Reza Artamevia Akan Direhabilitasi di BNN


Vokalis Reza Artamevia akan menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah sebelumnya ditangkap bersama Gatot Brajamusti dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Reza bersama Davina, Richard dan Yuti dipindah dari Polda NTB menuju kantor BNN NTB, Kamis (1/9/2016) siang. Setelah sampai di kantor BNN, mereka langsung naik ke lantai dua menuju salah satu ruangan disusul tim kuasa hukum.

Kuasa hukum Reza, Irfan Suriadiata, mengatakan bahwa hari ini kliennya kembali menjalani pemeriksaan kesehatan, tes urine untuk mengukur sejauh mana rehabilitasi akan dilakukan. Selain itu, mereka juga melakukan pemeriksaan tambahan BAP oleh kepolisian. Irfan mengatakan, karena tempat kejadian di NTB dan yang menyarankan untuk rehab adalah Polda NTB, maka kemungkinan rehabilitasi akan dilaksanakan di NTB.

Namun, saat ini pihaknya masih menunggu apakah rehabilitasi akan dilakukan di NTB atau di Jakarta. Selain itu, tim kuasa hukum Reza masih menunggu hasil tes yang nantinya akan menentukan apakah kliennya akan melakukan rawat inap atau rawat jalan. “Apakah rehabnya harus nginap atau tidak masih menunggu hasil dari BNN. Kan rehab enggak harus rawat inap,” kata Irfan.

Kuasa hukum penyanyi Reza Artamevia, Ramdan Alamsyah, mengatakan bahwa kliennya sudah berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan kedua anaknya. “Sudah bicara via telepon dengan dua anaknya semalam, kami yang hubungkan mereka,” ujar Ramdan saat dihubungi, Kamis (1/9/2016).Menurut Ramdan, selama perbincangan tersebut Reza banyak bercerita tentangan kondisinya setelah ditangkap oleh polisi karena kasus narkoba.

“Reza sempat berkaca-kaca matanya saat berbincang dengan dua anaknya,” kata dia.Sebagai informasi, Reza dinyatakan positif menggunakan narkoba. Ramdan mengatakan, pihaknya akan mengajukan permohonan rehabilitasi kepada Polda Nusa Tenggara Barat yang menangani kasus ini. “Kami akan mengirimkan surat permohonan rehabilitasi kepada Kapolda NTB mengingat tes hasil urine menunjukkan hasil positif.

Sebelumnya diberitakan, Reza diamankan bersama tujuh orang lain, termasuk Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti, di sebuah hotel di Kota Mataram. Mudji Massaid, mantan ipar vokalis Reza Artamevia, mengatakan bahwa pihak keluarga melarang anak-anak Reza melihat media sosial untuk sementara waktu.

Sebab keluarga khawatir pemberitaan soal pelantun “Keajaiban” itu mengganggu psikologis mereka yang masih di bawah umur. Diketahui, Reza diamankan dari kamar hotel di Mataram bersama Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti dan enam orang lainnya. “Enggak usah lihat sosmed. Lebih baik melihat homework dari sekolah aja,” kata Mudji lewat pesan WhatsApp, Selasa (30/8/2016).

Kendati begitu, adik mendiang Adjie Massaid itu mengakui dua keponakannya itu sudah tahu sang ibunda terjerat kasus narkoba. “Mereka kaget tentang semua ini. Tapi saat ini anak-anak baik-baik aja karena ada keluarga yang jagain keponakan aku,” ujar Mudji. “Sebagai paman, aku kasih mereka support. Yang penting sekolah dan jagain kesehatan mereka. Kami cuma bisa doain yang baik-baik aja (untuk Reza). Anak-anak butuh mamanya,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan bahwa urine penyanyi Reza Artamevia terindikasi positif narkoba. “Iya betul, infonya hasil tes urinenya (Reza) positif,” ujar Boy saat dikonfirmasi, Selasa (30/8/2016). Namun, saat ditangkap, tak ada barang bukti yang melekat pada Reza. Sementara itu, Boy tidak mengetahui pasti identitas orang lain yang ikut tertangkap bersama Gatot.

Mudji Massaid, mantan ipar vokalis Reza Artamevia, menolak berkomentar tentang Reza yang terjerat kasus narkoba. “Aku belum mau kasih comment tentang semua ini karena ini baru terjadi,” kata Mudji lewat pesan WhatsApp, Selasa (30/8/2016). Namun, ia mengaku, pihak keluarga, terutama anak-anak Reza, sudah mengetahui kasus yang menimpa ibunda mereka. “Mereka tahu masalahnya ini,” ucap Mudji lagi.

Adik mendiang Adji Massaid itu melanjutkan, pihak keluarga saat ini berusaha menjaga dan mendampingi anak-anak Reza karena itu yang mereka butuhkan. “Aku mau fokus jagain anak-anak kakak aku dulu. Fokus ke ponakan dulu. Itu prioritas nomor satu,” kata Mudji. Diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan bahwa urine penyanyi Reza Artamevia terindikasi positif narkoba.

Reza merupakan salah satu dari delapan orang yang tertangkap di kamar hotel di Mataram bersama Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti dan enam orang lainnya. “Iya betul, infonya hasil tes urinenya (Reza) positif,” ujar Boy saat dikonfirmasi, Selasa (30/8/2016). Namun, saat ditangkap, tak ada barang bukti yang melekat pada Reza. Sementara itu, Boy tidak mengetahui pasti identitas orang lain yang ikut tertangkap bersama Gatot.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s