Tempat Karaoke Syahrini Di Segel Karena Jual Minuman Keras Tanpa Izin

Penyanyi Syahrini sudah mengetahui tempat karaoke miliknya yang berada di City Mall Tangerang disegel oleh Pemerintah Kota Tangerang. Namun perempuan itu belum bersedia memberi tanggapan atas penyegelan itu. “Mbak Syahrini belum mau komentar apa-apa,” kata Ita, sekretaris Syahrini, Kamis, 28 Agustus 2014. Menurut Ita, usaha karaoke itu bukan ditangani langsung oleh bosnya. “Itu yang mengurus manajer Syahrini langsung, Rendy,” ujarnya.

Sebuah tempat karaoke yang diduga milik Syahrini disegel Pemerintah Kota Tangerang. Penyegelan itu dilakukan karena tempat hiburan yang berada di lantai 1 City Mall Tangerang itu tidak memiliki izin dan menjual minuman keras.

Tempat karaoke yang diberi nama Princes Syahrini itu baru dibuka dua pekan lalu. Tarifnya Rp 65 ribu-300 ribu per jam. “Selain tidak punya izin, tempat ini juga melanggar berbagai perda,” tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Mumung Nurwana.

Peraturan yang dilanggar itu antara lain Perda Kota Tangerang Nomor 7 Tahun 2005 tentang Larangan Peredaran dan Penjualan Minuman Keras. Selain itu, tempat karaoke Princes Syahrini juga melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 17 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

Menurut Mumung, saat tempat itu digerebek, ditemukan ratusan minuman kerasa berbagai merek. “Jumlahnya sebanyak 830 botol,” katanya. Selain itu, petugas juga mendapati ada yang melakukan berbuatan asusila di ruang karaoke. “Mengedarkan minuman keras termasuk pelanggaran berat,” kata Mumung. Dengan pelanggaran itu, dia memastikan tempat karaoke Princes Syahrini tidak akan pernah bisa beroperasi di Kota Tangerang.

Berdasarkan pengamatan Tempo, garis kuning polisi dipasang di pintu masuk tempat karaoke tersebut. Papan segel warna merah terpampang jelas di daun pintu utama. Dari luar, terlihat ruang tunggu karaoke yang banyak ditempeli poster bergambar Syahrini dengan berbagai gaya.

Robin Williams Meninggal Dunia Karena Bunuh Diri

Kematian Robin Williams meninggalkan duka tak hanya pada anggota keluarga, namun penggemar dari aktor peraih Oscar tersebut. Dan menurut keterangan polisi, kematian Robin diduga karena bunuh diri. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, menurut keterangan seorang sumber terdekat, Robin belakangan ini tengah bertarung melawan depresi yang berkepanjangan. Sehingga hal tersebut diduga menjadi salah satu penyebab kematiannya.

Menurut Divisi Koroner pihak berwajib, kematian Robin diduga karena bunuh diri. Saat ditemukan, bintang film ‘Good Will Hunting’ dalam keadaan tak sadarkan diri karena asfiksia atau sesak napas. Pemeriksaan lebih lanjut akan terus dilanjutkan terkait kasus ini. Dan autopsi juga dijadwalkan akan dilakukan Selasa (12/8/2014) waktu setempat.

Robin Williams ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Tiburon California. Ayah tiga anak tersebut meninggal dunia di usia 63 tahun. Kematian Robin Williams diakui sebagai kabar yang tragis dan sangat mengejutkan berbagai pihak termasuk keluarga. Padahal beberapa jam sebelum ditemukan meninggal dunia, bintang film ‘Good Will Hunting’ tersebut masih terlihat baik-baik saja.

Menurut keterangan pihak berwajib, sang istri, Susan Schneider, adalah orang terakhir yang melihat Robin sebelum ditemukan meninggal dunia Senin (11/8) siang. Susan terakhir kali melihat sang aktor dalam keadaan baik-baik saja pada Minggu (10/8) pukul 10.00 malam waktu setempat.

Sayang, hingga kini pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kabar duka ini. Namun, seorang sumber terdekat sebelumnya telah meminta publik untuk menjaga privasi mereka saat ini. “Keluarga meminta dengan hormat untuk menjaga privasi mereka dalam waktu yang sulit seperti ini,” ujar sumber tersebut dilansir dari E! News, Selasa (12/8/2014).

Robin Williams ditemukan meninggal dunia pada Senin pukul 12.02 siang waktu setempat. Sang aktor meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak. Berita duka kembali datang dari ranah hiburan Hollywood. Scara mengejutkan, aktor Robin Williams ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Tiburon, California Senin (11/8/2014) waktu setempat.

“Robin Williams meninggal dunia pagi ini,” ujar seorang sumber dikutip dari E! News, Selasa (12/8/2014). “Ia telah bertarung melawan depresi belakangan ini. Hal ini merupakan berita yang sangat tragis dan mendadak. Keluarga meminta dengan hormat untuk menjaga privasi mereka dalam waktu yang sulit seperti ini,” sambungnya.

Menurut pihak berwenang di Marin County, panggilan kepada 911 diteima pada pukul 11:55 pagi waktu setempat bahwa seorang pria dewasa ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri dan tak lagi bernapas. Pihak berwajib dan satuan pemadam kebakaran segera menuju ke tempat kejadian dan tiba pada siang hari. Robin Williams pun dinyatakan meninggal dunia pada 12:02 siang di usia 63 tahun. Investigasi terus dilakukan untuk mengetahui penyebab dari kematian bintang film ‘Jumanji’ tersebut. Autopsi akan dilakukan pada Selasa (11/8/2014) waktu setempat.

Justin Beiber Chatting Dengan Malala Muslim Peraih Nobel Perdamaian Pertama Dari Afganistan

Setelah belakangan muncul dengan kabar pertengkaran dengan aktor Orlando Bloom, hal positif datang dari penyanyi muda Justin Bieber. Melalui akun Twitter, Justin mengungkapkan dia berkesempatan mengobrol melalui Face Time dengan remaja asal Pakistan peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai.

Justin mengumumkan pada lebih dari 53 juta followersnya di Twitter dan lebih dari 19,5 juta followers di Instagram soal aktivitasnya chatting online dengan Malala. Dia mengunggah foto Malala saat Face Time dengannya. “Just got to FaceTime with Malala Yousafzai,” begitu tulis pelantun ‘Baby’ itu pada caption foto yang diunggahnya pada Kamis (7/8/2014).

Dalam tweetnya Justin juga menuliskan betapa dia sangat terkesan dengan cerita dari Malala. Penyanyi 20 tahun itu mengaku tidak sabar untuk bertemu langsung dengan remaja yang dikenal sebagai aktivis HAM, pejuang pendidikan untuk wanita di Pakistan tersebut.

“Aku tidak sabar untuk bertemu langsung dengannya dan membicarakan bagaimana aku bisa membantunya dan @malalafund,” tulis Justin. Malala sendiri tidak menuliskan apapun di situs jejaring sosialnya soal aktivitasnya mengobrol dengan Justin via dunia maya. Hanya saja pada tahun lalu saat diwawancara CNN, remaja 17 tahun itu mengakui bahwa dirinya adalah fans dari mantan kekasih Selena Gomez tersebut.

Nama Malala menarik perhatian dunia ketika menjadi korban penembakan Taliban hingga jatuh koma. Dia ditembak dikepala di bus sekolahnya oleh seorang militan Taliban pada Oktober 2012 lalu. Serangan tersebut menjadi pemberitaan media internasional karena Malala ditembak dikepala sebagai hukuman atas karena bersekolah dan belajar sehingga dianggap Taliban berperan dalam mengkampanyekan pendidikan untuk anak-anak perempuan di negaranya.

Atas perannya memperjuangkan pendidikan itu Malala pun meraih Nobel Perdamaian Anak-anak. Penghargaan tersebut diterimanya pada 6 September 2013.

Ahmad Dhani Ungkap Hubungan Mulan Dengan Pendiri DI/TII Kartosoewirjo

Cerita tentang Imam Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, tak pernah selesai. Musisi Ahmad Dhani juga mengungkapkan soal kedekatan kakeknya dengan pimpinan Negara Islam ini.
“Kakek saya dulu seorang TNI yang dekat dengan Kartosoewirjo, Islamnya garis keras,” ujar Dhani kepada merdeka.com beberapa waktu lalu.

Dhani menambahkan pakde bapaknya adalah salah satu orang kepercayaan Kartosoewirjo. “Kalau Pakde nya bapak saya, itu adalah tangan kanannya Kartosoewirjo,” ujar Dhani.

Cerita lain adalah soal istri Dhani, Mulan. Mulan yang lahir dengan nama Raden Terry Tantri Wulansari dikabarkan masih memiliki hubungan kerabat dengan Sekarmadji Maridjan (SM) Kartosoewirjo. Kabar bahwa Mulan masih memiliki hubungan dengan tokoh ulama karismatik yang memproklamirkan Negara Islam Indonesia (NII) juga dibenarkan Dhani.

“Mulan memang ada hubungan kerabat dengan Kartosoewirjo. Tetapi saya ngga tahu garisnya seperti apa, yang saya tahu memang ada hubungannya,” ujar Dhani.

Sekarmadji Maridjan Kartosoewirdjo memproklamirkan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) 12 Syawal 1368 Hijriah atau 7 Agustus 1949 di Desa Cisampah, Kecamatan Ciawiligar, Tasikmalaya, Jawa Barat. Hari ini tepat 65 tahun peristiwa bersejarah tersebut.

Marshanda Disekap dan Disuntik Gila

Pengacara Marshanda, OC Kaligis langsung menduga beberapa hal terkait penyekapan Marshanda di rumah sakit. Salah satunya agar Chacha terlihat gila agar hak asuh anaknya lepas. “Ini saya rasa rekayasa supaya Marshanda kelihatan gila. Dia kan lagi berperkara sama suaminya. Supaya lepas hak asuh anaknya,” kata OC Kaligis, Senin (4/8/2014).

Menurut OC, hal menariknya adalah, mengapa ibunda Chacha ingin hak asuh hilang dari sang anak? OC pun tak bisa menjawab. Ia hanya menduga, masalah ini hanyalah perkara uang. “Kalau berasumsi, kan bisa saja ibunya kerja sama dengan suaminya Marshanda. Tapi ini saya lihat masalah ‘ATM’ saja,” kata OC.

“Ibunya Marshanda nggak mau kehilangan ‘ATM’, dia kan baru ada pergantian manajemen, jadi ibunya nggak mau lepas Marshanda. Rupanya, ibunya punya ulah, semua kontrak buat Marshanda juga dihalang-halangi. Dari umur tujuh tahun Marshanda itu sudah terkekang. Kan bapaknya sudah pisah dari dia umur tujuh tahun,” tegasnya.Orang terdekat Marshanda, Sandy selaku manajer yang setiap hari hampir bersamanya angkat bicara soal penyekapan yang terjadi pada istri Ben Kasyafani itu. Ia mengaku sudah mengetahui kabar tersebut.

“Iya saya sudah tahu,” katanya saat dihubungi wartawan, Senin (4/8/2014). Namun sayang, hingga saat ini Sandy belum banyak berkata-kata soal penyekapan itu. Ia hanya membenarkan apa yang sudah terjadi pada artisnya tersebut. “Mohon maaf belum bisa bicara banyak tapi memang kejadian itu benar adanya,” jelasnya lagi. Secara mengejutkan, Marshanda mengaku dirinya disekap oleh sang ibunda selama beberapa hari lalu di rumah sakit. Gara-gara hal tersebut, wanita yang biasa disapa dengan panggilan Chacha itu pun meminta perlindungan ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2014).

Atas tudingan tersebut, ibunda Chacha belum bisa dimintai komentarnya. Namun OC sudah melapor kejadian tersebut ke Polsek Menteng untuk minta perlindungan hukum.Aktris dan penyanyi Marshanda mendatangi Polsek Menteng, Jakarta Pusat untuk meminta perlindungan polisi. Penyebabnya, Chacha merasa dipaksa masuk rumah sakit oleh ibundanya, Riyanti Sofyan.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Menteng, AKBP Gunawan saat ditemui di kantornya, Senin (4/8/2014). Menurut Gunawan, Chacha juga merasa selalu dikuntit orang tak dikenal saat meninggalkan rumah sakit. “Kejadiannya lebih singkatnya begini, infonya dia ada di RS Abdul Waluyo, nah pas mau pulang ke apartemennya dia merasa diikuti orang gitu. Nah dia minta bantuan pengacara, OC Kaligis. OC kaligis menyarankan agar Marshanda menghubungi kantor polisi terdekat. Saat itu dihubungilah kami,” terang Gunawan.

Sebelumnya OC Kaligis selaku kuasa hukum Chacha mengatakan, sudah melaporkan ibunda kliennya itu. Riyanti dinilai telah merampas kemerdekaan Chacha. Tapi keterangan dari pihak Polsek Meteng sedikit berbeda. “Tadi malam karena dimintai pertolongan untuk pengamanan ya kita bantu, kita antar Marshanda dari Polsek ke tempat yang ingin dia tuju,” jelas Gunawan. “Karena ini bukan laporan polisi, ini cuma minta bantuan pengamanan aja,” lanjutnya.

Kepada pengacaranya itu, Chacha juga mengaku telah disuntik ibundanya sendiri hingga pusing kepala. Hingga kini Chacha belum bisa dimintai komentarnya secara langsung. Belakangan ini, istri Ben Kasyafani itu menuai kontroversi dengan keputusannya melepas hijab. Lantas adakah hubungannya hal tersebut dengan kasus ini? Marshanda mengaku dirinya tiba-tiba dimasukkan ke rumah sakit di kawasan Menteng, Jakarta Pusat oleh sang ibunda. Bahkan sebelumnya, Chacha juga mengaku disuntik hingga puyeng.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengacaranya, OC Kaligis, Senin (4/8/2014). Menurut OC, ketika mengunjungi Chacha di rumah sakit, ia mendapat kisah yang cukup memilukan dari istri Ben Kasyafani itu. “Akhirnya saya ketemu Marshanda, dia cerita, saya dipaksa ibu, saya disuntik sampai puyeng. Dia mau keluar, dia bilang, gue nggak sakit,” kisah OC Kaligis. Selain itu, OC juga merasa aneh dengan kehadiran beberapa pria tepat di depan kamar rumah sakit Chacha. Menurutnya, pria tersebut sepertinya memang sengaja disewa untuk menjaga Chacha.

“Saya waktu tanggal 2 (Agustus) itu datang ke kamar 106, ternyata ibunya pakai jasa preman buat jaga Marshanda,” kisahnya. Gara-gara kejadian itu, Chacha pun meminta OC Kaligis untuk melaporkan sang ibunda ke polisi. OC mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Polsek Menteng, Jakarta Pusat untuk meminta pengamanan.

Pelawak Srimulat Mamiek Prakoso Meninggal Dunia

Pelawak Srimulat, Mamiek Prakoso, meninggal di Rumah Sakit Brayat Minulya, Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/8/2014) sekitar pukul 15.00 WIB. Mamiek mengembuskan napas terakhir di usia 53 tahun. Menurut informasi pihak Rumah Sakit kepada Kompas.com, pelawak asal Solo tersebut telah dirawat di rumah sakit sejak 1 Agustus 2014 karena sakit.

Belum diketahui di mana jenazah pria berjuluk “burung kepodang” itu akan disemayamkan sebelum dimakamkan.
Ucapan belasungkawa mengalir dari sejumlah selebritis. Salah satunya dari vokalis band Naif, David Bayu Danangjaya. “Selamat jalan istirahat dgn damai Mamiek Prakoso (pelawak) semoga diterima di sisi Nya,” kicau David lewat akun Twitter, @davidbayu. Ucapan duka cita juga datang dari penyanyi Glenn Fredly.

“Berduka untuk pelawak Srimulat Mamiek Prakoso yang meninggal dunia hari ini…Trimakasih kasih mas Mamiek.. #SrimulatLegenda,” kicau Glenn dalam akun Twitter, @GlennFredly. Sekadar informasi, Mamiek Prakoso lahir di Salatiga, Jawa Tengah, 6 April 1961. Dia adalah pelawak Indonesia yang mengawali kariernya di grup lawak Srimulat. Ia juga adalah kakak kandung dari penyanyi campursari yaitu Didi Kempot.

Adik kandung Mamiek Prakoso, Eko Gudel menceritakan jika sebelum meninggal dunia kakaknya masih banyak canda dan tertawa di rumah sakit. Ia juga masih terlihat tegar. “Sebelum dirawat di Solo, H-2 lebaran sempat dirawat di Ngawi namun kemudian minta pulang pas hari lebaran. Tiga hari lalu, dia mengalami sakit lagi dan selanjutnya dikirim ke rumah sakit di Brayat Minulyo ini,” ungkapnya Minggu (3/8/2014).

Selama perjalanan dari Ngawi ke Solo, pihaknya sempat singgah di sebuah rumah sakit di Sragen karena Mamiek kesakitan. Tadi siang, kata Eko, kakaknya pun mengalami muntah darah. Kerabat Mamiek lainnya, Nunung juga mengatakan hal yang sama. “Katanya livernya bengkak,” tambahnya. Mamiek dikabarkan meninggal dunia pada pukul 14.35 WIB di Solo. Saat ini jenazahnya sedang disucikan dan selanjutnya akan dibawa ke rumah duka di Sidowayah, Ngawi. Rencananya jenazah Mamiek akan dimakamkan di Ngawi keesokan harinya.

Komedian kondang, Mamiek Prakoso alias Mamiek Podang, wafat di RS Brayat Minulyo, Solo. Belum ada keterangan resmi dokter. Namun pihak keluarga menyatakan Mamiek menderita problem lambung. Adik kandung Mamiek, Didi Kempot, mengatakan Mamiek wafat pada Minggu (3/8/2014) sekitar pukul 14.35 WIB, di RS Brayat Minulyo Solo. Mamiek meninggal ditunggui oleh keluarga dan kerabat.

“Kami tidak menyangka Mas Mamiek pergi secepat ini. Kami tidak mengetahui secara pasti dia menderita penyakit apa di akhir hayatnya. Dokter lebih paham. Tadi yang saya tahu, dia dirawat karena problem lambung,” ujar Didi Kempot kepada wartawan. Hal serupa juga disampaikan oleh Eko Gudel, adik Mamiek yang lainnya. Menurut Eko, Mamiek masih terlihat tegar dan banyak canda selama dua hari dirawat di RS Brayat Minulyo. Namun tadi siang Mamiek mengalami muntah darah dan akhirnya menghembuskan napas terakhir.

“Sebelum dirawat di Solo, H-2 lebaran sempat dirawat di Ngawi namun kemudian minta pulang pas hari lebaran. Tiga hari lalu, dia mengalami sakit lagi dan selanjutnya dikirim ke rumah sakit di Brayat Minulyo ini. Selama perjalanan dari Ngawi ke Solo, sempat singgah di sebuah rumah sakit di Sragen karena mengalami kesakitan,” ujar Eko. Saat ini jenazah Mamiek sedang disucikan dan selanjutnya akan dibawa ke rumah duka di Sidowayah, Ngawi. Rencananya jenazah Mamiek akan dimakamkan di Ngawi, Senin besok.

Mamiek adalah anak dari komedian kenamaan, Ranto Edi Gudel. Bersama-sama saudara-saudara di antaranya Sentot Selino, Didi Kempot, Eko meneruskan kiprah keluarga di dunia seni. Hingga wafat, Mamiek meninggalkan lima orang anak. Kabar duka datang dari dunia lawak Indonesia. Salah satu anggota Srimulat Mamiek Prakoso meninggal dunia sore ini karena penyakit liver yang diidapnya.

“Katanya livernya bengkak,” ujar sahabatnya Nunung, Minggu (3/8/2014). Namun kabar ini masih ingin dipastikan sendiri olehnya. “Tapi saya mau ke rumah sakit cari kepastian. Saya mau dengar dan lihat sendiri,” paparnya. Kabar kematian Mamiek ini didengar Nunung dari broadcast blackberry adiknya Mamiek. “Soalnya adiknya sendiri yang sudah broadcast beritanya.” Pria kelahiran Salatiga 1961 silam ini mengawali kariernya sebagai pelawak melalui grup lawak Srimulat. Ia juga adalah kakak kandung dari penyanyi Campursari yaitu Didi Kempot.

Profile Didik Nur Budiaji Pemalsuan Akun Facebook Sutradara Hanung Yang Tipu dan Tiduri Banyak Wanita Calon Artis

Didik Nur Budiaji, pelaku pemalsuan akun Facebook sutradara Hanung Bramantyo diduga telah menipu sejumlah wanita. Pelaku menipu para korban dengan modus menjadikan sebagai artis film dan diajak casting. “Dia modusnya itu ‘lu mau nggak jadi artis. Gue kenal sama Hanung’,” ujar Hanung kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Kepada calon-calon korban, kata Hanung, pelaku mengaku sebagai asisten sutradara Hanung. “Saya sendiri nggak kenal sama dia. Saya nggak tahu siapa dia (entertainer atau bukan-red),” imbuhnya. Hanung menambahkan, pelaku sudah ‘beroperasi’ sejak tahun 2009. Suami dari artis Zaskia Mecca ini menduga, korban pelaku sudah banyak.

“Kayaknya sudah banyak yang kena. Dan kayaknya korbannya banyak wanita,” lanjutnya. Hanung sendiri sudah sering menerima laporan soal adanya orang yang mengaku-aku sebagai dirinya di akun Facebook. Bahkan di situs jejaring sosial itu, banyak bertebaran akun Facebook palsu atas namanya ‘Hanung Bramantyo Anugroho’.

“Yang sudah lapor ke saya langsung sudah ada 3-4 orang dan saya katakan bahwa itu palsu,” pungkasnya.Didik Nur Budiaji, pelaku pemalsuan akun Facebook Hanung Bramantyo diduga sudah memakan banyak korban perempuan. Para korban tidak hanya dimintai uang, tetapi juga sudah ada yang ditiduri.

“Dia (pelaku-red) mengaku sudah ‘memperkosa’ satu perempuan,” kata Hanung Bramantyo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/7/2014).Hanung mengungkapkan, pelaku menyetubuhi korban dengan alasan korban harus bisa mempraktekkan adegan ranjang. “Seolah-olah casting untuk adegan ranjang,” imbuhnya. Tidak hanya menyetubuhi korban, pelaku juga meminta sejumlah uang kepada korban. Alasannya sebagai ‘pelicin’ agar lolos casting.

“Dia mintanya jutaan, ada yang Rp 3 juta, Rp 5 juta, variatif,” lanjutnya.Bahkan, korban terakhir berinisial H sudah mentransfer uang Rp 10 juta ke rekening pelaku.”Korban yang ini mungkin yang paling banyak kerugiannya,” cetusnya.Hanung tidak bisa menyebut berapa jumlah korban penipuan yang sudah mengatasnamakannya. Namun, ia menduga pelaku memakan korban banyak. “Kayaknya sudah banyak dan kayaknya cewek semua korbannya,” pungkasnya.

Sutradara muda, Hanung Bramantyo Anugroho melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya. Suami dari artis Zaskia Mecca itu melaporkan penipuan yang menggunakan akun Facebook atas namanya. “Saya melaporkan penipuan oleh seseorang yang menggunakan akun Facebook dengan nama saya, seolah-olah itu adalah saya,” ujar Hanung kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Dalam akun facebook Hanung Bramantyo Anugroho, si pelaku, kata Hanung, memasang fotonya di wall Facebook tersebut. “Di wallnya itu ada foto saya, Joko Anwar, Upi, lagi foto bareng. Jadi bener-bener dibikin seolah-olah itu adalah saya,” ujarnya. Hanung mengatakan, pelaku membuat akun tersebut sudah lama. Bahkan menurutnya, ia sendiri sudah sering menerima laporan akan adanya akun Facebook lain yang mengatasnamakannya.

“Kalau akun saya yang asli ada foto saya dan Zaskia. Sama nama akunnya juga, Hanung Bramantyo Anugroho,” imbuhnya. Dengan adanya akun Facebook palsu itu, Hanung merasa dirugikan. Pasalnya, pelaku meminta sejumlah uang kepada teman-teman di akun Facebook palsu itu mengatasnamakan dirinya. Atas hal ini, Hanung melaporkan pelaku ke Polda Metro Jaya. Dalam laporan bernomor TBL/2713/VII/2014/PMJ/Ditreskrimsus, pelaku dilaporkan atas tuduhan Pasal 310 KUHP dan 311 KUHP dan Pasal 27 dan 49 UU ITE.

Pemalsu akun facebook sutradara muda, Hanung Bramantyo, akhirnya ditangkap setelah menipu sejumlah wanita. Pelaku ditangkap setelah dijebak oleh istri Hanung, Zaskia Mecca bersama seorang perempuan yang menjadi korban si pelaku. “Sudah ditangkap pada Rabu (23/7) malam, sekitar jam 20.00 di tempat karaoke di Senayan City. Yang nangkap Zaskia sama polisi,” ujar Hanung kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (24/7/2014).

Hanung menceritakan, awalnya Zaskia dihubungi oleh seorang perempuan berinisial H. Kepada Zaskia, H mengklarifikasi soal tawaran kasting untuk membintangi sebuah film yang tengah digarap oleh Hanung. “Korban ini telepon Zaskia, apa benar suami kamu ajak kasting di kamar hotel?” ujar Hanung.

Karena Zaskia sendiri sudah sering mendapat laporan soal pemalsuan akun Facebook atas nama suaminya, ia pun langsung membantah hal itu. Kepada korban, Zaskia meminta agar korban untuk menjebaknya sehingga pelaku bisa tertangkap. “H ini kerjanya di Senayan City. Lalu Zaskia bilang (ke korban), ‘ya udah, kamu pura-pura saja mau kasting di hotel’. Tapi akhirnya jadinya di tempat karaoke di Senayan City,” imbuhnya.

Setelah korban setuju, akhirnya Zaskia mengajak Hanung untuk sama-sama menangkapnya. Di saat bersamaan korban dan pelaku bertemu, Zaskia melapor polisi dan menangkap pelaku di Senayan City.”Tadinya saya diajak Zaskia (untuk menangkap pelaku). Tetapi saya kebetulan lagi ada kerjaan yang tidak bisa ditinggal. Akhirnya Zaskia sama polisi datang ke sana,” ujar Hanung.

Setelah korban bertemu dengan pelaku, korban menghubungi Zaskia melalui SMS. Zaskia dan polisi pun meluncur ke lokasi. “Kemudian tertangkaplah pelaku,” pungkasnya. Pelaku yang belakangan diketahui bernama Didik Nur Budiaji pun digelandang ke Polda Metro Jaya. Pria yang mengenakan baju kotak-kotak itu langsung diperiksa sore ini, setelah Hanung membuat laporan polisi.