Djudjuk Djuwarijah Pelawak Srimulat Meninggal Dunia


Jenazah pelawak Srimulat Djudjuk Djuwarijah dari RS Dr Sardjito Yogyakarta dibawa ke RS Panti Rapih Yogyakarta. Di RS Panti Rapih jenazah Djudjuk dirias dan kemudian didoakan. Anak-anak, cucu dan kerabat dari Djudjuk nampak berkumpul di RS Panti Rapih. Beberapa diantaranya terlihat menangis sedih atas kepergian Djudjuk. Setelah didoakan oleh Pendeta Joshua dari Solo, jenazah Djudjuk kemudian dimasukkan kedalam ambulans untuk diberangkatkan ke Solo. Jenazah diberangkatkan sekitar pukul 20;10 WIB.

Menantu Djudjuk, Wirinto Endi(47) mengatakan, jenazah Djudjuk akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Bonoloyo, Solo hari Sabtu(7/2) besok pukul 13.00 WIB. Untuk malam ini, jenazah di semayamkan dirumah duka di Jl Srigunting 2, Manahan, Solo. “Sesuai permintaan, jenazah dimakamkan disamping makam suaminya Pak Teguh. Permintaan ibu juga dirias rambut bersanggul dan bersasak dan berkebaya warna putih sesuai keinginanya,”kata Wirinto Endi di RS Panti Rapih Yogyakarta, Jumat(6/2/2015).

Dimatanya, Djudjuk adalah sosok ibu yang luar biasa. Ia banyak mengikuti berbagai kegiatan kesenian dan kebudayaan di Solo. Sebelum dimakamkan, akan dilaksanakan upacara pelepasan jenazah di rumah duka pada pukul 10.00 WIB. Djudjuk Djuwarijah, lahir pada tanggal 20-3-1947 dan wafat tanggal 6-2-2015. Djudjuk meninggalkan 4 orang putra putri dan 8 cucu. Ke empat putra putri Djudjuk yakni Eko Saputra, Ari Wibowo, Mia Pertama, dan Cintia Perdana.

Dunia lawak kehilangan salah satu pentolannya. Jujuk Juariah wafat di Yogyakarta hari ini. Jujuk mengembuskan nafas terakhir di Ruang Amarta RS dr Sardjito sekitar pukul 15.10 WIB, Jumat (6/2/2015). Almarhumah dirawat karena penyakit kanker sejak Senin (1/2) lalu. “Mohon dimaafkan kesalahannya saat beliau masih hidup,” tutur menantu Djujuk, Quirinto Endy, ketika dikonfirmasi detikcom. Jujuk merupakan seniman kelahiran Solo. Pelawak wanita ini wafat di usia 67 tahun. Di Srimulat, ia kerap berperan sebagai ibu rumah tangga.

Pelawak senior Srimulat Jujuk Juariah meninggal dunia di RS Sradjito Yogyakarta pukul 15.10 WIB. Jenazah rencananya sore ini langsung dibawa ke rumahnya di Solo Jawa Tengah. Menantu Jujuk, Quirinto Endy (47) mengatakan, jenazah Jujuk akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Bonoloyo, Solo, Sabtu besok. Saat ini, jenazah masih di RS Sardjito Yogyakarta dan akan dikremasi di Panti Rapih.

“Nanti sudah selesai semua kita bawa pulang ke Solo. Ini masih nunggu secara klinis terus dibersihkan dulu,” kata Quirinto di RS Sardjito Yogyakarta, Jumat (6/2/2015). Jujuk meninggalkan 4 orang putra putri dan 8 cucu. Keempat putra putri Jujuk yakni Eko Saputra, Ari Wibowo, Mia Pertama, dan Cintia Perdana. Semua anak-anaknya sudah dewasa. Djujuk dirawat di ruang Pabiliun Amarta sejak hari Senin lalu karena menderita kanker. Namun, belum sempat di observasi lebih jauh, pelawak asal Solo ini meninggal. Di mata keluarga, Jujuk adalah seorang ibu yang luar biasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s