Pengakuan Elma Theana : Hartanya Habis Selama Berguru Pada Aa Gatot Brajamusti


Sembilan tahun menjadi murid Gatot Brajamusti ternyata membuat Elma Theana benar-benar terlena. Elma rela hartanya habis begitu saja. Elma secara terbuka bicara di Hotel Amaris, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (5/9/2016). Ia mengatakan bila harta yang dimilikinya memang habis selama berguru dengan Gatot.

“Ya namanya kita nggak kerja. Kalau ada syuting datang telat. Kalau ada syuting saya batalin, akhirnya saya nggak punya kerjaan. Tabungan habis, yaudah,” beber Elma. Istri Julianda Barus itu memang merasa pikiran tidak jernih selama berada di padepokan Gatot Brajamusti. Begitu juga yang dikatakan sang adik, Sonni dalam video blog dirinya.

Elma dikatakan seringkali menghabiskan uangnya untuk keperluan padepokan. Setiap kali akan kembali ke padepokaan, Elma tidak pernah lupa membeli bahan-bahan makanan, peralatan seperti lemari dan lainnya untuk padepokan. “Padepokan itu terbentuk memang pada saat saya datang ke situ. Karena saat saya datang ke sana juga kosong aja,” akunya. Kondisi padepokan yang kosong sempat membuat dirinya bingung. Lambat laun, pikiran itu hilang begitu saja.

“Awal-awal juga sempat bingung kok sepi-sepi aja. Yaudahlah, begitu saya ada dibentuklah sepeti itu. Mungkin, padepokan itu memang awalnya ada entah kapan,” ujar Elma. Beruntung, saat dirinya tersadar dan memutuskan pergi dari padepokan sekitar tahun 2011, Gatot seperti melupakannya. Elma mengatakan tidak sekalipun Gatot mencarinya. Gatot Brajamusti diduga menggunakan sabu yang dia sebut dengan nama aspat atau makanan jin untuk metode terapi. Elma Theana sebagai mantan muridnya merasa kecolongan karena ikut mengisap aspat.

“Kalau dari awal saya tahu dicekokkin sabu saya nggak akan mau. Dulu kan dibilangnya aspat. Memang disebut makanan jin,” tegas Elma dengan nada cukup tinggi di Hotel Amaris, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (5/9/2016).Elma mengatakan, ritual menghisap aspat dilakukan saat Gatot memberikan pengarahannya untuk bisa menyatu dengan jin. Gatot mengatakan kepada murid-muridnya bila jin dan manusia bisa belajar bersama.

Menurut bintang sinetron ‘Pernikahan Dini’ itu, aspat di padepokan Brajamusti bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Aspat memang diberikan kepada Gatot untuk Elma dan semua murid Gatot di padepokan. “Karena semua, namanya aspat bukan sesuatu yang harus disembunyikan di sana. Kita memang diberikan,” aku Elma yang rutin ke padepokan Gatot selama 9 tahun.

“Ya kayak orang ngerokok aja. Dan itu untuk jumlah ganjil saja 1, 3, 5. Kalau orang nyabu kan katanya musti berkali-kali. Ini cuma kayak orang ngerokok terus kita ada baca-bacaannya,” lanjutnya. Istri dari Julianda Barus itu,juga mengatakan setelah menghisap aspat dirinya selalu merasa lebih baik. Mulai dari baca Al Quran sampai menjalankan ibadah lainnya.

Ketika melihat kenyataannya sekarang yang dialami Gatot Brajamusti dan Reza Artamevia, Elma Theana merasa bersyukur. Sekarang dia sudah bisa hidup tenang bersama keluarga dan sahabat. Sembilan tahun bukan waktu sebentar untuk Elma Theana meninggalkan anaknya demi Gatot Brajamusti. Elma pun menangis saat mengingat sang anak.

Elma menuturkan penyesalannya yang mendalam. “Kalau ngomongin anak sedih ya, aduh kalau ngomingin anak. Isya udah gede, dulu gitu, untungnya anak saya masih kecil dia nggak terlalu komplain,” cerita Elma menangis mengingat perilakunya dahulu kepada sang anak. Elma mengaku dahulu bisa tega meninggalkan anaknya yang baru berusia tiga tahun. Hanya uang tanpa ada belaian kasih sayang yang dia berikan.

Dirinya merasa bodoh, semua dilakukan demi bersama Gatot. Perempuan berusia 41 tahun itu mengaku bisa lupa dengan keberadaan putri semata wayangnya. “Saya baru sekarang menyesalnya. berasa anak bagian terpenting. Alhamdulillah sekarang udah hidup enak, tenang. Saya ninggalin anak saya saat umur tiga tahun. Saya sampai lupa. Kalau inget zaman dulu saya tega banget,” sesalnya.

“Saya dulu pulang seminggu sekali cuma kasih uang. Anak saya ultah, saya cuma kasih uang tapi nggak hadir. Saya lebih mentingin di sana, saya sudah terbius,” lanjutnya. Kini, Elma bersyukur dirinya sudah bisa belajar dari kesalahannya. Sekarang dirinya sangat peduli dengan putrinya.

“Alhamdulillah anak saya mandiri. Dia nggak nyusahin saya. Dia benar-benar mandiri saya kasih uang bulanan dia punya usaha sendiri,” ucap Elma menceritakan kondisi sang putri. Elma Theana sudah sembilan tahun tinggal di Padepokan Brajamusti milik Gatot. Ia awalnya datang ke sana dengan segudang permasalahan hidup.

Perlahan Elma semakin percaya bahwa Gatot bisa membuatnya kembali ke jalan yang benar. Ia mulai mengaji dan belajar hal baik lainnya di sana. Tapi lama-lama, Elma merasa heran pengajian rutin yang selalu digelar itu berubah. Ada beberapa hal yang dianggapnya sudah keluar dari kaidah agama. Ibu satu anak itu pun tak mudah untuk keluar dari sana. Beruntung, ia menemukan sosok tepat yang dianggapnya bisa membawanya keluar dari bayang-bayang Gatot.

“Saya mungkin ada sedikit rukiyah atau gimana ya. Akhirnya tiba-tiba saya sadar bahwa saya bukan di situ tempatnya. Melanggar dari akidah-akidah normal ke-Islaman yang sesungguhnya. Kok saya bisa ya. Ya menyesali keadaan itu lah. Memang saya waktu itu memang bodoh. Memang saya kurang iman, merasa terpana oleh karomah-karomah seseorang ternyata itu nggak boleh,” sesalnya saat berbincang dengan awak media usai mengisi ‘Selebrita Siang’ di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (5/9/2016).

Elma memang tidak langsung menghakimi di padepokan itu terdapat hal yang tidak wajar. Akan tetapi, nama Gatot beberapa minggu ini menjadi perbincangan setelah ditangkap Polres Mataram terkait narkoba. Menyusul berita itu, muncul banyak sekali suara sumbang yang menerpa padepokan, termasuk isu Gatot bisa berkomunikasi dengan jin menggunakan sebuah media. Belakangan, media yang disebut asmat itu tak lain sabu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s