 November 2014, mereka tiba di Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pihak keluarga mengaku, mendapat kabar soal tewasnya Franky, akibat pesta minuman beralkohol di salah satu hotel berbintang di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan. Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi yang akan dilakukan oleh tim medis. Perwakilan keluarga, Robert menjelaskan, orangtua Franky belum mau bicara mengenai kondisi ini. Pihak keluarga justru langsung menghindar, masuk ke dalam mobil tanpa memberikan keterangan apapun.

“Rencananya kami akan menuju ke Markas Polres Balikpapan untuk mencari kejelasan terkait kematian Franky yang misterius ini,” kata Robert. Diduga keracunan minuman beralkohol jenis wine, Franky Sondakh yang juga kakak kandung dari Aangelina Sondakh, Sabtu malam, 1 November 2014 ditemukan tak sadarkan diri di salah satu kamar hotel bintang lima di kawasan Jalan Jenderan Sudirman, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Korban pun segera dilarikan ke rumah sakit. Naun, saat perjalanan menuju ke rumah sakit, korban akhirnya tewas. Diduga kuat, Franky tewas usai melakukan pesta minuman keras bersama sejumlah wanita penghibur. Usai mendapat pertolongan dari Rumah Sakit Pertamina Balikpapan, jenazah Franky (42), Sabtu malam langsung dilarikan ke ruang mortuary Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

Pemindahan jenazah ini terpaksa harus dilakukan guna menjalani autopsi lebih lanjut. Diceritakan oleh bibi dari Franky, Norma Lou Sondakh, keponakannya tersebut ditemukan taksadarkan diri oleh seorang petugas hotel. Hingga kini, jenazah korban masih tersimpan di ruang pendingin rumah sakit, sambil menunggu kedatangan orangtua korban dari Jakarta.Kakak Angelina Sondakh, Frank Nikolas Sondakh ditemukan tak bernyawa di sebuah hotel pada Sabtu 1 November kemarin. Jenazahnya kini masih disemayamkan di RSU Kanudjoso Balikpapan, Kalimantan Timur.

Autopsi jenazah rencananya akan dilakukan sore ini karena tim dokter terlambat menerima surat persetujuan dari keluarga Sondakh. Tangisan keluarga pecah saat mendapati tubuh kaku kakak Angelinda Sondakh di rumah sakit. Frank Nikolas Sondakh yang merupakan saksi kunci dugaan korupsi proyek Youth Centre Manado ditemukan tewas Sabtu pagi 1 November di sebuah kamar hotel berbintang.

Kematian Frank dilaporkan seorang teman wanitanya berinisial AI. Sampai saat ini penyebab kematiannya masih belum dipastikan. Namun diduga, politisi Partai Demokrat itu kelelahan setelah minum minuman keras. Polisi kini memeriksa intensif 2 rekan korban, salah satunya teman wanita korban yang pertama kali menemukan korban di dalam kamar hotel. (Mut)Tewasnya Frank Sondakh (42), kakak kandung Angelina Sondakh tak menghalangi penyidik tetap menyeriusi kasus dugaan penyimpangan pembangunan Youth Center Manado.

Demikian dikatakan, Kapolda Brigjen Jimmi Palmer Sinaga, melalui Kabid humas AKBP Wilson Damanik SH. Menurut Damanik, BAP yang sudah diambil dan kelolah oleh penyidik selama ini dari yang bersangkutan (almarhum Frank Sondakh) itu menjadi pegangan penyidik dalam hal pengembangan. “Keterangan almarhum sangat berpengaruh untuk kelengkapan penyidik, Keterangan almarhum sangat berpengaruh, kan ini sudah pincang jadinya.” ujar Damanik, Minggu (2/11/2014).

Damanik menambahkan Status pemeriksaan dia (almarhum) sebagai saksi, kesaksian almarhum menjadi pegangan penyidik untuk pengembangan kasus. “Kalau toh almarhum nanti mengarah menjadi tersangka dalam hukum itu batal karena bersangkutan meninggal dunia.” Jelasnya.

Tapi misalnya ada keterangan saksi-saksi lain yang mengarah ke dia (almarhum) itu nanti akan dievaluasi kembali oleh penyidik. “Kapasitasnya diperiksa sebagai saksi (kontraktor),” tutup Damanik. Frank yang merupakan saksi kunci pada kasus ini meninggal di sebuah Rumah Sakit di Balikpapan pMeninggalnya Frank Nicholas Sondakh di usia 42 tahun, tentu mengejutkan keluarga tercinta.

Pasalnya, kakak tercinta selebritis dan politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh ini sebelumnya tidak menderita sakit. Frank yang merupakan saksi kunci kasus dugaan penyimpangan pembangunan Youth Center Manado disebutkan meninggal di RS Kanujoso, Balikpapan, Sabtu (1/11/2014) pagi. Ketika dihubungi, sang ayah Prof Lucky Sondakh mengatakan, meninggalnya Frank saat agenda kerja yang begitu padat.

Meski demikian ia belum mengetahui secara detail dan pasti penyebab kematian putra kandungnya. “Saya dan keluarga saat ini sedang berada di bandara (Bandara Samrat Manado) bertolak ke Balikpapan,” ujar Mantan Rektor Unsrat dengan nada sedih. Diapun minta dukungan doa dan mohon maaf atas kesalahan semasa hidup anaknya Frank Sondakh.

Informasi yang diperoleh, keberadaan Frank Sondakh di Balikpapan karena ia memiliki bisnis pemasaran di sana. Selain di Balikpapan ia juga kerja di Sulawesi Tengah. “Rencana akan dikebumikan di Sulut karena istrinya di Tondano dan saudara-saudara di Sulut,” tuturnya mengakhiri pembicaraan. Saat dihubungi kembali semalam, Prof Lucky mengatakan, rencana jenazah akan dibawa ke Jakarta, Minggu (2/11/2014), kemudian rencananya, Selasa (4/11/2014), jenazah akan dibawa ke Manado untuk dikebumikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s