Category Archives: Sosialita

Kursus Makeup Glamour Party Workshop Sehari with Reza Azru

Glamour Party Make Up Workshop dan Kursus sehari bersama Makeup Artist Reza Azru

Glamour Party Make up Workshop with Reza Azru

Bagaimana mendapatkan hasil makeup yang glamour untuk ke pesta tanpa terlihat medok. Dibimbing secara ekslusif oleh Reza Azru. Tempat terbatas hanya untuk 30 Orang. Tempat duduk berdasarkan nomor pendaftaran.

Materi : Blending Foundation, Contouring, Perfect Brows, Bleding Eye Shadow, Lipstick Application.

Peserta wajib membawa model sendiri, makeup tool dan bulu mata.

Kursus seminar workshop diadakan di Jakarta Design Center – Slipi Lantai 6, Lotus 3 pada hari Jumat, 23 September 2016 (09:00 – 17:00)

Rina Mubal Arum Go Internasional Dengan Buka Butik Di Bangkok

Menjadi seorang perancang busana tentu saja memiliki konsep pakaian yang berbeda-beda, basically sesuai dengan kemampuan mereka. Ya seperti salah satu desainer Indonesia, Rina Mubal Arum, yang menyukai rancangan evening dress dan cocktail. Memang tak mudah merancang evening dress dan cocktail, dibutuhkan banyak inspirasi untuk menghasilkan beberapa busana yang berbeda-beda. Sehingga orang yang memakainya pun terlihat cantik dan anggun. Itulah tujuan dari Rina Mubal Arum.

11189657_827160267366213_1648815802_n

“Rancanganku simple, tidak berlebihan tapi tetap terlihat cantik saat memakainya. Aku main di cutting, jadi yang pakai lebih terlihat slim. Tidak terlalu rame tapi elegan,” tutur Rina saat ditemui pada ajang Indonesia Fashion Week 2015 di JCC Senayan Jakarta Pusat Kamis 26 Februari 2015. Selama dua tahun, wanita bertubuh mungil tersebut membuka butik bukan di Indonesia, tapi justru di Bangkok, Thailand dengan nama label Mubal Arum. Menurut dia, banyak orang Bangkok yang menyukai rancangannya. Sehingga kiprahnya di dunia fashion justru sukses di negeri orang.

11232566_893630850695598_242464371_n

“Butikku ada di Bangkok sejak tahun2012. Baru rencana buka di Indonesia. Di sana fashionnya sangat maju, dan saya akan merambah ke Indonesia. Jadi selama kalau pesan by online biasanya, kita ada tempat juga sih di sini tapi bukan resmi butik,” terangnya. Di Bangkok sendiri, lanjutnya, ada beberapa selebriti Thailand yang memakai baju saya. Mereka suka dengan rancangan saya. Kalau di Indonesia kemarin Tika Ramlan pesan baju sama saya.

11247025_828883993859529_1976062989_n

Tak hanya itu saja keberanian Rina, ciri khas dari desainnya pun terlihat pada pemakaian warna yang cerah. Baginya, siapa saja bisa memakai gaun rancangannya. Itulah salah satu hal yang membedakan dari rancangan Rina. “Kalo untuk warna, selalu di warna cirinya. Aku selalu pilih yang ngejreng, aku mau bikin yang beda. Evening dress tidak harus warna gelap, kita harus percaya diri dengan warna terang agar cantik. Jadi tak hanya kulit putih saja yang berani memakai warna cerah, kulit yang cokelat atau sawo matang pun bagus memakai warna ngejreng,” ujar Rina.

“Itu karena belum dicoba aja, orang Indonesia merasa ga pede. Kalo opini saya, dengan warna cerah bisa menambah percaya diri,” tambahnya. Bila Anda ingin mencoba warna-warna cerah seperti apa kata Rina Mubal Arum, berikut ini tips memakai evening dress atau cocktail saat pergi ke pesta. “Pakai warna cerah tidak masalah, yang penting kita nyaman dengan yang dipakai. Aksesoris jangan berlebihan bila dress banyak payet atau bermotif, gunakan high heels agar terlihat tinggi dan bila dressnya pendek kaki akan terlihat seksi karena terlihat jenjang,” tutupnya.

11098597_707325512709211_1992921104_n

So, Ladies jangan lupa ya tips dari Rina Mubal Arum, bagaimana memakai dress untuk ke pesta agar tidak terlihat berlebihan dan cantik pastinya. Ririn Ekawati baru saja bertemu dengan sahabat lamanya yang juga seorang desainer. Ia adalah Rina Mubal Arum. Mereka bertemu dalam acara Indonesia Fashion Week yang digelar di Jakarta Convention Center, Minggu (1/3). Dalam pertemuan itu, Ririn memakai baju rancangan Rina. Ririn sendiri lah yang memilih baju tersebut. Menurut Rina, baju yang dipakai Ririn saat itu bertema Welcome to My World.

10890942_1532783070336690_988708132_n

 

 

11208208_681967675262126_1590655870_n

 

 

11330794_901155709930741_1791311687_n

Ketika ditanya soal harga baju yang dikenakan Ririn, Rina hanya menjawab, “Kalo masalah harga ada deh, rahasia. Kalo koleksi aku sendiri kan ada cocktail dress sama evening dress, dan itu tergantung desain dan detailnya juga. Harga kisarannya Rp 3.500.000,- sampai Rp 5.000.000,-” ujarnya. “Cukup terjangkau kan, itu untuk harga di Indonesia ya. Kalo di Thailand harganya beda lagi, lebih dari itu. Kalau sama Ririn harganya ya harga temanlah, hahaha…” lanjutnya lagi.

Menurut Rina, ia membuat baju sesuai permintaan saja. “Tapi kebanyakan ketika melihat koleksiku mereka langsung suka dan ngambil baju itu. Paling agak di retouch sedikit kalo semisal agak terbuka mereka minta agak ditutup dikit,” paparnya. Rina juga mengatakan bahwa semua koleksinya dalam Indonesia Fashion Week memang dibawa dari Thailand. Ia pun mengatakan akan segera membuka usahanya di Indonesia agar Ririn sering mampir.

“Iya aku bilang ke dia, masa orang Indonesia cuma di sana aja bukanya. Buka di sini dong…” ujar Ririn.

Kisah Haru Ustad Yusuf Mansur Tentang Rani Sebelum Jalani Hukuman Mati

Ustad Yusuf Mansur punya kisah mengharukan tentang Rani Andriani alias Mellisa Aprilia (39), terpidana yang harus menjalani eksekusi hukuman mati pada 18 Januari 2015. Kisah itu ditulis sang ustad di akun Twitter-nya @Yusuf_Mansur, pada Senin (26/1/2015). Rani harus menjalani eksekusi hukuman mati setelah divonis lewat putusan pertama di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada pertengahan Agustus 2000 silam atas kasus narkotika. Langkah hukum sampai dengan tingkat kasasi yang dilakukannya tidak membuahkan hasil. Begitu juga dengan grasi yang diajukannya karena ditolak oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berikut kisah mengharukan yang dikicaukan Ustad Yusuf Mansur sebelum Rani yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan Tangerang mengakhiri hidupnya dengan eksekusi mati:

#Rani 1. Kehidupan seseorang&akhir kehidupannya, ga ada yg bs menebak&ketebak. Airmata ini menetes, mengetahui kisah Rani.
#Rani 2. Saya malam ini nyesel&nyesek dada ini. Tgl 13 Desember sore, 2014, mestinya saya bisa ketemu Rani. Tp takdir Allah, ga bisa.
#Rani 3. Istri saya, Ustadz Jameel, Ustadz Kupmin, Pak Heri, guru rampak beduk, & keseniannya Rani, yg beruntung bs ketemu Rani.
#Rani 4. Rani, &sjumlah kwn2 dari LP Tangerang diizinkan Kalapas, u silaturahim&performance Rampak Beduk di Pesantren DQ.
#Rani 5. Istri saya di keesokan harinya cerita, ttg bagaimana bagus&semangatnya mereka.
#Rani 5. “Cantik2. Ceria2. Ga keliatan kalo beliau2 itu penghuni LP. &Slh 1nya, kena hukuman mati,” cerita istri saya saat itu.
#Rani 6. “Penampilan, senyuman, mereka, biasa banget Pah,” kata istri saya lagi. Saya lalu liat2 foto2&rekamam video di gadget istri.
#Rani 7. Itulah sepenggal dialog di 13-14 Desember. Dan saya menyesali bangeeeeeettt, knp lalai, ga bs memenuhi permintaan Rani.
#Rani 8. Rani, mdh2an bnr demikian, adalah hanya kurir. “Korban” sebenernya. Dari cerita panjang narkoba. Konon, bukan bandarnya.
#Rani 9. Tapi apapun, Rani tlah melewatinya dg pertaubatan. Saat dieksekusi, Rani dlm keadaan puasa.
#Rani 10. Rani, melewati malam2nya dengan shalat malam. Hari2 tdk tinggal shalat fardhu. KH. Hasan Makarim dkk bnyk mmbimbing bliau.
#Rani 11. Pak Heri, slh 1 guru di DQ, jg guru anak2 saya di rumah, adlh jg guru kesenian Rampak Beduk, Rebana, & Shalawat Rani dkk di Lapas.
#Rani 12. Tgl 13 itulah Rani dkk setelah belajar Rampak Beduk, &rebana, lalu tampil di Pesantren Daqu. Memukau semua hadirin.
#Rani 13. Hingga kemudian tersiarlah berita. Bhw keputusan tembak mati, sdh tdk bs lg ditawar. Itu buat Rani, Keputusan Allah semata.
#Rani 14. Kwn2 di Lapas, dkknya menyaksikan bhw Rani sdh siap dg Takdir-Nya. Ia bersiap dengan menjalani puasa.
#Rani 15. “6 orang yg ditembak, yg senyum, & darahnya sangat sedikit, ya cuma Rani…” Yaaa Allah, saya nangis…
#Rani 16. Saya kontan lsg ajak istri&anak2 saya mendoakan beliau, agar beliau bnr husnul khatimah. &diampuni sgl dosa sprti prmintaannya.
#Rani 17. Saya pun mendoakan Indonesia, &dunia, bersama istri&anak2 saya yg mendengar cerita ini.
#Rani 18. Narkoba, jg minum2an keras, sdh memisahkan ayah dari istri&anak2nya. Memisahkan seorang ibu, dari suami&anak2nya.
#Rani 19. Narkoba, sdh memisahkan kakak dari adik2nya. Adik, dari kakak2nya. Kawan, dari kawan2nya.
#Rani 20. Narkoba&minum2an keras, bahkan sering jg merenggut, dg izin Allah, orang2 tak berdosa lainnya. Entah krn ketabrak dia, dll.
#Rani 21. Lihatlah kesedihan keluarga yg ditinggalkan oleh sedikitnya 3 pengendara motor yg tewas. Barangkali di antara mereka…
#Rani 22. Barangkali di antara 3 pengendara mtr ini, ada yg pengantin baru, ada yg baru punya bayi, atau istrinya baru hamil. Yaa Allah…
#Rani 23. Tidak trhitung kasus2 akibat Narkoba, minum2an keras… Menyisakan kepedihan&kesedihan. Doa qt smua u keselamatan smua.
#Rani 24. Rani, wafat dlm keadaan tersenyum. Tembakan para eksekutor, mengantarnya dg damai menemui Sang Khaliq.
#Rani 25. Vonis akhir, memang bukan milik kita. Tp milik Allah. Biarlah penilaian menjadi Milik Allah, & Rahasia Allah.
#Rani 26. Rani meminta al Qur’an, & terjemahan. Tapi inilah yang membuat saya begitu nyesel&nyesek.
#Rani 27. Hingga Rani sdh ditembak regu tembak, barulah saya menyadari. Bahwa yg meminta al Qur’an&terjemahannya, adlh dia… Rani.
#Rani 28. Yaa Allah… Cukuplah TEGURAN-MU untuk kami. Jangan sampe ada Rani2 yg lain di negeri ini, & di manapun.
#Rani 29. Semua tembakan diarahkan ke jantung Rani, & 5 terhukum mati lainnya. Tapi sungguh Allah sudah menyayangi Rani. Doa qt u Rani.
#Rani 30. Smntr, yg pnjahat ssungguhnya, qt minta Allah mngampuni&mrahmati mereka, &jg qt. &Menyelamatkan qt, anak2&klg qt dari mereka.
#Rani 31. Smg pula Allah mmberi kekuatan buat Presiden&Pemerintah smua, jg qt, u melindungi bangsa ini, dari sgl kerusakan moral.
#Rani 32. Saya blg ke istri, qt cari ayah ibunya Rani. Qt cari keluarganya Rani. Biar Rani tersenyum di alam sana.
#Rani 33. Rani, yg sejak peristiwa itu, lalu meniti jalan pertaubatan nasuha… Bs jd bahkan lbh baik dari saya, qt smua.
#Rani 34. Kesaksian orang banyak, &foto2, memang tdk akan menjamin apa2. Tp setidaknya, senyuman Rani, & keadaannya yg sdg puasa…
#Rani 35. … Membuat qt seharusnya bertanya, apakah keadaan wafat qt kelak, lbh baik dari Rani? Jawablah dg niat mngubah&mmperbaiki diri.
#Rani 36. Mhn sejenak kwn2 mendoakan Rani, &smuanya. Ya. Semuanya. Agar Allah berikan kebaikan buat siapapun dari Hamba2Nya. Salam.
#Rani 37. Meski terlambat, al Qur’an yg ada terjemahannya, akan saya berikan ke ayah/ibunya Rani. Smg Allah sampaikan berita ini ke Rani.
#Rani 38. Oke. Yuk wudhu. Kita baca al Mulk&istighfar. Sempetin shalat witir skrng aja. Sblm tidur. Mdh2an Allah trm qt dlm keadaan Ridho.

Justin Beiber Chatting Dengan Malala Muslim Peraih Nobel Perdamaian Pertama Dari Afganistan

Setelah belakangan muncul dengan kabar pertengkaran dengan aktor Orlando Bloom, hal positif datang dari penyanyi muda Justin Bieber. Melalui akun Twitter, Justin mengungkapkan dia berkesempatan mengobrol melalui Face Time dengan remaja asal Pakistan peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai.

Justin mengumumkan pada lebih dari 53 juta followersnya di Twitter dan lebih dari 19,5 juta followers di Instagram soal aktivitasnya chatting online dengan Malala. Dia mengunggah foto Malala saat Face Time dengannya. “Just got to FaceTime with Malala Yousafzai,” begitu tulis pelantun ‘Baby’ itu pada caption foto yang diunggahnya pada Kamis (7/8/2014).

Dalam tweetnya Justin juga menuliskan betapa dia sangat terkesan dengan cerita dari Malala. Penyanyi 20 tahun itu mengaku tidak sabar untuk bertemu langsung dengan remaja yang dikenal sebagai aktivis HAM, pejuang pendidikan untuk wanita di Pakistan tersebut.

“Aku tidak sabar untuk bertemu langsung dengannya dan membicarakan bagaimana aku bisa membantunya dan @malalafund,” tulis Justin. Malala sendiri tidak menuliskan apapun di situs jejaring sosialnya soal aktivitasnya mengobrol dengan Justin via dunia maya. Hanya saja pada tahun lalu saat diwawancara CNN, remaja 17 tahun itu mengakui bahwa dirinya adalah fans dari mantan kekasih Selena Gomez tersebut.

Nama Malala menarik perhatian dunia ketika menjadi korban penembakan Taliban hingga jatuh koma. Dia ditembak dikepala di bus sekolahnya oleh seorang militan Taliban pada Oktober 2012 lalu. Serangan tersebut menjadi pemberitaan media internasional karena Malala ditembak dikepala sebagai hukuman atas karena bersekolah dan belajar sehingga dianggap Taliban berperan dalam mengkampanyekan pendidikan untuk anak-anak perempuan di negaranya.

Atas perannya memperjuangkan pendidikan itu Malala pun meraih Nobel Perdamaian Anak-anak. Penghargaan tersebut diterimanya pada 6 September 2013.

Ki Joko Bodo bertobat Dan Tempat Semedinya Di Wakafkan Untuk jadi Mesjid

Paranormal Ki Joko Bodo mengaku tobat. Ia kini sudah menyetop semua praktik paranormalnya. Bahkan ia juga sudah mewakafkan salah satu tanah dan tempat praktiknya untuk dijadikan tempat ibadah. Lantas apa penyebab Ki Joko bertobat? Rupanya hal itu terjadi setelah ia pergi umroh ke Mekkah. Di sana ia merasa mendengar bisikan misterius yang menyuruhnya bertobat.

“Semua saya tinggalkan setelah saya melalui perjalanan spiritual ke Mekkah,” kata Ki Joko Bodo dikutip dari ‘Selebrita Trans 7’, Kamis (19/6/2014). Pria bernama asli Agus Yulianto itu juga mengatakan, dirinya dahulu memang mendahulukan urusan dunia. “Prinsip saya dulu dunia baru mencari Tuhan,” urainya.

Setelah bertobat, pria yang identik dengan dandanan nyentrik itu sekarang sudah bergabung dengan organisasi Islam LDII. Ki Joko sendiri sebenarnya sudah pernah tergabung dalam organisasi tersebut. “Aku akan kembali lagi ke LDII,” ungkapnya. Kabar pertobatan datang dari paranormal Ki Joko Bodo. Ki Joko, sapaan akrabnya mengaku kini sudah bertobat dan kembali menjadi muslim seutuhnya.

Entah kebetulan atau tidak, pertobatan paranormal nyentrik bertepatan dengan jelang datangnya bulan suci Ramadan. Bahkan ia mewakafkan satu bidang tanah bekas praktiknya untuk dijadikan rumah ibadah. “Ini tempat praktik dari dulu tahun 1998 sampai sekarang, tapi sekarang saya wakafkan, saya punya ilham untuk wakaf,” kata Ki Joko dikutip dari Selebrita Trans 7, Kamis (19/6/2014). “Kalau nantinya ini jadi masjid saya akan salat tiap hari di sini,” lanjutnya.

Pria bernama asli Agus Yulianto itu juga sudah menutup tempat praktiknya di kawasan Jakarta Timur. Kini ia sudah tak membuka lagi praktik paranormal yang ia biasa jalani. Lantas apa sebenarnya yang membuat Ki Joko bertobat? Ada yang berubah dari penampilan fisik Ki Joko Bodo setelah mengaku bertobat. Seperti apa? Jika Anda bertemu dengan pria yang melejit berkat karier paranormalnya itu saat ini, mungkin akan pangling. Ki Joko telah memangkas rambut dan bulu-bulu di tubuhnya.

Tak ada lagi kumis tebal. Jenggot panjang menjuntainya pun dipangkas jadi lebih pendek. Kini pria bernama asli Agus Yulianto itu tampil sedikit klimis dan bersih. Rambut gondrongnya yang khas pun juga sedikit dipangkas. Baru-baru ini Ki Joko Bodo mengaku sudah berhenti dari praktik paranormal yang sudah ia jalani selama bertahun-tahun. Sebidang tanah bekas tempat praktiknya pun ia wakafkan untuk rumah ibadah. Ki Joko Bodo mengatakan dirinya bertobat setelah melalui perjalanan spiritual ke Mekkah. Ia pun berharap dengan pertobatannya itu dirinya bisa mendapat rida sepenuhnya.

“Aku mengharapkan keridaan Tuhan,” kata Ki Joko dilansir dari ‘Selebrita’ Trans 7, Kamis (19/6/2014). Ki Joko selama ini tenar berkat karier paranormalnya. Dengan rambut gondrong serta kumis dan jenggot tebal, wajah Ki Joko mudah dihapal. Tapi kini ia sudah melakukan perubahan terhadap penampilannya. Ia juga sudah memangkas rambut serta kumisnya. Menyoal dirinya yang kini bertobat, pria bernama asli Agus Yulianto sudah mewakafkan sebidang tanahnya yang pernah jadi tempat praktik paranormal untuk dijadikan rumah ibadah. “Aku mengharapkan surga bukan neraka,” pungkasnya.

Briptu Eka Frestya Akhirnya Menikah

Briptu Eka FrestyaPernikahan Briptu Eka Frestya dengan Komisaris Polisi Bagoes Wibisono menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat. Namun pernikahan itu bukanlah hal yang istimewa bagi jajaran Polda Metro Jaya, tempat Eka bertugas. Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Sambodo Purnomo justru heran melihat pemberitaan pernikahan bawahannya itu. “Memangnya dia siapa? Kenapa diberitakan?” katanya ketika dihubungi, Senin, 5 Mei 2014.

Menurut dia, Eka bukan selebritas atau orang terkenal. Eka adalah bawahannya yang diperbantukan ke National Traffic Management Center Polri. “Itu urusan pribadi. Saya tidak mengurusi urusan pribadi orang.” Adapun mantan Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nugroho Aji, yang pernah menjadi atasan Bagoes, mengaku tidak begitu tahu sosok suami Eka. Dia pun heran dengan alasan pemberitaan pernikahan Eka. “Ah, dia enggak cantik kok. Kalau ketemu orangnya biasa saja.”

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto juga tak mengetahui pernikahan Eka dengan Bagoes. Meski menyebut Bagoes sebagai juniornya, Rikwanto tidak mengenal sosok Bagoes. “Bukan saya yang harus kenal dia. Dia yang harus kenal saya.” Rikwanto menyatakan tak mendapat undangan ke pernikahan Eka. Kepala Polda Metro Jaya pun, kata dia, tidak hadir. Sebelumnya, Briptu Eka Frestya Yulianti, polwan cantik yang kerap tampil di televisi, akhirnya resmi melepas masa lajang pada 3 Mei lalu di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Sambodo Purnomo mengungkap secuil profil suami Brigadir Polisi Satu Eka Frestya Yulianti, Komisaris Raden Bagoes Wibisono Handoto Koesoemah. Menurut dia, saat ini Bagoes bertugas di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Hasil penelusuran Tempo, Bagoes pernah bertugas sebagai Kepala Satuan Narkoba Bandara Soekarno-Hatta. Ia juga pernah menjabat Kepala Kepolisian Sektor Kelapa Dua, Depok. Figur Bagoes rupanya tak begitu dikenal oleh atasannya. Mantan Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nugroho Aji mengaku tidak begitu tahu sosok Bagoes. “Memang anak buah saya. Tapi saya tidak hafal. Anak buah saya ratusan.”

Briptu Eka Frestya Yulianti, polwan cantik yang kerap tampil di televisi, akhirnya resmi melepas masa lajang pada 3 Mei lalu di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Pernikahan Eka sempat menjadi topik hangat di media sosial. Komentar-komentar bernada patah hati bermunculan. Misalnya dari akun selebtwit @sudjiwotedjo: “Brutu enak berkah, Raden Patah nakal // Briptu Eka nikah, patah hati nasional.”

Ustad Guntur Bumi Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan dan Pelecehan Seksual

Polisi telah menetapkan Guntur Bumi sebagai tersangka atas serangkaian laporan polisi terkait dengan penipuan dan pelecehan seksual yang dilakukan suami Puput Melati itu. Kabarnya, status tersangka ini telah membuat Guntur Bumi dilanda panik. Dituturkan kuasa hukum pria yang sering disapa Ustad Guntur Bumi (UGB) ini, Sunan Kalijaga, bahwa UGB mengaku kaget mendengar kabar status dirinya menjadi tersangka. Ini disebabkan, selama kasus penipuan dan pelecehan bergulir, UGB belum pernah sekali pun diperiksa.

“Dia kaget, loh kok tiba-tiba jadi tersangka, padahal ia belum pernah diperiksa,” kata Sunan Kalijaga, Kamis, 1 Mei 2014. Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum UGB pun masih bingung kliennya dinyatakan tersangka atas kasus ini. “Ini cukup membingungkan karena sampai saat ini kami belum menerima surat panggilan,” Sunan melanjutkan. Meski masih bingung dengan status tersangkanya, UGB mengaku selalu siap jika dipanggil pihak berwajib. “Tidak ada masalah, UGB kapan pun selalu siap untuk itu. Ini adalah proses hukum, dan UGB mengerti akan hal itu,” ujar Sunan.

Kabarnya, UGB akan melarikan diri dari sejumlah kasus yang menerpanya. “Santer diberitakan kalau UGB melarikan diri dan mangkir dari proses hukum, ini tidak benar. UGB baru kembali dari umrah,” kata Sunan. Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menetapkan pria yang dikenal dengan nama Ustad Guntur Bumi (UGB) sebagai tersangka penipuan sejak Selasa lalu. Meski belum menjalani pemeriksaan, kata Sunan Kalijaga, pengacara UGB, ustad itu akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. “UGB selalu siap. Jadi tersangka belum berarti UGB bersalah,” kata Sunan, Kamis, 1 Mei 2014.

Sunan mengatakan pihaknya akan menunjukkan beberapa bukti pembelaan. “Kami ingin menanyakan bukti kepada orang yang mengaku korban UGB. Kami sendiri punya buku besar yang memuat semua daftar nama pasien,” katanya. Hingga pekan lalu, kuasa hukum UGB mengakui telah mendapat banyak pengaduan. Korban dari penipuan UGB semakin bertambah. “Banyak yang menelepon mengaku sebagai korban UGB. Lantas aku tanya, kalian punya bukti apa?” ujar Sunan.

Dari sekian banyak yang minta klaim, tak satu pun yang punya bukti. “Ini membuktikan kalau ada banyak pihak yang ingin memanfaatkan UGB dengan membuat laporan palsu,” kata Sunan. Seperti diketahui, UGB dibawa ke jalur hukum lewat 14 laporan polisi dari para mantan pasiennya. Sebagian besar mengaku ditipu saat menjalani pengobatan di padepokan UGB. Ada pula yang mengaku mengalami pelecehan seksual, bahkan ada yang diminta UGB berpindah keyakinan.

Banyaknya pasien yang protes membuat Susilo Wibowo alias Ustad Guntur Bumi (UGB) memutuskan menutup tempat pengobatannya untuk sementara. Pada akhirnya, dia tidak bisa memungkiri hasil penyelidikan Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menyatakan adanya unsur penyimpangan dalam praktek pengobatan yang dilakukannya. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengatakan praktek pengobatan UGB memang salah. “Dari hasil investigasi ditemukan UGB melakukan penyimpangan, yakni dalam hal persyaratan infak, sedekah, dan zakat,” kata Amirsyah melalui surat elektroniknya, Sabtu, 22 Maret 2014.

Praktek pengobatan UGB yang mensyaratkan sejumlah uang kepada pasien yang tidak sembuh dan akan di ruqyah (sebuah terapi dengan membacakan jampi-jampi) dinilai MUI melanggar prinsip syariat. “Ada praktek yang menyimpang, seperti soal zakat, sedekah, dan sumbangan yang menjadi syarat, sehingga pasien merasa terbebani,” kata Amirsyah. Ia mengatakan, sejak adanya laporan dari pasien UGB, pihaknya segera melakukan investigasi dan menelusuri kasus ini. Termasuk membina UGM dengan memintanya menandatangani pernyataan dengan MUI. Isinya hanya akan menerima sedekah dari orang yang berobat melalui cara yang dibolehkan agama dan tanpa paksaan. “Kalau disebut adanya unsur penipuan, itu wewenang aparat,” kata Amirsyah.

Pihaknya menyarankan masyarakat untuk lebih berhati-hati memilih pengobatan alternatif. “Jangan mudah terpengaruh terhadap praktek semacam itu. Masyarakat harus kritis dan cerdas dalam memilih,” kata Amirsyah.

Ustad Guntur Bumi Dituduh Melakukan Praktek Perdukunan Dan Diadukan Ke MUI

Seorang pasien mengaku tertipu dengan praktik pengobatan Ustad Guntur Bumi (UGB). Bahkan, pasien bernama Hans itu pun melaporkan UGB ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tuduhan melakukan praktik kedukunan. “Saya lapor MUI tanggal 13 dan 19 Februari. Dua kali kita lapor. Saya menuntut pekerjaan UGB dihentikan. Ini namanya dukun berlabel ustad,” tuding Hans.

Hans pun menceritakan kisah dirinya datang ke pengobatan UGB pada Jumat 7 Februari lalu. Menurutnya kala itu ia membawa sang nenek yang mengalami sakit pada kakinya. Kala itu, Hans juga merasa ada yang aneh dalam pengobatan yang dilakukan UGB. Seperti salah satunya, ucapan salah satu ustad di sana yang dianggapnya sedikit bernada ancaman

“Saat diperiksa, ada ustad di sana bilang, bakal ada satu korban. Ustad bilang, semua harus di-protect. Jadi pikiran kita berubah dari yang medis jadi non medis. Janji yang dia mau kasih herbal dan air zam-zam doakan nggak terbukti,” sesalnya. “Kemudian ustad minta menghatamkan Al Quran 30 juz sebelum subuh. Jika tidak sanggup, maka akan dibadal (diwakilkan) oleh para santrinya di Ponpes Assidiqie, Cijeruk, Bogor. Untuk semua itu, memotong seekor hewan kerbau Mina,” lanjutnya.

Setelah membayar sejumlah uang, tim ustad pun ‘memagari’ rumah sang nenek. Beberapa ritual pun dilakukan seperti melempar garam, terus ada juga penampakan pocong. Hans mengaku merasa tertipu karena mereka membuat pihaknya merasa takut. Bahkan setelah proses pengobatan itu, sang nenek kondisinya tak kunjung membaik.

“Mereka membuat kondisinya takut, jatuh dan hilang keimanan. Pas diusap rambut pertama kali saya keluar belatung. UGB bilang, kekurangannya bisa setelah Rp 30 juta. Saya sudah kesal,” ungkapnya. MUI melalui Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, Asrorun Niam Sholeh, menuturkan pihaknya memang sudah menerima pelaporan itu. Ia mengaku mendapat pelaporan tudingan praktik pengobatan UGB.

“Memang benar, pekan kemarin ada salah satu pasien yang menceritakan proses pengobatan di sana yang dianggap tidak sesuai dengan cara pengobatan dan ada indikasi permintaan sejumlah materi,” ungkap Asrorun. Namun pihak UGB, melalui pengacaranya, Ramdhan Alamsyah membantah semua cerita tersebut. Menurutnya, Hans punya motif lain untuk menjatuhkan kliennya.

“Hans ini nggak bener, cari-cari masalah. Saya tahu, saya sudah ketemu sama pengacaranya. Hans punya tujuan lain di balik laporan itu. Pengacaranya sendiri yang bilang gitu. Itu pengakuan pengacaranya Hans, Hudi Yusuf,” ungkap Ramdhan. Sayang, UGB belum bisa dimintai komentarnya mengenai tudingan itu. Kini, kabarnya ia tengah menjalani ibadah umroh.

Ustad Guntur Bumi dituding melakukan penipuan dalam praktik pengobatan alternatifnya. Pria bernama Hans Suta mengaku telah ditipu karena merasa diperas saat mengantarkan neneknya berobat ke tempat praktik sang ustad. Selain rugi puluhan juta, Hans juga mengaku ibunya telah menjual beberapa perhiasan miliknya untuk mengobati sang nenek. Tapi penyakit yang dialami neneknya tak kunjung sembuh.

“Saat lagi tawar-menawar harga, saya ditanya ke sini naik mobil apa? Saya bilang naik taksi. Kerja di mana? Saya bilang punya usaha kecil-kecilan. Harga kerbaunya Rp 75 juta, Rp 65 juta, Rp 55 juta, paling bawah Rp 25 juta. Saya minta yang paling murah,” kisah Hans saat dikonfirmasi.

“Untuk membayar uang tersebut, ibu saya mencopot tiga cincin yang dipakainya ternyata masih kurang, itu cuma 7 gram. Terus Pak Ustad bilang nanti saya kasih rekening saya, dan ibu saya punya Rp 3 juta. Di rumah, ibu saya kembali memberikan tiga buah gelang emas dan sejumlah uang,” paparnya lagi.

Dengan syarat mengorbankan kerbau, Hans dan keluarganya akhirnya setuju untuk menyerahkan beberapa perhiasan lagi. “Sampai di rumah kita setuju, emas 32 gram, 7 gram tambah 25 gram. Dari semua itu kurang Rp 8 juta lagi untuk bayar kerbau,” rinci Hans. Selama pengobatan, Hans merasa ada yang aneh. Ia merasa di bawah ancaman saat melakukan negosiasi harga pengobatan tersebut.

Hans pun akhirnya melaporkan suami Puput Melati itu ke MUI pertengahan Februari kemarin dengan tuduhan perdukunan. Pihak MUI sendiri telah mengkonfirmasi kebenaran pelaporan tersebut. Sementara UGB melalui pengacaranya membantah telah melakukan penipuan dan pemerasan seperti yang ditudingkan Hans.

Ustad Guntur Bumi dituding melakukan penipuan dalam praktik pengobatan alternatifnya. Pria bernama Hans Suta mengaku telah ditipu karena merasa diperas saat mengantarkan neneknya berobat ke tempat sang ustad. Hans Suta melaporkan Ustad Guntur Bumi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertengahan Februari karena tuduhan praktik perdukunan. Dan, ternyata Hans bukan satu-satunya orang yang merasa telah menjadi ‘korban’ dan melaporkan sang ustad ke MUI.

Menurut Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, Asrorun Niam Sholeh, pihaknya telah menerima beberapa laporan mengenai ustad Guntur Bumi. “Ada beberapa,” ungkap Asrorun saat dihubungi.

Hans pernah mendatangi tempat pengobatan ustad Guntur di Pondok Indah awal Februari lalu. Tapi saat berobat, Hans yang mengantarkan neneknya itu justru merasa diperas. Hans bahkan harus membayar puluhan juta hingga menjual perhiasan ibunya untuk membayar pengobatan sang ustad. Namun ia mengklaim ibunya tak kunjung sembuh. MUI sendiri mengajabarkan, laporan tersebut seputar mengenai penyimpangan praktik pengobatan yang dituduhkan seperti Hans.

“Kita akan lakukan tindak lanjut, ada dua substansi laporan kan ya. Yang terkait adanya indikasi permintaan sejumlah materi kan ini ranahnya kepolisian. Yang kedua praktik pengobatan yang rencananya akan kita dalami lebih lanjut,” papar Asrorun.

Pihak sang ustad pun angkat bicara. Melalui pengacaranya, Ramdan Alamsyah, UGB membantah tudingan Hans. Bagaimana versi UGB? “Dia datang minta diobati, bayar administrasi, satu orang Rp 500 ribu, kalau dua jadi Rp 1 juta, ya udah diobatin. Ada hadist, kalau sembuh itu salah satu hal yang bisa mengangkat penyakit adalah sedekah,” kata Ramdan.

“Biasanya yang bagus hewan kurban, bisa sapi, kambing, atau kerbau. Dia bilang nggak punya duit, ya jangan. Itu nggak apa-apa. Tapi pihaknya dia tetep menginginkan sedekah, terus dia bilang ‘kita punya gelang, cincin, bisa nggak disalurin?’ Ya bisa-bisa aja, nanti ditimbang, nanti diperkirakan ke harga kambing berapa,” beber Ramdan lagi.

Dari keterangan ini, Hans sebelumnya mengaku memang menjual perhiasan ibunya untuk kesembuhan neneknya. Tapi pada praktik pengobatannya, Hans merasa ada yang aneh. Menurut Hans, pengobatan sang ustad dibumbui hal-hal mistik yang membuat keluarganya takut. Keadaan makin diperparah karena Hans merasa dikejar-kejar pihak UGB untuk melunasi biaya pengobatan yang telah disetujui dalam bentuk sedekah hewan kurban.

Tapi Ramdan membantah kliennye mengejar keluarga Hans. “Kalau nguber-nguber ke rumah itu nggak ada, bohong. Itu fitnah. Tanggal 13 Februari mereka minta balikin. Tanggal 14 Februari dini hari kita balikin. Besokannya si Hans malah laporin ke MUI. Yang laporin ini si Hans. Hans ini nggak bener, cari-cari masalah,” urai Ramdan.

“Saya tahu, saya udah ketemu sama pengacaranya. Hans punya tujuan lain di balik laporan itu. Pengacara sendiri yang bilang gitu. Itu pengakuan pengacaranya Hans, Hudi Yusuf,” tambah Ramdan mengklaim. Ramdan juga mengklaim pihaknya dengan pihak Hans sudah islah atau berdamai. Maka dari itu, Ramdan dan pihaknya heran mengapa Hans masih meributkan masalah yang dianggap sudah kelar.

Kate Middletton Tolak Hadiah Pakaian Murahan Merk Kardashian

Dianggap tidak sopan dan tidak sesuai dengan busana bagi keluarga kerajaan Inggris, membuat beberapa koleksi busana The Kardashian Kollection yang sengaja di kirim Kim Kardashian pada calon Ratu Inggris, Kate Middleton, dikembalikan.

“Bagaimana mungkin Kate akan muncul dalam sebuah acara dengan mengenakan leoprad print yang terkesan murah dengan pengaturan kancing pakaian yang aneh, seperti koleksi The Kardashian,” ungkap sebuah sumber istana seperti yang dilansir dailymail kemarin.

Aksi mengirimkan busana jadi pada Kate yang dilakukan oleh salah satu pentolan The Kardashian ini, dianggap sebagai salah satu cara untuk mendongkrak koleksi The Kardashian yang baru-baru saja masuk ke industri fashion Inggris.

Walau begitu, salah satu wakil Kate Middleton pun mencoba meluruskan penolakan sang Putri atas kiriman busana dari Kim ini, dengan mengatakan bahwa sudah menjadi kebijakan istana, bahwa Duke dan Duchess of Cambridge tidak menerima hadiah.

“Walau begitu, hadiah yang diterima tersebut akan dikembalikan dengan disertai ucapan terimakasih serta penjelasan mengenai kebijakan istana,” terang perwakilan sang Putri.

Maylaffayza Lari Keliling Gelora Bung Karno Dalam Rangka Jakarta Sport Week

Vionis Maylaffayza atau yang akrab disapa Fayza akan berlari mengelilingi Stadion Glora Bung Karno (GBK) Senayan, di malam hari. Nah lho?

Ketika ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2012, Fayza mengatakan tekad untuk lari malam-malam di Gelora Bung Karno itu merupakan salah satu rangkaian acara yang digelar sebuah klub olahraga lari di Indonesia, Indorunners.

“Larinya dijadwalkan tanggal 27 September nanti,” katanya. Bersama anggota Indorunners lainnya, Fayza mengatakan tema besar acara ini adalah “Jakarta Sport Week”.

“Dengan acara ini kami ingin berbagi keceriaan dan kesenangan karena, selain tubuh bisa bergerak dan sehat, akan ada hadiah juga,” ujarnya.

Lalu kenapa larinya di malam hari? Soal ini, Fayza bilang punya alasan sendiri.

Menurut dia, di malam hari justru polusi asap dan suara dari kendaraan yang melintas akan jauh berkurang. “Kami juga berusaha mencari rute yang paling jarang dilewati kendaraan,” katanya.

Lantaran berlari di malam hari, Fayza menjelaskan, nantinya setiap peserta lari akan mengenakan kostum khusus dan aksesoris yang akan menyala, seperti stick light.

Selain Fayza, presenter Melanie Putria juga ikut meramaikan acara lari di malam hari itu. Pasalnya, Puteri Indonesia tahun 2002 ini juga anggota Indorunners.