Category Archives: Raja Ratu

Pengalaman Menakutkan Agni Pratistha

– Artis peran Agni Pratistha (28) punya pengalaman menakutkan dalam kisah hidupnya. Itu terjadi pada 2010 lalu ketika Agni divonis memiliki penyakit kista.”Buat saya itu sangat menakutkan,” kata Agni saat menghadiri jumpa pers Jakarta Goes Pink 2016, di Gedung Lovepink Care Center, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/9/2016).

Agni baru menyadari bahwa dirinya memiliki kista setelah memeriksakan diri di sebuah rumah sakit. Awalnya, Agni mengalami nyeri pada bagian perut yang ia kira gejala menstruasi.Namun, karena rasa sakit tidak kunjung hilang, Agni lalu pergi ke rumah sakit dan menjalani berbagai rangkaian pemeriksaan hingga medical check up.

Hasilnya, ia pun divonis memiliki kista pada indung telur kanan sepanjang 11 centimeter dan kiri sepanjang 9 centimeter. “Satunya sudah pecah. Itu kata dokter sudah nyebar, jantung berdetup saja sudah sakit,” kata Agni, yang ketika itu langsung menjalani operasi tanpa rasa takut.

Proses penyembuhan Puteri Indonesia 2007 tersebut berlangsung selama satu tahun enam bulan. Ia pun harus menjaga kondisi tubuhnya agar tidak kembali mengalami hal itu. Sebab, kata Agni, penyakit kista bisa kembali datang jika gaya hidup dan pola makan tidak sehat.

“Saya enggak menjaga, saya memang bandel makannya. Tiap hari lembur karena kerja di majalah. Saya kerja lima tahun di majalah enggak liburan, kerja lembur di kantoran makanannya instan dan saya enggak cek lagi,” kata dia. Puteri Indonesia 2006, Agni Pratistha (27), adalah seorang peminum kopi.

“Pokoknya kapan aku kepingin, ya minum kopi,” tutur Agni. Bahkan ketika hamil, Agni tetap melanjutkan hobinya meminum kopi. “Baru setelah Rudra lahir aku berhenti karena khawatir dia kena efeknya,” kata Agni yang memberikan ASI eksklusif untuk Rudra yang kini berusia 9 bulan. Begitu Rudra memasuki usia 6 bulan dan sudah mulai menikmati makanan pendamping ASI, Agni mulai berani lagi minum kopi.

“Tetapi enggak banyak-banyak ya. Hanya satu gelas saja sehari,” kata Agni. Saat paling pas bagi Agni untuk menikmati secangkir kopinya itu adalah pagi hari pada pukul 05.00. Kopi di pagi hari, kata Agni, yang antara lain main di film Mengejar Matahari dan Cinta Tapi Beda ini, sangat pas untuk membangkitkan semangatnya menjalani hari.

“Baru setelah ngopi, aku mengurus Rudra. Dia biasanya bangun pukul 07.00,” kata Agni, yang memilih mengurus sendiri sang buah hati bersama sang suami, Ryan Manoarfa, tanpa pengasuh. Favorit Agni adalah kopi hitam tanpa gula, apa pun jenisnya. “Tetapi belakangan aku suka juga white coffee meskipun kopi hitam tetap juaranya,” kata Agni dengan tawanya yang lepas

Dengan Busana Elegan dan Sexy …. Elvira Devinamira Raih Gelar Busana Nasional Terbaik Di Miss Universe

Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira meraih gelar busana nasional terbaik di ajang kontes kecantikan ratu sejagad, pada 26 Januari 2015 di Florida International University, Doral, Miami, Amerika Serikat. Ini menjadi prestasi yang bisa mengobati kekecewaaan Elvira yang langkahnya terhenti, setelah tidak masuk 10 besar Miss Universe, melainkan hanya lolos 15 besar.

Kostum bertema The Chronicle of Borobudur ini dirancang Dynand Fariz, pendiri Jember Fashion Festival. “Berat baju ini 20 kilogram. Saya sudah dua kali memakainya untuk persiapan dikenakan nanti,” ujar Elvira pada 17 Desember 2014, sebelum hadir di ajang Miss Universe.

Bahan kostum tersebut terbuat dari tafeta sutra dan dipadukan dengan motif songket. Dari bahan itu, dibuatlah relief Candi Borobudur serta diberi detail manik-manik dan kristal. Untuk melengkapi penampilan, ada rangka membentuk stupa dengan berat sekitar lima kilogram yang dipasangkan pada bagian punggung. Pengerjaan kostum ini dilakukan Dynan sejak September 2014 dengan melalukan riset selama sebulan.

Busana Borobudur yang dikenakan Elvira ini mengalahkan empat negara lainnya yang sebelumnya terpilih sebagai lima kostum nasional terbaik. Negara yang berhasil dikalahkan Indonesia adalah Argentina, Kanada, Jerman, dan India. Tahun ini, dua wakil Indonesia meraih best national costume dalam kontes kecantikan internasional. Elfin Pertiwi yang meraih gelar best national costume dalam kontes Miss International 2014 dengan kostum Tale of Siger Crown asal Lampung. Dan Estelita Liana dalam kontes Miss Supranational 2014 dengan kostum Warrior Princess of Borneo.

Puteri Indonesia 2014 Elvira Devinamira siap berlaga dalam kontes Miss Universe 2015 yang akan digelar pada 25 Januari 2015 di Florida International University, Doral, Miami. Ia akan menjalani masa karantina dari 4 hingga 24 Januari 2015.

Dalam ajang Miss Universe 2015, Elvira akan mengenakan kostum nasional megah yang mengangkat Borobudur sebagai inspirasi. Kostum tersebut bertema “The Chronicle of Borobudur” yang dirancang Dynand Fariz, pendiri Jember Fashion Festival. “Berat baju ini 20 kilogram. Saya sudah dua kali memakainya untuk persiapan dikenakan nanti,” ujar Elvira di Taman Sari Royal Heritage Spa, Jakarta Pusat, pada 17 Desember 2014. Bahan kostum tersebut terbuat dari tafetta sutra dan dipadukan dengan motif songket. Dari bahan itu, dibuatlah relief Candi Borobudur serta diberi detail manik-manik dan kristal. Untuk melengkapi penampilan, ada rangka membentuk stupa dengan berat sekitar 5 kilogram yang dipasangkan pada bagian punggung.

Pengerjaan kostum tersebut sudah dilakukan sejak September 2014 dengan melalukan riset selama sebulan. Untuk diketahui, tahun ini, dua wakil Indonesia meraih best national costume dalam kontes kecantikan internasional. Elfin Pertiwi yang meraih gelar Best National Costume dalam kontes Miss International 2014 dengan kostum “Tale of Siger Crown” asal Lampung. Dan Estelita Liana dalam kontes Miss Supranational 2014 dengan kostum “Warrior Princess of Borneo”.

Justin Beiber Chatting Dengan Malala Muslim Peraih Nobel Perdamaian Pertama Dari Afganistan

Setelah belakangan muncul dengan kabar pertengkaran dengan aktor Orlando Bloom, hal positif datang dari penyanyi muda Justin Bieber. Melalui akun Twitter, Justin mengungkapkan dia berkesempatan mengobrol melalui Face Time dengan remaja asal Pakistan peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai.

Justin mengumumkan pada lebih dari 53 juta followersnya di Twitter dan lebih dari 19,5 juta followers di Instagram soal aktivitasnya chatting online dengan Malala. Dia mengunggah foto Malala saat Face Time dengannya. “Just got to FaceTime with Malala Yousafzai,” begitu tulis pelantun ‘Baby’ itu pada caption foto yang diunggahnya pada Kamis (7/8/2014).

Dalam tweetnya Justin juga menuliskan betapa dia sangat terkesan dengan cerita dari Malala. Penyanyi 20 tahun itu mengaku tidak sabar untuk bertemu langsung dengan remaja yang dikenal sebagai aktivis HAM, pejuang pendidikan untuk wanita di Pakistan tersebut.

“Aku tidak sabar untuk bertemu langsung dengannya dan membicarakan bagaimana aku bisa membantunya dan @malalafund,” tulis Justin. Malala sendiri tidak menuliskan apapun di situs jejaring sosialnya soal aktivitasnya mengobrol dengan Justin via dunia maya. Hanya saja pada tahun lalu saat diwawancara CNN, remaja 17 tahun itu mengakui bahwa dirinya adalah fans dari mantan kekasih Selena Gomez tersebut.

Nama Malala menarik perhatian dunia ketika menjadi korban penembakan Taliban hingga jatuh koma. Dia ditembak dikepala di bus sekolahnya oleh seorang militan Taliban pada Oktober 2012 lalu. Serangan tersebut menjadi pemberitaan media internasional karena Malala ditembak dikepala sebagai hukuman atas karena bersekolah dan belajar sehingga dianggap Taliban berperan dalam mengkampanyekan pendidikan untuk anak-anak perempuan di negaranya.

Atas perannya memperjuangkan pendidikan itu Malala pun meraih Nobel Perdamaian Anak-anak. Penghargaan tersebut diterimanya pada 6 September 2013.

Kronologi Kecelakaan Mobil Yang Menewaskan None Jakarta 2004 Rizka Ismalia Putri Iskandar

Kecelakaan taksi di Tol Kamal Km 24, Jakarta Utara, pada Kamis (12/6/2014) dini hari mengakibatkan tewasnya Rizka Ismalia Putri Iskandar (31), None Jakarte 2004. Diduga, kecelakaan disebabkan sopir taksi kehilangan konsentrasi. “Diduga sopir taksi tersebut kehilangan konsentrasi sehingga tidak dapat mengendalikan kemudi,” ujar Kepala Seksi Kecelakaan Subdirektorat Penegakan Hukum Polda Metro Jaya Kompol Miyanto, Kamis (12/6/2014).

Menurut Miyanto, peristiwa yang terjadi pada pukul 03.30 WIB tersebut bermula ketika sopir dari taksi bernomor polisi B 1410 KTD atas nama Eko Yulianto mengemudikan kendaraan dari arah Pluit, Jakarta Utara, menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Sesampainya di Km 24, sopir taksi tersebut diduga kehilangan konsentrasi sehingga tidak mampu mengendalikan kemudi.

Taksi kemudian menabrak truk di bahu jalan yang sedang mengalami gangguan mesin. Setelah menabrak truk, kata Miyanto, taksi kemudian oleng ke kanan, dan menabrak Honda CRV yang sedang melaju. Tak juga mampu mengendalikan kemudi, taksi kemudian kembali oleng ke kiri hingga menabrak beton pembatas jalan. Kedua penumpang taksi, menurut Miyanto, sedianya akan menuju bandara untuk terbang ke Malaysia.

Setelah kejadian, jenazah Putri dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sementara itu, suaminya, Aldico Juniarto, sempat mendapat perawatan di RS Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara. Eko, sopir taksi, hingga saat ini mendapat perawatan di ruang khusus saraf dan penyakit dalam di rumah sakit yang sama. “Sopir taksi tersebut mengalami cedera pada sumsum tulang belakang. Hingga kini masih dalam perawatan,” ujar Andri P, seorang dokter di RS Atmajaya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman membenarkan bahwa korban tewas dalam tabrakan beruntun di Tol Kamal Km 34 arah Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta Utara, Kamis (12/6/2014) dini hari tadi, adalah None Jakarta 2004, Rizka Ismalia Putri Iskandar (31). “Iya benar dia None Jakarta tahun 2004. Dia berangkat dari Abnon (Abang-None) Jakarta Pusat,” kata Arie kepada Kompas.com, Kamis sore.

Sebelumnya, None Jakarta 1993 Maudy Koesnadi menulis dalam akun Twitter-nya, “@mpokmod: Turut berduka atas berpulangnya None Jakarta 2004, None Jakarta Pusat, Putri. Smg diberikan tempat terbaik disisi Allah SWT. Aamiin yra”. Menurut Novi, petugas Jasa Marga Tol Bandara, kecelakaan beruntun terjadi pada pukul 03.05 dini hari di jalur bawah Km 24. Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan Taksi Pusaka dengan nomor polisi B 1410 KTA, mobil Honda CRV dengan nomor polisi H 7894 FSG, dan truk Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi H 1956 ES.

“Korban ada tiga orang, semua yang berada di dalam taksi,” ungkap Novi. Ia mengatakan, sopir taksi bernama Eko Julianto dan penumpang bernama Aldico Juniarto Safardan mengalami luka berat. Sementara itu, Rizka meninggal dunia.

Sebelumnya, Kepala Seksi Kecelakaan Subdirektorat Penegakan Hukum Polda Metro Jaya Kompol Miyanto yang dihubungi mengatakan, kecelakaan tersebut menewaskan satu orang. “Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang tewas. Sopir taksi dan satu penumpang lain di dalam kendaraan berhasil selamat,” ujar Kompol Miyanto.

Tabrakan beruntun di Tol Kamal Km 24, Jakarta Utara, pada Kamis (12/6/2014) pukul 03.30 dini hari, menyebabkan satu orang tewas. Dia adalah penumpang taksi yang hendak berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta bersama suaminya. “Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang tewas. Sopir taksi dan satu penumpang lain di dalam kendaraan berhasil selamat,” ujar Kepala Seksi Kecelakaan Subdirektorat Penegakan Hukum Polda Metro Jaya Komisaris Miyanto saat dihubungi Kompas.com.

Dokter RS Atmajaya, Jakarta Utara, Adrian P, membenarkan kejadian tersebut. Dari data rekam medis di RS Atmajaya, diketahui bahwa seorang sopir taksi atas nama Eko Yulianto, yang kini menjadi pasien rawat inap, mengalami kecelakaan pada Kamis dini hari.

“Sopir taksi (Eko) menderita cidera pada sumsum tulang belakang. Saat ini, dia sedang mendapat perawatan di ruang khusus saraf dan penyakit dalam,” ujar Adrian. Seorang penumpang selamat, yang merupakan suami dari korban tewas dalam kecelakaan tersebut, diketahui bernama Aldico Juniarto. Setelah kejadian, kata Adrian, jenazah korban tewas langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sementara itu, sopir taksi dan seorang penumpang selamat dilarikan ke RS Atmajaya untuk mendapat perawatan.

“Kedua penumpang taksi adalah dokter. Seorang penumpang selamat yang terluka (Aldico), setelah mendapat perawatan medis, langsung menuju RSCM,” ujar Adrian.

Kisah Cinta Putri Sultan Bermula dari Chatting di MIRC

Sebagai gadis tak ingin menikah di usia ”kepala tiga”. Namun, hal itu tak berlaku bagi Gusti Kanjeng Ratu Hayu (30), putri keempat Sultan Hamengku Buwono X. Sebelum menikah, ia berpacaran selama 10 tahun dengan calon suaminya, Angger Pribadi Wibowo atau Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro (40). Kisah percintaan Hayu dan Notonegoro berbeda jauh dari cerita klasik pernikahan putri raja yang lekat dengan perjodohan atau perkawinan politis antar-pemangku kekuasaan. Hubungan percintaan mereka berlangsung natural dan alamiah seperti warga biasa di luar tembok megah kerajaan.
Pertemuan keduanya berawal dari dunia maya. Sebagai sesama alumni SMA Negeri 3 Yogyakarta (Padmanaba), Hayu dan Notonegoro tak sengaja bertemu dalam grup chatting Padmanaba sekitar tahun 2000.

”Awalnya kami kenal melalui grup chatting MIRC. Kebetulan waktu itu Mas Angger sebagai salah satu moderatornya,” kata Hayu, beberapa waktu lalu. Hayu, yang memiliki nama kecil Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nurabra Juwita, sejak belia akrab dengan internet. Karena itu, hubungannya dengan Notonegoro juga bermula dari fasilitas chatting lama, MIRC, yang booming tahun 2000.

Tepat saat musim panas tahun 2003 di Amerika Serikat (AS), Hayu dan Notonegoro resmi berpacaran. Saat itu, Hayu menjalani studi di Jurusan Ilmu Komputer Steven Institute of Technology, AS. Notonegoro melanjutkan studi pascasarjana (S-2) Jurusan International Development School of Economic Sciences, Washington State University, AS. Setelah beberapa saat, pasangan ini harus berpisah sementara waktu karena Hayu melanjutkan studi ke Bournemouth University, Inggris, dan Notonegoro fokus pada karier di lembaga Perserikatan Bangsa- Bangsa. ”Setelah jadian hingga menjelang pernikahan, hampir sebagian besar waktu kami habiskan dalam hubungan jarak jauh,” kata Notonegoro.
Dilangkahi adik

Bagi Hayu yang menekuni dunia teknologi informasi (TI), menjalani hubungan jarak jauh tak menjadi kendala. Pasangan ini memanfaatkan fasilitas chatting lewat internet dan telepon meski harus berhubungan jarak jauh. ”Oleh karena berhubungan jarak jauh, Hayu sempat putus nyambung dengan Noto. Keduanya sama-sama fokus pada karier masing-masing,” kata GKR Hemas, ibu kandung Hayu, permaisuri raja Keraton Yogyakarta, Sultan HB X. Menurut GKR Hemas, sejak 10 tahun lalu, Notonegoro sudah akrab dan intens berhubungan dengan keluarga Sultan HB X. Ia pun teringat, setelah bertahun-tahun berpacaran dengan putrinya, baru ketahuan Notonegoro adalah putra Nusye, teman Hemas semasa sekolah di SMP Tarakanita, Jakarta, tahun 1968. ”Ini pernikahan reuni,” ucapnya sembari tertawa.

Tahun 2011, Sultan HB X sedianya hendak menikahkan Hayu berbarengan dengan adik bungsunya, GKR Bendara. Namun, saat itu Hayu mengaku belum siap. Ia rela dilangkahi adiknya, yang berpasangan dengan KPH Yudanegara. Sebagai gadis yang dibesarkan dalam tradisi Jawa, Hayu tak merasa tabu adiknya menikah lebih dahulu. ”Ia sengaja menunda pernikahannya karena begitu menikah ia harus meninggalkan Indonesia dan ikut suaminya,” kata Hemas. Dua tahun kemudian, Hayu mantap menikah dan siap mengikuti suami. ”Tahun depan saya melanjutkan kuliah S-2 di New York, AS. Harapannya, saat pulang, saya bisa membuat perusahaan sendiri,” ujar Hayu.

Angkat keraton di luar
Setelah menyelesaikan studi di AS dan Inggris, 2007-2013, Hayu bekerja di sejumlah perusahaan besar berbasis TI, seperti Microsoft Indonesia, Aprisma Indonesia, dan Gameloft Indonesia. Kini ia dipercaya sebagai penghageng (pemimpin) Tepas Tandhayekti, lembaga yang mengurusi dokumentasi dan pusat data Keraton Yogyakarta. Menurut Hemas, putri keempatnya itu memiliki kemampuan intelektual yang menonjol. ”Hayu punya cita-cita memajukan keraton agar berdampingan dengan teknologi sehingga perihal apa pun tentang Keraton Yogyakarta bisa diketahui dan diakses di seluruh dunia,” ujarnya. Tepas Tandhayekti sebagai pusat data Keraton Yogyakarta berdiri pada Agustus 2012. Tepas ini bertanggung jawab pula mengangkat dan mengenalkan tradisi keraton ke seluruh dunia.

Meskipun Hayu harus mengikuti suaminya ke AS setelah menikah, Sultan HB X menilai hal itu bukan masalah.
Pada perhelatan pernikahan agung terakhir keluarga Sultan HB X, secara khusus Sultan bersama permaisuri akan menghantar putrinya ke resepsi pernikahan di Bangsal Kepatihan dengan menggunakan kereta kencana Kanjeng Kiai Wimono Putro pada Rabu lusa. Ini pertama kali Sultan menghantar putrinya dalam kirab pengantin menggunakan kereta kencana.
Pernikahan agung terakhir bagi putri Sultan HB X dan GKR Hemas ini akan digelar meriah selama tiga hari, 21 Oktober-23 Oktober 2013. Tamu di Bangsal Kencana, Keraton Yogyakarta, dan Bangsal Kepatihan diperkirakan 4.500 orang. Tetamu itu hadir dalam waktu yang berbeda, sekitar 1.500 tamu pada upacara panggih di Bangsal Kencana, Keraton Yogyakarta, Selasa besok, dan selebihnya hadir pada resepsi di Bangsal Kepatihan pada Rabu lusa.

Sebelum resepsi, mempelai akan diarak menggunakan 12 kereta kencana. Kirab itu untuk memperkenalkan mempelai kepada masyarakat sekaligus simbol kedekatan hubungan keraton dengan masyarakat. Pengantin menggunakan kereta Kanjeng Kiai Jong Wiyat, peninggalan Sultan HB VII.

Kate Middletton Tolak Hadiah Pakaian Murahan Merk Kardashian

Dianggap tidak sopan dan tidak sesuai dengan busana bagi keluarga kerajaan Inggris, membuat beberapa koleksi busana The Kardashian Kollection yang sengaja di kirim Kim Kardashian pada calon Ratu Inggris, Kate Middleton, dikembalikan.

“Bagaimana mungkin Kate akan muncul dalam sebuah acara dengan mengenakan leoprad print yang terkesan murah dengan pengaturan kancing pakaian yang aneh, seperti koleksi The Kardashian,” ungkap sebuah sumber istana seperti yang dilansir dailymail kemarin.

Aksi mengirimkan busana jadi pada Kate yang dilakukan oleh salah satu pentolan The Kardashian ini, dianggap sebagai salah satu cara untuk mendongkrak koleksi The Kardashian yang baru-baru saja masuk ke industri fashion Inggris.

Walau begitu, salah satu wakil Kate Middleton pun mencoba meluruskan penolakan sang Putri atas kiriman busana dari Kim ini, dengan mengatakan bahwa sudah menjadi kebijakan istana, bahwa Duke dan Duchess of Cambridge tidak menerima hadiah.

“Walau begitu, hadiah yang diterima tersebut akan dikembalikan dengan disertai ucapan terimakasih serta penjelasan mengenai kebijakan istana,” terang perwakilan sang Putri.

Setelah Foto Bugil Pangeran Harry Kini Tabloid Prancis Terbitkan Foto Telanjang Dada Kate Middleton

Kabar soal foto telanjang dada Kate Middleton rupanya telah sampai ke telinga wanita cantik itu dan suaminya, Pangeran William, yang kini tengah berada di Malaysia. Disebutkan bahwa Kate dan Pangeran William merasa sedih atas klaim yang dilontarkan tabloid Prancis bernama Closer tersebut.

“Mereka sangat sedih saat mengetahui soal rumor foto tersebut,” tutur seorang sumber Kerajaan Inggris yang mendampingi Kate dan Will dalam kunjungannya ke Malaysia, seperti dilansir AFP, Jumat (14/9/2012).

“Insiden tersebut, jika memang benar adanya, maka akan mengingatkan kembali pada masa 15 tahun yang lalu,” ujar sumber yang enggan disebut namanya tersebut.

Maksud pernyataan sumber tersebut merujuk pada sedemikian besarnya perhatian media terhadap mendiang ibunda Will, Putri Diana semasa hidup dan terjerat skandal perselingkuhan. Tahun 1997 silam, Putri Diana meninggal dunia dalam kecelakaan mobil yang terjadi di Paris, Prancis, saat berusaha menghindari kejaran paparazzi.

Dengan adanya klaim soal foto setengah bugil ini, maka tidak diragukan lagi, perhatian media akan terus menyorot Kate. Terlebih, kali ini media Prancis juga yang melontarkan klaim soal publikasi foto setengah telanjang tersebut.

Dalam situsnya, tabloid berbahasa Prancis tersebut menampilkan culikan foto sampul yang akan diterbitkan besok (15/9) yang bertuliskan: “Foto yang tidak sabar untuk dilihat seluruh dunia, Duchess of Cambridge bertelanjang dada di sebuah teras wisma tamu.” Jika memang benar tabloid ‘Closer’ merilis foto tersebut, tentu akan semakin menambah malu keluarga kerajaan terutama pasca skandal foto bugil Pangeran Harry, adik Pangeran William.

Pihak Kerajaan Inggris tengah menyelidiki foto tersebut untuk memeriksa keasliannya. Investigasi tersebut juga akan menentukan ‘langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya’ oleh Kerajaan Inggris.

Will dan Kate saat ini tengah dalam rangkaian kunjungan ke sejumlah negara persemakmuran Inggris dalam rangka peringatan 60 tahun berkuasanya sang nenek, Ratu Elizabeth II. Kunjungan mereka selama 9 hari dimulai di Singapura dan kemudian ke Malaysia, lalu berlanjut ke Kepulauan Solomon dan Tuvalu.